Pure It Menghasilkan Air Layak Dikonsumsi

Comment

Lomba Blog Review

Dulu, saat galon belum setenar sekarang, keluarga saya itu kalau minum selalu dari air keran yang dimasak. Jadi, dari kecil yang terpatri dalam otak saya air yang layak diminum adalah air yang sudah dimasak terlebih dahulu.

Masak Air

Masak Air

Image credits

Tetiba saat menonton film, film orang “bule” dulu mah bilangnya, saya melihat orang-orang itu minum langsung saja dari air keran tanpa memasaknya terlebih dahulu. Saya mikir, orang-orang itu gak mementingkan kesehatan banget yak, masa air kotor begitu bisa langsung diminum sih? Tapi, ternyata saya salah. Air yang mengalir melalui keran-keran di lingkungan itu *saya betul2 lupa itu negara apa* ya sudah merupakan air layak minum.

Air Layak Dikonsumsi

Etapi air layak minum atau layak dikonsumsi itu sebenernya yang kaya gimana sih? Nah, standar air minum layak dikonsumsi di Indonesia itu merupakan standar yang berdasarkan pada Permenkes no. 492/ MENKES/ PES/ IV/ 2010 dan sama seperti yang digunakan oleh WHO. Intinya sih, harus memenuhi persyaratan fisik, mikrobiologis, kimiawi, dan radioaktif.

Persyaratan fisik air layak dikonsumsi antara lain adalah warnanya yang jernih alias tidak berwarna serta tidak berbau dan berasa apapun. Pokoknya airnya tidak ada rasanya juga baunya, beda yaa sama air susu atau air kopi, hihihi. Mirip2 lah sama air untuk mensucikan kita sebelum sholat alias untuk berwudhu. Ah ya, selain itu juga airnya sejuk, bersuhu 10-25 C serta tidak meninggalkan endapan.

Nah, persyaratan mikrobiologisnya adalah dengan tidak adanya kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, kolera, dan bakteri patogen penyebab penyakit. Bakteri patogen tersebut antara lain E Coli dan Coliform.

Selanjutnya, parameter kimiawi ditandai dengan tidak adanya kandungan bahan kimiawi yang beracun, seperti logam berat, atau tidak juga mengandung zat-zat kimiawi yang berlebihan seperti pestisida. Selain itu, air juga cukup yodium serta memiliki tingkat keasaman (PH) antara 6,5-8,5 serta TDS<500. TDS (Total Dissolved Solid) adalah kandungan mineral yang terlarut di dalam air. Memang sih tubuh kita memerlukan mineral yang berguna bagi tubuh. Namun mineral tersebut tidak boleh melebihi batas yang diatur oleh pemerintah. Batasnya ya segitu itu, di bawah angka 500 🙂

Nah, yang terakhir dan paling penting, air layak dikonsumsi itu sama sekali tidak mengandung bahan radioaktif, ataupun tidak terkena radiasi radioaktif. Karena ya, terpapar radioaktif ini bisa sangat membahayakan lho bagi kita. Bisa menyebabkan kanker atau kerusakan genetik, tergantung level radiasinya.

 

Air Layak Minum

Air Layak Minum

Image credits

Saya sih dulu gak tau persyaratan seperti itu. Memang berpikir standarnya berbeda, tapi saya mikirnya yang saya tonton di TV itu airnya sudah dimasak terlebih dahulu sebelum mengalir di keran-keran penduduk itu, hihi. Pikiran anak kecil mah ya ada aja lah yaa. Makanya saya tetap memaklumi keluarga saya yang memasak air keran untuk diminum 🙂

Seiring saya yang beranjak dewasa, perkembangan air minum di rumah tergantikan dengan galon yang bisa dibeli. Tentunya hal ini mengurangi kerepotan memasak air terlebih dahulu yaa, serta menjamin kebersihan air minum itu sendiri. Tapi, makin hari harga air galonan itu kok ya makin mahal saja ya. Repot sih hilang, tapi uang juga hilang buat beli galon xp

Makanya, setelah menikah saya akhirnya menggunakan cara lama deh, memasak air dari keran saja. Lumayan irit, walaupun harus repot memasak terlebih dahulu. Lebih mending irit daripada repot, hihihi. Biasalah yaa emak-emak. Eits, tapi alasan saya bukan cuma irit saja kok, melainkan memang gak ada tempat buat galonnyah, haha. Selain itu saya dan suami memang belum punya dispenser siiih. Awal-awal menikah sih punya, tapi rusak setelah beberapa bulan dipakai. Bukan dispenser kualitas yang bermutu sih emang, makanya mungkin cepet rusak 🙁

Pure It

Beberapa tahun yang lalu, saya sedikit tertarik dengan pure it karena sering melihat iklannya di TV. Pure it adalah water purifier atau pemurni air yang katanya sih bisa menyaring air dari keran langsung dan bisa langsung diminum. Terlebih iklannya lama-lama menampilkan pengujian di lab-lab Universitas ternama dan hasilnya memang teruji. Tapi ya namanya juga iklan, hampir selalu saya acuhkan deh dan saya ya tetap saja memasak air untuk mendapatkan air minum. Tapi *lagi* kemudian awareness alias kesadaran saya muncul akan canggihnya teknologi pure it setelah mempelajarinya untuk kepentingan lomba blog ini. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali bukan? #benerinkacamata

Pureit

Pure it

Setelah lebih lanjut membaca, ternyata teknologinya pure it canggih loh. Dalam pemurniannya, air keran yang tadi ingin kita minum mengalami 4 tahap. Tahapannya kira-kira seperti ini:

  1. Filter sedimen. Berfungsi sebagai saringan serat mikro alias dapat menghilangkan kotoran yang terlihat.
  2. Filter karbon aktif. Berfungsi untuk menghilangkan parasit, pestisida berbahaya, rasa, serta bau yang terkandung dalam air.
  3. Filter sedimen plus atau prosesor pembunuh kuman. Fungsinya adalah untuk menghilangkan karbon serta sisa kotoran. Programmed disinfection technology-nya menghilangkan bakteri dan virus berbahaya yang tidak terlihat
  4. Sinar UV intensitas tinggi atau bisa disebut sebagai penjernih. Tahap terakhir ini fungsinya untuk membuat air jernih, tidak berbau dan dengan rasa yang alami. Sejuk kali ya sesuai dengan syarat fisiknya tadi. 😀
4 Tahap Pemurnian

4 Tahap Pemurnian

Germkill Kit

Nah, untuk memproses pemurnian air dengan canggih itu pastinya membutuhkan komponen-komponen yang berkualitas tinggi kan ya? Dan, komponen berkualitas setinggi apapun juga pasti ada “masa berlaku”nya. Bagaimana kalau alat tersebut sudah “habis masa pakai”nya atau sudah kotor? Bukannya akan membuat airnya menjadi kotor juga?

Jadi ya, di pure it itu ada yang namanya Germkill kit (perangkat pembunuh kuman).  Yang dimaksud dengan germkill kit ini adalah komponen yang digunakan dari tahap 2 sampai 4. Nah, ketiga komponen tersebut harus diganti secara berkala dan secara bersamaan untuk memastikan kelangsungan hidup pure it itu sendiri. Biasanya sih, waktu “habis pakai” komponen itu 6-8 bulan seperti disebut dalam video penjelasannya di website resminya 🙂

Germkill Kit

Germkill Kit

Eh, tapi gimana kalau kita lupa umur GKK itu sudah mau 6-8 bulan? Tenang, ada indikatornya tersendiri lho di pure it, jadi kita bisa tau kapan harus segera mengganti atau bersiap membeli GKK yang baru. Indikatornya tersebut berwarna lebih banyak putih saat GKK baru saja diganti atau masih aman digunakan karena masih berfungsi menjalankan tugasnya membunuh kuman-kuman penyakit. Nah, di saat indikatornya sudah lebih banyak warna merah, itu saatnya bersiap membeli GKK yang baru agar bila suatu saat GKK sudah tidak berfungsi lagi yang ditandai dengan indikatornya berwarna merah semua, bisa langsung menggantinya tanpa menunggu lagi. Saya paling kagum dengan indikator ini sih sebenernya. Karena, di saat indikator sudah benar-benar berwarna merah, maka pure it akan otomatis menghentikan aliran air sehingga air betul-betul terjamin bersih.

Dengan teknologi 4 tahap pemurnian itu, pure it juga memiliki keuntungan yang lebih dibandingkan memasak air, menggunakan galon, atau menggunakan air isi ulang. Selain itu, pure it juga sudah tentu lebih hemat. Sudah dihitung sendiri sama pure it-nya kok penghematannya seperti apa dibandingkan dengan membeli galon 😀

  • Keuntungan dibandingkan memasak air. Pastinya sih lebih gk repot lah ya alias praktis. Kalau memasak air dulu kan kita perlu waktu untuk menunggu airnya matang sampai airnya dingin. Itu waktu yang tidak sebentar sih kata saya. Jadi, selain tidak repot, ya menghemat waktu juga.
  • Keuntungan dibandingkan galon bermerk. Yang paling penting sih, khususnya buat ibu-ibu, pure it betul-betul menghemat uang. Iya lah, secara untuk minum gak perlu beli lagi, hehe. Selain itu, pure it nyaman karena bisa disambungkan langsung dengan keran jadi kita tidak perlu capek untuk mengganti atau menuang air secara berkala. Bertambah lagi deh efisiensinya 🙂
  • Keuntungan dibandingkan air isi ulang. Lagi-lagi yang paling pertama keuntungannya adalah HEMAT. Penting banget kan ya? ya? hehe. Sisanya hampir sama sih dengan perbandingannya sama galon, tapi ada 1 lagi keuntungannya. Kita tidak ragu akan sumber air yang kita minum dan kebersihannya. Air isi ulang terkadang memang suka meragukan kebersihannya soalnya.

Terus, penghematannya bagaimana? Coba bandingkan deh. Kalau kita minum dari air galon, kita harus membeli galon setidaknya sebulan 4-8 galon. Harga galon 10.000 untuk 19 liter. Nah, teknologi pure it yang bernama germkill kit tadi bisa bertahan menyaring sampai dengan 1500 liter atau sebanding dengan sekitar 80 galon. Nah, biaya yang harus kita keluarkan untuk 80 galon itu 800.000 kan? Harga germkill kit dari pure it hanya 150.000. Jauh lebih hemat kan kalau dibandingkan head to head seperti itu? 🙂

brosur

Keuntungan Pure it

Varian Pure it

Pertama kali pure it muncul di iklan yang saya lihat, penampakannya masih dalam pure it classic dan saat itu saya tidak paham kecanggihannya. Sekarang, muncul varian baru, yaitu pure it Marvella UV yang lebih canggih lagi dari classic. Harganya pun berbeda cukup jauh, pure it classic hanya 650.000, sedangnya pure it Marvella UV mencapai 2.500.000.

Pureit Marvella UV

Pure it Marvella UV

Hal ini bisa dimaklumi sih, karena pure it Marvella UV memiliki keuntungan-keuntungan  yang lebih banyak. Keuntungannya antara lain adalah:

marvella-1  Advanced alert sistem. Memberi petunjuk 150 liter sebelum GKK habis (estimasi sekitar 15 hari untuk pemakaian 5  orang).  Asumsi 2 liter/orang/hari. Hal ini yang memberi kita peringatan agar segera mengganti GKK atau setidaknya telah bersiap membeli GKK yang baru 🙂

marvella-2 (1)Auto shutt off. Menghentikan aliran air ketika lampu UV atau komponen penting lain dalam Pure it Marvella tidak berfungsi. Dengan begitu, kita bisa mengecek apakah ada komponen yang bermasalah atau tidak. Penting banget lho ini untuk betul-betul menjamin air yang dihasilkan adalah air yang layak dikonsumsi.

marvella-3Kapasitas penampungan 4 liter. Maksudnya penampungan adalah, pure it tetap bisa menyediakan 4 liter air minum dan  bisa dimanfaatkan bahkan di saat tidak ada listrik. Jadi, saat mati atau listrik tidak menyala kita tetap bisa mendapatkan air minum bersih deh 🙂

marvella-4

Pengisian air otomatis. Seperti tadi telah disebutkan, pure it bisa langsung disambungkan dengan keran, jadi kita tidak perlu repot-repot mengganti airnya secara berkala. Praktis!

marvella-5 Pemurnian dengan standardisasi US EPA. Memenuhi kriteria yang sangat ketat dari EPA (Environmental Protection Agency), Amerika Serikat dalam hal pembasmian virus, parasit dan bakteri yang berbahaya.

marvella-2 Perlindungan tegangan listrik. Untuk mencegah kerusakan akibat perubahan tegangan yang tiba-tiba.

 

Sungguh-sungguh tertarik untuk beli sih sebenernya setiap kali ke hipermarket. Tapi, selalu tidak jadi karena saya betul-betul baru tersadarkan akan canggihnya pure it itu ya saat mencari tau dan mempelajari pure it lebih dalam untuk lomba blog ini, hihi. Dan sekarang mulai merasa butuh punya pure it deh *butuh apa ikut2aan xp*, karena pure it memberikan dan menjamin kita mendapat air yang layak dikonsumsi 😉

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Unilever Pure it

sumber:

http://www.kamusilmiah.com/kesehatan/seperti-apa-standar-air-bersih/
http://lombablogpureit.blogdetik.com/tentang-pureit/
http://www.pureitwater.com/ID/

Leave a Reply

%d bloggers like this: