Aktifitas Berhitung di #PlayfulWednesday

5 Replies

Kid's Activity Parenting Playful Wednesday

Hoalaaa, udah lama gak ngeblog. Udah hampir sebulan kayaknya yaa. Aah, bener kan sebulan dari postingan terakhir, huhuhu. Ini sih namanya hiatus ya, hiatus ngeblog selama sebulan. Karena apa? Karena menyelesaikan 1 dan 2 hal lainnya (baca: bikin kalender untuk sekolahan Naia yang menyita cukup banyak waktu). Ternyata bikin kalender ituh lamaaaa, hahaha. Yaudah lah ya, yang penting saatnya kembali lagi, yeaa *tebar confetti*

Sebenernya sekarang ini bisa dibilang emang lebih repot juga sih ya, karena sejak Nawa MPASI, saya jadi bingung kapan mau nulis, gak keburu terus, selalu aja waktunya abis buat masak. Maklum lah, namanya juga emak-emak gak jago masak, masak 1 jenis makanan aja bisa 2 jam -__-

Anyway, sesuai sama judul postingannya, ceritanya ini kompilasi beberapa permainan yang pernah dimainkan dan diposting di #PlayfulWednesday. Iya, iya, namanya Wednesday, harusnya Rabu, tapi kemarin gak sempet cyiin, jadi diundur sampai hari ini deh daripada batal, hehehe. Dan berhubung udah bulan Desember ya kan, jadinya postingan macam ini lah yang biasanya nongol di mana-mana. Walaupun punya saya bukan sepanjang tahun 2016 ya, tapi sepanjang saya mencatat permainan di #PlayfulWednesday itu ๐Ÿ˜€

Okeh, minggu ini saya mulai dengan kegiatan yang berhubungan dengan matematika. Baik yang perkenalan angka, maupun perhitungan. Sebenernya sih Naia main lebih banyak jenisnya dari ini, tapi yang tercatat ya segini ini, yang lebih banyak tercatat, permainan yang merangsang kecerdasan linguistik ternyata ๐Ÿ˜€

Yak mari kita mulai saja yah ๐Ÿ˜‰

Monster segel roti

Monster Segel Roti

Lucu ya? lucu ya? hehehe. Udah saya ceritain di postingan monster segel roti itu kalau saya emang mengkoleksi segel-segel roti sejak nikah, masih ada malah sampai sekarang, hahaha *kerajinan*. Sebenernya ini permainan menempel mata-matanya sih, dan jumlah matanya terserah si anak mau berapa. Berhubung tempatnya terbatas, jadinya cuma bisa mengenalkan jumlah sampai 5 saja. Tapi yang jelas, ini lucu banget dan bikin anak tertarik banget untuk mengenal jumlah ๐Ÿ˜‰

Berhitung dengan Kancing

Berhitung

Yang ini lebih simple lagi, tinggal gambar bentuk kancingnya di jumlah yang sesuai angkanya, terus tinggal minta anaknya meletakkan kancing di tempat yang disediakan tadi deh.ย Bisa baca juga di postingannya ya, berhitung dengan kancing ๐Ÿ˜‰

Gelas Angka

IMG_20160127_084316_HDR

Baca di “Gelas angka dan bolaย warna warni

Ini sih simple banget, sama aja kayak yang sebelumnya, hanya mengulang dan menyesuaikan angka dan jumlahnya. Jadi, di bola yang saya bikin dari kertas itu diberi titik-titik. Nah, Naia harus menyesuaikan jumlah titik-titik tersebut dengan angka yang ada di gelas. Menyiapkan dan merapikan mainan ini gak lama kok, jadi bisa untuk dimainkan dadakan saat bingung mau mainan apa ๐Ÿ˜€

Tempel di Nomor yang Sesuai

Waktu itu bingung menamai mainan ini dengan apa sebenernya, jadilah panjang bener gini xp

Hasilnya

Bisa dibaca di “Tempel di nomor yang sesuai yuk!” ini ya ๐Ÿ™‚

Sesuai banget sama judulnya ya, Naia diberi 3 jenis bentuk berbeda dengan jumlah yang sama. Nah, selanjutnya dia diajak untuk menempelkan gambar bentuk itu ke angka yang sesuai. Prinsipnya sama ya dengan yang gelas tadi. Biar menarik, bikinnya dari kertas warna-warni gitu jadi anak gak bosen ๐Ÿ˜€

Counting Flowers

IMG_20160126_175109_HDR

Counting flowersย ini terinspirasi dari pinterest. Duuh, lupa nyimpen linknya pulak, huhuhu. Ini mulai naik level sebenernya, hahaha. Dari yang hanya menyesuaikan jumlahnya, kali ini mulai menghitung pakai operasi matematika. Ide awalnya sih ini nempel-nempelinnya di tembok, tapi saya sayang tembok rumahnya euy, huhu. Jadilah saya sediakan kertas A3 untuk menempel bunga yang dikasih angka 1-9. Daunnya bertuliskan operasi matematika. Nah, tugasnya mereka ya meletakkan daun di tempat yang sesuai dengan hasil operasi matematika tersebut. Awalnya Ilman bilang ini masih terlalu abstrak buat Naia, tapi taunya Naia malah bisa nyelesein semuanya, huaaa. Walaupun gak dalam sekali main kok dia nyeleseinnya, butuh beberapa kali main lah berhubung emang banyak dan ngikutin antusiasme anaknya ajah ๐Ÿ™‚

Wormath

wormath

Nah, Wormath ini yang terakhir di list #PlayfulWednesday. Belum ada lagi postingan lain tentang matematika soalnya, hehehe. Dimodif darii.. banyak sih ya yang ulat-ulat begini, terserah kreatifitas masing-masing aja, huee. Karena ulat itu bisa dimainkan dan dimodifikasi dengan banyak macam. Berhubung emang mau ngasih Naia kegiatan yang sekaligus bisa beraktifitas fisik juga, ya saya bikin ini deh ๐Ÿ™‚

Sebenernya dan sesungguhnya, yang bikin Naia tau angka dari 1 sampai berpuluh-puluh itu awalnya dari kalender dinding, hahaha. Simple banget kan? Soalnya, saat bermain guru-murid, kalender dinding ini ada di hadapan dan sejajar dengan papan tulisnya ceritanya (walau gak ada papan tulisnya xp), jadinya ya yang ditunjuk dan dilihat paling sering ya angka ini deh, sampai 30 atau 31 waktu itu. Seringnya main menyebut angka kalender gini, Naia jadi pengen tau setelah angka 31 ada apa saja, maka dia lebih sering nanya deh ke saya atau papanya sambil berhitung sampai 100. Dan bener aja, baru juga 3,5 tahun, dia udah bisa menghitung sampai 100. Habis itu langsung bilang capek, hahaha.

Dan, yang bikin dia bisa berhitung gak disangka malah dari mainan laptop2an yang berisik, wekekek. Berisik karena setiap tombol ada yang ngomong gitu. Tapi, di situ ada mode matematika gitu, ada penjumlahan dan pengurangan, hasilnya berkisar dari angka 1-9. Nah, dia lagi seneng-senengnya mainan itu, jadi mengeksplor semua modenya deh, dan kecantol dengan mode matematika ini. Saya sebenernya gak mau mengajarkan penjumlahan dulu ya kan, karena belum waktunya *menurut saya*. Etapi anaknya yang udah antusias banget, saya sih ngikutin aja deh ya.

1 hal yang saya cermati ya. Saat anak belum tertarik suatu hal, mau dipaksa kayak gimanapun ya gak akan bisa. Tapi, begitu mereka udah antusias, yakin semuanya jadi mudah, hehehe *sotoooy ah sotooy, anak baru 1 juga xp

Sampe kata mba yang membantu di rumah saya, mendingan Naia gak usah masuk TK karena udah bisa ngitung dan baca, eman2 duitnya, wkwkwk. Tapi anaknya yang mau,ย yaudah lah yaa ๐Ÿ˜€

5 comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: