Papa Selalu Kalah

7 Replies

Pribadi

Wehehe, bukan kalah yang mengalah ya tapi karena luluh. Entah karena emang sifat dasar laki-laki yang gampang luluh sama perempuan, atau sifat dasar seorang ayah yang luluh sama anak perempuannya, hihi.

Baca juga: #FamilyTalk #11: Karena Kalah itu Belajar

Jadi ya, temennya suami pernah bilang, “Ilman itu jangan dibiarkan menghadapi Naia, karena dia akan selalu kalah”. Saya bingung sih maksud kalahnya itu apa. Tapi, ternyata pas ngeliat sendiri, bener aja, kalah karena hatinya luluh dengan sikap lucu Naia, hahaha. Misalnya nih ya, Naia mau main apaa gitu *lego deh* tapi papanya mau mandi dulu karena baruu banget pulang kerja. Udah sok-sokan bikin kesepakatan gitu papa mandi dulu deh baru main lego. Tapi, anaknya ngeluarin jurus imut dan lucunya sedikiiiitt aja, dia langsung luluh. Akhirnya main lego dulu deh sama anaknya baru mandi, hahahahaha. Saya yang ngeliatnya senyum-senyum sendiri. Soalnya Naia kalo ngomong membujuk papanya emang lucu siiih 😀

Di kesempatan lainnya ada juga sih. Misal dia mau digendong papanya tapi papanya capek jadi mau mengalihkan ke permainan lainnya gitu ceritanya. Tapi ya gitu lagi deh. Anaknya mbujuk-mbujuk sedikit ditambah langsung beraksi ke rangkulan papanya, ya papanya luluh juga, gendong-gendong deh akhirnya. Saya yang bisik-bisik ke suami “hihihi, kamu kalah lagi xp”.

Kebetulan, teman suami yang waktu itu ditemui emang salah satu orang yang bisa melihat kepribadian dasar kita sih, jadi ya langsung menebak begitu. Malah dia juga menebak kepribadian dasar saya yang mau gak mau saya benarkan karena memang bener, hahaha.

Oiya, tapi dalam hal untuk mendidik Naia supaya punya mental berjuang, suami saya sedikit demi sedikit sudah mulai gak mau kalah loh, haha. Kalau anak sudah bertindak lucu, sekarang suami tutup mata sambil mengingat-ingat apa yang seharusnya dia lakukan supaya gak selalu kalah. Kalau dalam hal lucu-lucuan sih ya suami gak masalah kalah gitu, tapi dalam hal “Naia harus berjuang untuk mendapat sesuatu”, dia beneran gak mau kalah. Karena suami emang pada dasarnya pun orang yang kompetitif sih, hehe. Intinya biar anak juga gak jadi “pengatur” orangtua, suami bisa menempatkan diri kapan dia kalah kapan dia kompetitif 😀

Aniway, ada lagi gak hayoo bapak atau suami yang kayak suami sayaaa, luluh terus ke anak perempuannyaa? hihihi

7 comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: