Umroh: Antara Doa, Tawakal, dan Usaha

5 Replies

Kehamilan Keluarga Pribadi Traveling

Alhamdulillaahh 2 minggu yang lalu saya akhirnya bisa ke tanah suci untuk menjalankan ibadah Umroh bersama suami. Iya, hanya berdua sama suami karena anak-anak Alhamdulillaaaahhh bisa dijaga oleh keponakan dan kakak saya. Mereka happy banget bisa nginep di rumah neneknya karena bisa bebas bermain sama sepupu-sepupunya 🙂

Dari perjalanan umroh kemarin, saya hanya ingin sekedar berbagi apa yang selama ini saya rasakan. Tentang bagaimana doa kita akhirnya terkabul dan bagaimana akhirnya Allah menggerakkan hati kami untuk Umroh. Semoga bisa bermanfaat bagi yang membaca ini yaa 😉

Jadi, saya akhirnya merasakan, komponen penting dari terkabulnya suatu keinginan itu ada 3, seperti yang telah saya ceritakan di postingan Facebook saya minggu lalu. Sebetulnya ini memang semacam tulis ulang postingan itu, hanya saja biar tersimpan, ya saya tulis di blog juga 😀

Nah, menurut pengalaman saya, 3 komponen utama terkabulnya keinginan itu ada:

  1. Doa
  2. Tawakal
  3. Usaha

1. Doa

Berdoalah sesungguh-sungguhnya. Berdoalah tanpa henti. Berdoalah hingga kita merasa bosan. Dalam berdoa kadang kita yang jadi gk sabar. Karena doa urung dikabulkan, maka kita sendiri yang bosan untuk berdoa. Padahal Allah gk pernah bosan denger doa kita. Jadi, doa yang gk henti2 ini juga untuk menguji, sejauh mana kita bisa bersabar dalam meminta kepadaNya 😉

Selain itu, kalau mau usaha lebih lanjut lagi, kita bisa belajar lebih jauh mengenai doa yang diijabah. Tentang waktu-waktu terbaik berdoa, bagaimana adab berdoa, dan segala urusan tentang doa. Berdoalah yang banyak tanpa bosan. Karena Allah memang selalu tidak pernah bosan mendenger doa kita 🙂

2. Tawakal

Setelah berdoa, saatnya untuk tawakal, serahkan semua sama Allah. Mau dikabulkan atau enggak, ya udah jadi hak Allah. Tugas kita ibadah, meminta sama Allah apa yang kita inginkan. Kalau Allah merasa inilah saat yang terbaik mengabulkan doa kita, ya akan dikabulkan insyaAllah. Juga, ingat kalau Allah memang selalu memberi apa yang kita BUTUHKAN, bukan yang kita inginkan.

Jadi, serahkanlah semuanya kepada Allah. Kita yakin permintaan yang sungguh2 PASTI akan dikabulkan, cara & kapannya balik lagi kepada yang Maha Memberi & Maha Mengatur. 😉 😉

🎶Serahkanlah hidup & matimu… Serahkan pada Allah semata 🎶 😇

3. Usaha

Nah, setelah berdoa & berserah diri, jangan lupa untuk berUSAHA juga. Berusahalah yang keras tanpa kenal lelah, berusahalah sungguh-sungguh agar apa yang kita inginkan bisa terwujud. Allah melihat kesungguhan hambaNya ya dari seberapa keras usaha hambaNya kan? Jadi, jangan lupa berusaha juga untuk mengubah keinginan kita menjadi kenyataan 😉

Karena usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil.

Pengalaman Pribadi

Saya selalu berDOA agar bisa berangkat umroh sebelum anak ketiga. Dan berdoa semoga 2 anak lainnya sudah cukup besar untuk bisa ditinggal. Jadi saya umroh hanya bersama suami, insyaAllah bisa lebih fokus ibadah.
.
Selanjutnya saya betul2 insyaAllah mengikhlaskan bagaimana hasil yang diberi Allah (tawakal). Maka, saat tau saya hamil anak ketiga, saya juga gk baper, kok belum juga dikasih kesempatan umroh? Tapi udah yang terserah Allah. Kalau belum dikasih kesempatan sekarang, insyaAllah di masa yang akan datang. Karena Allah Maha Tau apa2 yang terbaik buat hambaNya.

Lalu, saya juga usaha. Bikin tabungan umroh sejak 2015 awal. Target 3 tahun selesai. Tapi Qadarullah udah lumayan, eh terpakai untuk alasan yang baik dan lebih urgent. Buka lagi kedua kalinya, Alhamdulillah September 2018 terpakai lagi untuk alasan yang baik lagi. Makin pasrah lah, harus mulai tabungan dari awal lagi. Udah mana bulan November saya mulai hamil kan, jadi ya sudah deh.

Lha kok ya bulan Desember 2018, informasi umroh awal tahun 2019 datang bertubi2 dari segala sumber. Saya jadi ngebatin & berpikir, apa ini jadi jawaban Allah akan doa saya untuk umroh sebelum anak ketiga? Bisa jadi (karena doa nya gk spesifik ya kan sebelum HAMIL anak ketiga, atau sebelum LAHIRAN anak ketiga 🤭). Walaupun dananya juga masih belum terpikir ya akan ada dari mana 😅 insyaAllah Allah MEMAMPUKAN YANG NIAT, bukan meniatkan yang mampu ☺️

Maka daftarlah saya untuk bulan Februari. Pas juga dengan masa kehamilan yang memasuki trimester kedua, jadi insyaAllah kandungan lebih kuat untuk dibawa terbang 10-12 jam. Pelunasan juga ada aja rejekinya. Terpikir buat ambil tabungan yang nantinya insyaAllah bisa diganti. Alhamdulillah Allah mudahkan untuk berangkat umroh.

Selama di sana juga diberi banyak kemudahaann.. Kesehatan juga terjaga. Walau sa’i harus kuat hanya sampai 2 kali (sisanya pakai kursi roda), tapi gk henti hentinya bersyukur sama Allah. MasyaAllah… 😍 😍😍

***

Untuk yang sudah merindukan Ka’bah

Baik yang sudah pernah menjalankan ibadah Haji/Umroh, maupun yang belum: Semoga Allah memudahkan kalian untuk menuju tanah suci yaa. Percayalah, doa-doa kalian tentang ibadah satu ini sedang didengarkan oleh Allah dan sedang Allah atur bagaimana cara dan kapan doa kalian akhirnya terwujud!

Semoga Allah mudahkan untuk menuju sana. Jangan pernah berhenti berdoa, jangan pernah lupa untuk bertawakal, juga jangan pernah menyerah untuk berusaha! InsyaAllah kalian akan segera menyusul ke tanah suci, baik untuk menjalankan ibadah Umroh, maupun langsung berHaji. Aamiinn!!

Salam dari saudara seimanmu yang ingin kalian juga merasakan nikmatnya menjalankan ibadah yang satu ini 😉

5 comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: