Ajak Anak Bermain Sesuai Kecerdasannya Dengan MI PlayPlan Yuk!

18 Replies

Infografis Keluarga Kid's Activity Lomba Blog Parenting Review sponsored
Bermain sesuai Kecerdasan Majemuk

“Mama, kenapa ada yang itu tu, yang nempel2 di tembok, itu apa?” *sambil menunjuk sarang laba-laba yang menempel di tembok
“Oh, itu sarang laba-laba ka”
“Kenapa ada sarang laba-laba?”
“Ya laba-labanya bikin rumah di situ”
“Kenapa bikin rumah di situ”
“Mungkin dia mau tinggal bareng sama kita kali ya”
“Kenapa….”

Dan pertanyaan kenapa-nya pun gak berhenti, berlanjuuut terus, hahaha.

Bermain sesuai Kecerdasan Majemuk

Begitu deh, sejak Naia lancar bicara, dia di rumah jadi cereweeeettt banget banget gitu. Banget! hahaha. Cerewetnya ya gitu, serba ingin tahu, semuaaaa ditanya. Saya terkadang kalau merasa capek dan ngantuk sempat lho sampai yang membatin “aduh, cerewet banget sih, pusing dengerinnya”, wkwkwk. Tapi, ya itu dalam hati aja, sikap yang keluar ya tetap sikap yang memperhatikannya donk, hihihi *jaim depan anak*. Tapi, kalau saya sudah capek dan udah mau tidur, saya bilang sih ke Naia, “mama capek ka, mau boboan, mama nemenin kaka Naia sambil boboan aja yaa, kaka main sendiri”. Udah deh, dia bisa main sendiri sambil diam. Kalau saya mulai memperhatikan lagi, ya dia mulai cerewet lagi deh. Alhamdulillah yah, anaknya pengertian banget, hihihi.

Multiple Intelligence

Ternyata, mungkin kecerewetan dan pengertiannya itu salah dua kecerdasan alaminya Naia lho. Kecerdasan alami ini dimiliki setiap anak. Tapi, mereka gak berbatas hanya punya 1 kecerdasan aja, bisa merupakan gabungan dari 2 atau lebih kecerdasan, makanya setiap anak memiliki multiple intelligence yang berbeda.  Memangnya Multiple Intelligence itu apa yaa?

Kecerdasan Majemuk

Teori multiple intelligence ini pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Howard Gardner pada tahun 1983. Menurut beliau,  kecerdasan anak tidak terbatas pada kecerdasan eksakta dan bahasa saja, yang biasanya di sekolah hanya diajarkan dua hal itu dan dikonotasikan dengan nilai IQ. Dr. Howard Gardner menyebutkan kalau kecerdasan itu banyak macemnya, dan dapat digolongkan menjadi 8 tipe kecerdasan. Dan setiap anak bisa memiliki kombinasi dari 2 atau lebih tipe kecerdasan tersebut. Kombinasi tipe kecerdasan inilah yang akhirnya membentuk bakat dan sifat alami anak kita. Dan, karena kombinasi tersebut bisa banyak juga macamnya, setiap anak akan selalu berbeda dari anak lainnya.

Moricare+ Prodiges dari Kalbe

Dari kecerdasan majemuk anak ini, kita bisa banget donk memaksimalkan potensi mereka dan menjadikan mereka generasi platinum yang multitalenta, ya gak? Generasi platinum adalah anak-anak yang siap menghadapi masa depan dengan bekal fisik yang sehat dan kecerdasan intelektual, emosi dan spiritual. Dan dengan kecerdasannya yang bisa lebih dari satu pada setiap anak tadi dikembangkan dengan maksimal, jadilah mereka bisa menjadi generasi platinum yang multitalenta.

Eits, tapi gak serta merta donk ya mereka bisa jadi generasi platinum yang multitalenta. Semua membutuhkan proses, nutrisi, serta stimulasi yang tepat. Untuk itu deh Morinaga dari Kalbe Nutritionals memperkenalkan Moricare+ Prodiges, lebih dari sekedar nutrisi atau beyond nutrition, yang merupakan sinergi antara nutrisi dan stimulasi.

Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K), Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, RSUD Dr. Soetomo / FK Unair Surabaya menjelaskan bahwa peran nutrisi adalah sebagai perisai pelindung yang tersusun dari tiga sisi dan terbingkai dalam satu kesatuan. Nah, kekuatan perisai ini ditentukan oleh bahan dasar penyusunnya, yaitu nutrisi yang tepat dan seimbang sejak dini.

Nutrisi sebagai Perisai

Morinaga percaya, setiap anak lahir dengan potensinya masing-masing yang menjadikannya unik. Sejalan dengan pendidikan akademis yang harus ditempuh, pendidikan non akademis juga penting, agar potensi Si Kecil berkembang maksimal

Helly Oktaviana, Business Unit Head Nutrition for Kids, Kalbe Nutritionals.

Sudah pada kenal kan yaa sama Morinaga? Iyaa, Morinaga salah satu brand dari Kalbe Nutritionals yang fokus pada pertumbuhan anak 1-12 tahun. Makanya memiliki produk susu yang sesuai dengan alur pertumbuhannya, mulai dari Morinaga Chil Kid, Morinaga Chil Kid Platinum, Morinaga Chil Kid P-HP, Morinaga Chil Kid Soya, Morinaga Chil School, Morinaga Chil School Platinum, Morinaga Chil School P-HP, Morinaga Chil School Soya, hingga rangkaian produk terbaru, susu anak siap minum: Morinaga Chil Go.

Berhubung sekarang Naia udah 3 tahun 10 bulan, which means sebentar lagi mau 4 tahun ajaaaah, dan sebentar lagi mau sekolaaahhh *kok sedih ya ngebayangin ditinggal anak sekolah, huee*, saya harus memberinya  nutrisi sesuai umurnya itu. Di usianya Naia ini yang pas itu susu Morinaga Chil-School Platinum Moricare+. Dia seneng banget bikinnya karena gambar kardus susunya itu Chila- Chilo yang berpakaian rapi dan memakai tas, tanda mereka mau sekolah. Makanya dia juga kalau minta bikinin susu itu bilangnya “susu Chila-Chilo sekolah ya ma!” hahaha.

Naia Minum Chil School

*Sapinya mesti banget ikutan xp

Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (MI PlayPlan)

Kalau pemberian nutrisi sudah tepat dan sesuai, yang kurang tinggal apa lagi? Tinggal stimulasinya donk yaa. Inget kan kalau Moricare+ Prodiges itu merupakan sinergi antara nutrisi dan stimulasi? Makanya, selain memberi Naia nutrisi yang tepat, saya juga harus memberinya stimulasi yang tepat juga sesuai dengan usia dan kecerdasan majemuknya. Stimulasi ini biasanya saya lakukan sambil bermain. Ya dunia anak kan memang bermain yaa, stimulasi yang dikasih ya pasti lewat apalagi selain bermain, hehehe.

Tapi, terkadang saya juga kehabisan ide sih main apa lagi ya hari ini sama Naia. Walau Naia juga gak masalah ya mengulang-ulang permainan yang pernah dilakukan. Tapi ya itu, dia juga lama-lama bosen laaah kalau main yang itu-itu terus. Sifat setiap anak kayaknya ini mah yaa, gampang bosen, hihihi. Makanya, saya juga harus cari-cari ide terus buat bisa main sama Naia yang menstimulasi kecerdasan majemuknya dia itu.

Oh iya, tadi saya udah nyebut-nyebut kan yaa kalau cerewetnya Naia dan rasa pengertiannya itu termasuk salah 2 kecerdasan majemuknya dia. Nah, seperti yang udah dijelasin juga, kecerdasan majemuk itu bisa merupakan kombinasi dari 8 tipe kecerdasan yang ada tadi. Untuk memastikan kalau 2 itu adalah kecerdasan majemuk Naia, saya butuh donk alat yang tepat untuk mengukur dan mengidentifikasi apa-apa saja kecerdasan majemuk Naia yang lainnya.

Beruntung banget deh Kalbe Nutritionals, melalui inovasi Moricare+ Prodiges  menghadirkan sebuah modul digital berjudul Multiple Intelligence PlayPlan atau MI PlayPlan, yaitu: http://www.morinagamiplayplan.com/.

MI PlayPlan Web

Kalbe Nutritionals ini memang sedang secara aktif sih melakukan pengembangan produk nutrisi dan kampanye bermanfaat bagi generasi masa depan. Hal ini bertujuan mempertajam komitmen Kalbe Nutritionals di bidang bisnis makanan dan minuman kesehatan. Sesuai dengan misinya laaah – “We provide wellness to millions”

Modul Multiple Intelligence PlayPlan atau MI PlayPlan persembahan Morinaga, diharapkan bisa membantu Bunda, dalam mengenali kecerdasan Si Kecil dan memberikan stimulasi yang tepat

Helly Oktaviana, Business Unit Head Nutrition for Kids, Kalbe Nutritionals.

Melalui modul digital inilah saya akhirnya bisa mengidentifikasi dan memberi Naia stimulus yang tepat. Dan yang paling terpenting adalah, saya gak kehabisan ide untuk bermain sama Naia di rumah! Karena main itu selain merupakan stimulus yang baik untuk kecerdasannya, juga memperkuat bonding loh sama kita, orang tuanya, hehe. Karena kan sambil bermain bersama, kita ngobrol, kerja sama, serta mengutarakan imajinasi-imajinasi yang ada dalam pikiran masing-masing.

Makanya saya juga sering banget kan posting mainan apaaa aja, termasuk percobaan-percobaan kecil yang kami memang lakukan di rumah. Dan banyak dari mainan itu yang sudah saya tulis di blog ini dalam kategori Playful Wednesday, hehe.

Oiya, di Morinaga MI PlayPlan, identifikasi kecerdasan majemuk apa saja yang dimiliki Naia itu sebetulnya baru langkah pertama dalam modul digital tersebut. Kalau ada langkah pertama berarti ada langkah selanjutnya yaa. Iyap, bener banget, modul MI PlayPlan ini terdiri dari 3 langkah, yaitu identifikasi, stimulasi, dan evaluasi.

Sesuai dengan judulnya ya, identifikasiwhich means ya di sini tahap untuk mengidentifikasi kecerdasan apa saja yang dimiliki oleh Naia. Saya harus menjawab sekitar 64 pertanyaan gitu deh untuk akhirnya bisa mengetahui hasilnya. Dan hasilnya ternyata kecerdasan logika matematika berada di urutan pertama untuk Naia. Dan linguistik justru di urutan kelima. Padahal saya pikir linguistiknya yang lebih menonjol lhoo. Eh, tapi emang akhir-akhir ini dia lebih senang bermain dengan angka sih, senang berhitung, malah sudah tertarik dengan penjumlahan dan pengurangan sederhana, hee.

Baca juga: #FamilyTalk #16: Mainan Edukatif

Hasil Identifikasi Kecerdasan Naia

Hasil Identifikasi Kecerdasan Naia

Begitu tau kecerdasan majemuk apa saja yang dimiliki Naia, lanjut deh ke langkah kedua, yaitu stimulasi. Banyak banget ide bermain dalam MI PlayPlan ini. Malah saya juga dibantu membuat jadwal harian untuk bermain bersama Naia. Di sini deh saya menetapkan jadwal bermain yang permainannya disesuaikan dengan kecerdasan majemuk yang dimiliki Naia 🙂

Berikutnya evaluasi. Maksudnya adalah, kita mengevaluasi kecerdasan mana yang belum berkembang sepenuhnya yang nantinya akan diperlukan. Kecerdasan interpersonal misalnya. Kecerdasan ini akan selalu diperlukan karena berhubungan dengan orang lain kan yaa. Nah, si Naia ini kecerdasan interpersonalnya masih terbilang rendah. Saya bisa deh sedikit demi sedikit mengembangkan kecerdasan interpersonal ini nantinya 🙂

Bermain Sesuai Kecerdasan Majemuk Naia

Jadi, tadi setelah diidentifikasi apa-apa saja kecerdasan majemuk Naia, diketahui kan tuh urutan kecerdasan yang paling menonjol apa sajaa. Nah, saya membuat rencana bermain deh di MI PlayPlan dengan ide-ide yang tentunya dari modul digital ini juga, hehe. Rencana bermain ini saya sesuaikan dengan 4 kecerdasan Naia yang menonjol tadi, yaitu 1. Logika Matematik, 2. Naturalis, 3. Intrapersonal, dan 4. Musikal. Tapi gak lupa juga sih saya untuk mengembangkan kecerdasan lainnya, yaitu linguistik, makanya terselip deh permainan yang merupakan kategori kecerdasan linguistik di kalender rencana permainan yang saya buat ini 😀

Rencana Bermain MI PlayPlan

Dengan rencana bermain kayak gini, MI PlayPlan memudahkan kita ya biar gak bingung hari ini harus main apa dan harus mengembangkan kecerdasan yang mana. Karena walau dikategorikan menurut kecerdasannya, satu permainan bisa mengembangkan lebih dari 1 kecerdasan juga kok. Misalnya saja mengenal siklus hujan. Walau maksud saya permainan ini untuk mengasah logika matematikanya, kecerdasan yang dikembangkan bisa meliputi kecerdasan naturalis juga. 😀

Anyway, ini dia hasil bermain saya dan Naia, permainan yang memang ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan yang menonjol dalam diri Naia 😀

Hari Senin: Mengenal Siklus Hujan – Mengembangkan kecerdasan Logika-Matematik.

Mengenal Siklus Hujan

Kecerdasan Naia yang paling menonjol ternyata kok ya yang ini. Jadilah di hari pertama rencana bermain seminggu ini, saya pilih mainan puzzle siklus hujan. Karena selama ini Naia juga sudah bisa bermain puzzle, gak gitu susah deh jadinya buat dia untuk menyusun puzzle ini sesuai dengan urutannya. Selain itu, permainan ini mengembangkan kecerdasan naturalisnya dengan mengenal bagaimana hujan terbentuk dan akhirnya turun. Yap, saat dia penasaran itu gambar apa saja, saat itulah saya menjelaskan kalau ini siklus terjadinya hujan.

Hari Selasa: Membuat Gunung Merapi Tiruan – Mengembangkan kecerdasan Naturalis.

Gunung Merapi

Duh, walaupun di gambar ini termasuk permainan yang direncanakan saat itu, sebetulnya saya dan Naia memainkannya sudah lama dan sudah saya ulas di postingan Little Science Project for Naia: Gunung Meletus. Dan yap, anak ituh antusias banget dengan menuang si cuka dan seneng banget dengan reaksi kimia yang dihasilkan yang dianggap sebagai “lahar”nya si gunung tadi.

Hari Rabu: Papan Kegiatanku – Mengembangkan kecerdasan Intrapersonal.

Papan Kegiatan

Iya banget gak sih, dengan bisa mengatur dirinya sendiri gini, si anak bisa mengembangkan kecerdasan intrapersonalnya. Naia aja jadi semangat banget dengan dibuat papan kegiatan gini. Dia semangat untuk menutup hal yang sudah dia lakukan. Malah, dia juga ikut serta dalam membuat papan ini, dia yang semangat menempelkan urutan kegiatannya. Makanya walau saya maunya urutannya itu mandi-makan-baru main, dia yang nentuin mandi-main-makan, hahaha. Walau akhirnya mana yang duluan dikerjakan saja sih yang akhirnya ditutup sama dia, hihihi.

Hari Kamis: Membuat Gitar Kardus – Mengembangkan kecerdasan Musikal.

Klik untuk mainkan videonya ya! 😉

Yang ini sebetulnya PR buat emaknya yaa, hahaha. Si anak tapi jadi tau juga sih kalau kita bisa membuat gitar dari kardus bekas, merangsang kreatifitasnya lah yaa. Tapi, dia juga ikut serta kok dalam pembuatan gitar kardus ini. Soalnya saat membuat gitar ini, Naia bagian menghias pegangannya, dia memotong-motong kertas origami dan ditempel-tempel di pegangannya itu 😀

Hari Jumat: Mengecap Nama – Mengembangkan kecerdasan Linguistik.

Tracing Pushpin

Yang ini terinspirasi dari ide bermain di MI PlayPlan, mengecap huruf besar dan kecil. Nah, Naia udah beberapa kali nih tracing namanya gini, mengembangkan kecerdasan linguistiknya dengan belajar membaca yes, hehe. Makanya dia emang paling hafal dengan huruf penyusun namanya deh 😀

Hari Sabtu: Konser Piano Mainan – Mengembangkan kecerdasan Musikal.

Bermain Piano

Kalau yang ini, karena dia punya piano mainan yaa dan bukan mainan DIY, hehe. Dan dia memang lagi mau main ini, jadilah hari itu dia konser bernyanyi sambil bermain piano, hihihi. Saya sebetulnya memang membebaskan Naia mau main apa sih hari itu, jadi kalau maunya bernyanyi sambil bermain piano mainan gini ya sok lah. Merangang perkembangan kecerdasan musikal toh yaa 🙂

Hari Minggu: Memindahkan Air – Mengembangkan kecerdasan Naturalis.

Memindahkan Cairan

Huah, walau judulnya memindahkan air, tapi kami ujung-ujungnya memindahkan cairan. Yap, saya memodifikasi mainan ini lagi menjadi mainan tentang massa jenis. Jadilah bukan hanya memindahkan air saja, tapi memindahkan berbagai cairan yang berbeda kekentalan dan massa jenisnya (air, minyak, sabun, dsb). Naia sukaaa banget. Malah, selain cairan akhirnya kami juga meletakkan benda-benda sederhana yang ada sekitar kita 😀

Ide Bermain Lainnya

Untuk mengasah kecerdasan majemuknya, gak bisa 1 atau 2 kali saja kan yaa kita beri stimulus begitu. Nah, berhubung saya sudah sering juga membuat postingan mainan, saya mau share juga yaa ide-ide bermain lainnya, berdasar kecerdasan naturalis dan linguistik saja tapinya 😀 Semoga bermanfaat untuk semua yaa.

Kecerdasan Naturalis

This slideshow requires JavaScript.

Kecerdasan Linguistik

This slideshow requires JavaScript.

Oiya, buat yang mau mencoba modul digital ini juga, silakan lho langsung ke http://www.morinagamiplayplan.com/ dan registrasi di sana. Biar bisa mengajak anak bermain sesuai dengan kecerdasan mereka. Mobile friendly banget pulak modul digitalnya. Saya aja registrasi dan identifikasi kecerdasan Naia itu melalui HP saja, berhubung emang gak bisa terlalu lama depan laptop, masih bedrest, huhuhu. Baru deh dalam menyusun jadwal saya pakai laptop. Dalam memilih mainan pun bisa bangeeet lewat HP, jadi yaa gak repot buka laptop segala donk yaa. Dan jangan khawatirr, banyaaak banget printable yang tersedia di area cetak MI nya untuk langsung kita pergunakan. Selamat Bermaiin! 😉

PS: Ternyata secara tidak sadar saya selama ini pun sudah mengenalkan Naia pada permainan yang mengasah kecerdasan majemuknya dia yaa, hehe. Tapi gak terfokus pada kecerdasannya yang menonjol aja sih. Nah, dengan hadirnya modul digital Morinaga MI PlayPlan ini menambahkan fokus saya untuk memilih permainan yang memang ditujukan untuk makin meningkatkan kecerdasan majemuk yang menonjol pada Naia deh. Ples menambah keingintahuan dan kekreatifitasan saya di rumah dalam bermain sama Naia. Soalnya ya emang saya dan suami maunya Naia itu diberikan berbagai macam stimulus apa saja sih yang meningkatkan kecerdasannya. Semoga dengan begitu Naia nantinya bisa menjadi salah satu Generasi Platinum yang Multitalenta yaaa, hehe. Aamiinkan kenceng-kenceng plisss.. 😀

18 comments

  1. Heni Puspita

    Mak ntu ada yang typo satu, Playful jadi Payful he he he. Aku mau coba cek ah si Rayyaan mana yang lebih dominan. Kalau ngerancang kegiatan buat Rayyaan juga aku suka bikin kategori berdasarkan MI. Sukses ngontesnya ya Mak & Naia.

  2. Fanny f nila

    susu pas aku msh kecil dulu… paling suka krn rasanya enak dan aromanya wangi ga bikin eneg kyk susu lain :D.. contoh2 playplannya banyak ihh..jd pengen mainin juga ama anakku utk asah kecerdasannya ^o^

Leave a Reply

%d bloggers like this: