Belajar Jualan Online: Beberapa Cara Menghabiskan Stok

14 Replies

Belajar Bisnis Online Hobi

Baru saja 2 bulan ini saya serius di usaha yang saya dan sahabat saya rintis ini, hijaiya. Sewaktu belum serius seperti sekarang, saya kebingungan dengan stok lama yang gak habis-habis. Bingung bagaimana cara menjual itu semua. Bingung karena gak ada modal untuk beli yang baru lagi. Akhirnya setelah putar otak sana-sini, sambil nanya-nanya temen juga pastinya, stok yang lama menumpuk itu sedikit demi sedikit habis juga, Alhamdulillah. 😀

Stock

Stock

Image by Jen Waller on flickr

Kalian yang memiliki toko juga pasti agak gimanaa gitu *kalo gak mau dibilang BeTe* kalau stok lama gak keluar-keluar kan? Nah, dari saran teman saya yang lebih berpengalaman plus pengalaman sendiri, saya kepikiran ada beberapa cara. Saya sebutkan satu persatu yaa 😉

1. Bikin giveaway atau gratisan.

Menurut saya giveaway ini bisa dibagi lagi menjadi 3.

  • Ada giveaway yang bener2 gratisan alias usaha yang dilakukan cukup dengan menekan tombol like facebook page atau follow twitter usaha kita. Pemenangnya diundi. Usaha yang dilakukan oleh kita atau peserta sangat kecil, hehe. Kenapa kecil? Syarat untuk peserta sangat mudah, hanya dengan menekan tombol like atau follow saja. Dan usaha kita menentukan pemenang juga mudah, tinggal acak ^^. Tapi jangan berharap mendapatkan keuntungan atau produk bisa terjual banyak yaa. Soalnya orang-orang yang ikutan giveaway atau gratisan ini yaa orang-orang yang maunya gratisan, bukan yang niat dasarnya mencari produk kita, hihihi. Tapi cara ini cukup efektif untuk menambahkan jumlah likes di facebook page atau follower twitter kok. Lumayan kaan, likes atau follower banyak berarti audience kita banyak 😉
  • Giveaway lomba blog. Yang ini effort atau usaha yang dilakukan sedikit lebih banyak lagi, ya untuk peserta, maupun untuk kita si empunya usaha. Dengan membuat postingan blog, peserta sedikit banyak “meneliti” atau mempelajari usaha kita terlebih dahulu *eh, tergantung temanya deeng, hehe*. Tapi setidaknya, mereka bisa melihat kita usaha apa sih? Dan bagus2 gak yaa produknya? Mau beli ah *ini sih ngarepp*. Nah, usaha kita sebagai pemilik juga sedikit lebih banyak. Karena harus menentukan tulisan mana yang paling berhak mendapatkan hadiahnya. Menilai tulisan ini tidak mudah lho, apalagi kalau pesertanya buanyak. Sebetulnya giveaway blog ini juga tidak cukup efektif untuk meningkatkan penjualan. Ya itu tadi, karena yang dateng bukan yang dasarnya butuh produk kita, tapi orang-orang yang mau gratisan. Bedanya dengan yang poin pertama tadi, di sini orang yang mau gratisannya lebih mengeluarkan usaha dan anggap saja hadiahnya adalah hadiah kerja keras mereka. Toh, kalau mereka suka hadiahnya, mereka gak segan-segan mempertimbangkan produk kita kan? Lagipula, untuk usaha yang memiliki website, bagus lho untuk meningkatkan pengunjung website tersebut 😉
  • Giveaway yang bersyarat. Eh, semuanya bersyarat yah, ehehe. Maksudnya di sini adalah kita tidak hanya meminta peserta untuk sekedar menekan tombol like atau follow, tetapi juga meminta mereka melakukan pembelian minimal. Bisa minimal satu produk saja atau minimal sejumlah harga tertentu. Nah, dari sini kita bisa memancing para peserta untuk melihat keseluruhan produk kita. Agar punya kesempatan mendapatkan hadiah yang diinginkan, mereka akan menimbang-nimbang produk mana yang bisa mereka beli dan jadi melihat semua produk kita kan? 😉 

2. Sale !

Iyap, stok lama bisa kita beri label sale! alias diberi potongan harga atau diskon. Percaya deh, banyak orang, apalagi perempuan, yang tergila-gila sama tulisan yang satu ini, sale! hahaha. Kalau udah liat tulisan sale! atau diskon ini, mereka gak ragu-ragu untuk memeriksa apa-apa saja yang didiskon. Kalau ada yang cocok, tanpa ragu lagi bakal dibeli deh *ngarepp lagi*.

Cara ini lebih efektif jika dibandingkan dengan melaksanakan giveaway atau memberikan produk gratisan tadi. Selain barang stok lama tersebut habis, kita juga mendapat pemasukan lagi. Paling tidak balik modal laah. Pluus, yang datang yaa orang-orang yang memang berniat beli. 😀

3. Update Produk

Alias tambah produk baru atau model baru. Yang namanya produk, apalagi produk fashion, perkembangannya pesat banget. Yaa setiap hari mungkin akan ada model baru. Jadi, kalau kita tidak pernah meng-update produk, nyaris tidak akan ada orang yang melihat toko kita. Walaupun mungkin update-nya hanya 1 atau 2 model, setidaknya kita mengikuti perkembangan pasar. Dengan begini, audience yang melihat produk baru akan terpancing untuk melihat produk-produk lama kita dan selanjutnya kalau mereka suka ya akan dibeli deh.

Langkah ini sebenarnya sangat penting untuk menjaga keberlangsungan toko kita. Bener deh, saya mengalaminya sendiri. Saat pembeli bertanya dan mau tau ada produk baru tetapi kita tidak bisa menyediakannya, dia akan pergi dan tidak akan pernah kembali. Nah, sebaliknya, kalau kita rajin mengupdate produk kita, pembeli lama akan tertarik untuk selalu melihat-lihat dan akan sangat mungkin mereka jadi melirik lagi model-model lama kita tadi.

Oiya, update produk juga jangan meninggalkan untuk mempromosikan yang lama lho. Karena kalau disandingkan dengan model baru, model lama pun jadi terlihat baru dan akan dilirik, hihihi.

4. Jadikan Gambar Stok Lama sebagai Cover

Khususnya di facebook. Saya sudah beberapa kali mencoba hal ini. Dan hasilnya cukup efektif lho. Produk atau stok lama yang “dipajang” kembali menjadi cover album foto bisa menjadikannya dilirik lagi oleh audience yang baru pertama kali “mengunjungi” toko online kita. Cover album facebook adalah kesan pertama mengenai produk kita kan? Jadi, yang pertama kali dilihat ya gambar yang menjadi cover ini. Dengan menjadikannya cover album seperti ini, bukan tidak mungkin stok lama kita bisa habis dalam waktu 1 hari saja lho. Atau setidaknya akan tersisa 1 saja.

Cover Album Foto

Cover Album Foto

Di atas adalah tampilan facebook page hijaiya di bagian album ready stock. Kebetulan yang saya jadikan cover itu adalah stok yang sudah lama sekali belum keluar. Dengan dijadikan cover album, foto tersebut jadi mempunyai banyak komentar dan banyak  yang langsung men-japri saya untuk membelinya. Efektif banget!

5. Jadikan Hadiah

Hadiah yang di sini beda dengan hadiah giveaway yang saya bicarakan di poin pertama loh yaa. Tapi, hadiah untuk mereka-mereka yang belanja banyak. Hadiah ini tidak usah kita sebut-sebut, cukup beri kejutan pada mereka saat mereka menjadi pelanggan tetap atau saat membeli banyak produk dari kita. Dengan begini, kita bisa merangkul pembeli dan menjadikan toko kita berkesan karena rajin memberinya hadiah. Bukan gak mungkin kaan, pembeli yang tadinya mau iseng-iseng beli akhirnya jadi pembeli tetap kita dan melakukan repeat order berulang-ulang kali? 😀

Yak, setidaknya hal-hal tersebut yang pernah saya alami sendiri dan merasakan keefektifan tiap cara. Tinggal tentukan saja selanjutnya akan menggunakan cara yang mana.

Ada lagi yang punya ide bagaimana cara menghabiskan stok? Share di komentar yaa 😉

PS: Seru punya bisnis begini, bikin kita belajar banyaaak banget! 😀

Terakhir, saya mau promosi dikit yaa *banyak juga gapapa sih, lha wong di blog sendiri inih XP* #monolog

Kalau mau melihat-lihat toko online saya silakan berkunjung ke salah satu channel ini yaa:

Website: http://hijaiya.com/

Facebook: https://www.facebook.com/hijaiyastore

Twitter: http://twitter.com/hijaiya

Instagram: @hijaiya

Kalau tertarik dan mau pesan, tinggal hubungi saya saja di:

Sms: 087878886017

Whatsapp: 085694681563

Terima kasiih ^^

14 comments

  1. Pingback: Belajar Jualan Online: Kenapa Harus Nyetok? | momopururu

Leave a Reply

%d bloggers like this: