Momopururu » March 2014

Monthly Archives: March 2014

Uncategorized

Gagal ke JCC

Hari ini sebenernya mau ngikut Momo ke JCC, ada acara di sana. Sebenernya gak ngerti juga sih acaranya ngapain, cuman pengen jalan-jalannya aja, wokwokwok XP. Tapi emang kayaknya kebiasaan saya deh itu. Pergi ya pergi aja, gak penting acaranya nanti ngapain dan bener2 gak berharap dari acara yang didatangi. Akhirnya ya gitu, malah jadi lupa gitu acara apaan.

Awalnya sih mau berangkat sekitar jam 11an dari rumah. Tapi, begitu nelpon Momo, dia bilang abis sholjum aja, yaudah deh saya makan siang dan bersantai dulu di rumah. Alhamdulillah Naia makan agak banyak.

Begitu adzan, saya lalu mengambil air wudhu untuk segera sholat dan abis sholat saya siap2in barang2 yang mau dikirim hari ini. Alhamdulillah tadi pagi ada pembeli yang langsung transfer untuk pembelian 2 baju. Etapi pas lagi bungkus2 baju itu Naia di sebelah saya tiduran dengan berbantalkan bantal univind sambil lemes2. Dalam hati ini membatin kalau Naia ngantuk. Jam segitu emang jamnya Naia tidur siang sih *jam 12an*. Yasudah deh, saya biarkan saja. Kalau merem, ya silakan tidur dan kita gak jadi pergii. Kalau gak merem yaudah saya lanjutkan niat ke JCCnya.

Dan ternyataaa. Naia beneran tidur sodara2, hahaha. Yasudah, jadilah saya di sini menulis ini, bukannya di jalan menuju JCC atau sudah sampai di JCC ūüėÄ

Published by:
Hobi Keluarga Parenting

Balita Senang, Kita Nyaman

Sewaktu umur keponakan saya belum menginjak usia 5 tahun alias masih balita, saya menyaksikan sendiri bagaimana keingintahuannya dan kreativitasnya berkembang. Apalagi saat mereka baru pertama kali diberi pulpen atau semacamnya. Mereka jadi berpikir bisa corat-coret seenaknya deh di mana-mana. Tembok rumah ibu saya pun bisa jadi korban. Dan saya yang tinggal di dalamnya jadi risih sendiri melihat tembok yang tidak bersih rapi. Tapi mau diapain lagi, namanya juga balita yang masih suka corat-coret di mana-mana.

524606342_2a788d5da9

Image by¬†Toni Verd√ļ Carb√≥¬†on Flickr

Saya jadi berpikir gimana supaya anak saya nanti gak corat-coret sembarangan di tembok begitu. Bikin saya gak nyamaaan euy rumah penuh coretan, huhu. Bagusnya sih diberi arahan sebaiknya mereka boleh nulis itu di mana saja. Saya pernah lho mempraktekkannya langsung ke anak tetangga, itung-itung uji coba lah sebelum ke anak sendiri, hihi. Dia meminta pulpen karena ingin menulis-nulis sesuatu. Saya kasih deh dia pulpen tapi dengan perjanjian kalau hanya boleh menulis di kertas atau buku yang saya kasih aja *alias buku kakaknya* dan kalau dia menulis di tempat selain itu, pulpennya saya ambil lagi. Dia setuju dan berhasil, gak ada tuh coretan di tembok.

Tapii coretan di tembok kan bisa jadi bagus juga yaa

Published by:
Pribadi

Sabar dan Pengendalian Emosi

sabar

Image by Montecruz Foto on Flickr

Punya anak ituh yah seakan-akan kita belajar mengenai diri kita sendiri juga. Bagaimana tidak, kita sebagai orangtua biasanya menuntut anak untuk bisa ini itu dan untuk punya segala kebiasaan baik. Sedangkan kita sendiri gimana? Apa kita udah punya kebiasaan baik yang kita inginkan dari anak kita?

Walaupun saya baru punya anak 1 dan itu juga baru mau 2 tahun, saya udah sering banget nulis hal-hal tentang parenting. Bukan karena saya udah jadi orangtua yang segitu sempurnanya banget. Belum. Sama sekali belum. Masih jauh banget malah dari sempurna. Saya memang gak mencari kesempurnaan sih, saya mencari kebahagiaan. #asseek

Saya hanya mau menuliskan hasil yang saya pelajari saja dari buku-buku yang saya baca, milis yang saya ikuti, sampai seminar yang saya datangi. Dan ditambah lagi dengan pengalaman yang masih jauh dari cukup ini. Dan hal itu bukan untuk menggurui siapa-siapa, tapi saya gunakan sebagai pengingat diri pribadi. Sukur-sukur tulisan saya ada yang baca jadi bisa menjaring lebih banyak orang lagi yang sadar akan pentingnya hal yang namanya pengasuhan anak ini.

Saya juga orangtua yang sering kesal dan pernah marah kok.

Published by:
Belajar Bisnis Online

Belajar Jualan Online: Jangan Beriklan di Page Orang!

Stop

Image by Rishi Bandopadhay on Flickr

Kenapa judulnya pakai tanda seru? Karena menurut saya itu suatu hal yang sangat diharamkan *lebay*. Hehehe. Sebenarnya sih, berjualan atau promosi di page orang gak masalah selama kita punya ijin untuk promosi di situ. Tapi, hal tersebut kayanya sudah bisa disebut dalam pelanggaran etika yaa. Dalam berjualan atau membangun usaha sendiri pastinya ada beberapa etika yang harus dijalani kan? Apalagi berjualan di facebook atau media sosial lainnya yang notabene memang banyak banget customer atau pembeli yang melihat dari channel tersebut.

Nah, kita sebagai pemilik toko online tersebut haruslah

Published by:
Parenting

[Parenting] Perhatian itu Penting!

Baru saja kemarin saya membaca sebuah artikel yang menyebutkan kalau kasus pembunuhan yang baru-baru ini ramai terdengar merupakan ketidaksengajaan. Yap, pembunuhan remaja perempuan yang bernama Ade Sara Angelina (18) yang itu. Yang dibunuh oleh mantan pacar dengan pacar barunya si mantan, yang ternyata adalah teman satu SMA.

Memang saya menyetujui kalau terbunuhnya Sara mungkin ketidaksengajaan. Namun saya tetap tidak bisa membenarkan tindakan penganiayaan terhadapnya. Bahkan bisa dibilang saya mengutuk tindakan seperti itu. Walaupun mungkin Sara tidak sengaja terbunuh, mereka tetap merencanakan tindakan kejahatan untuk menyiksanya. Dan hal itu adalah tindakan yang sangat buruk. Mereka tidak bisa memperkirakan apa dampak negatif dari rencana jahat mereka. Mereka tidak bisa memperkirakan konsekuensi dari tindakannya.

Dan, beberapa waktu yang lalu saya membatin kalau…

Published by:
Belajar Bisnis Online

Belajar Jualan Online: Kenapa Harus Nyetok?

Hihi, ngomongin soal stok lagi. Setelah kemarin saya membicarakan mengenai cara-cara menghabiskan stok lama, sekarang mau membicarakan kenapa harus ada stok.

stok

Image by epSos.de on Flickr

Tau kan sekarang udah banyak yang sistemnya dropship atau dikirim ke pembeli atas nama kita tapi langsung dari penjualnya *kira-kira kita cuma sebagai perantara atau penyambung komunikasinya aja. Iya, sama seperti reseller keuntungannya, tapi lebih untung lagi karena gak harus nyetok dan gak kena resiko barang tidak habis. Enak kan?

Nah, tapi bagi saya lebih enak untuk nyetok. Kenapa?

Published by:
%d bloggers like this: