Momopururu » Blog Archives

Author Archives: istianasutanti

About istianasutanti

Ilman Akbar's wife & Naia's mother. Web developer, blogger, enterpreneur wanna be, great wife and a great mom wanna be. Always want to learn something and be a better person everyday.

Me Time yang Kebablasan

Siapa yang setuju me-time itu penting? Pasti banyak lah yaa jaman sekarang mah. Saya pun berpikir gitu kok. Emang me-time itu sungguh sangat penting demi menjaga kewarasan dan kesehatan jiwa kita sebagai ibu, istri, terlebih wanita mandiri *ahzeg.

Baca juga: Happy me!

Soalnya me-time itu ya memang seakan me-refresh kembali kondisi emosi kita selamaaa.. (seminggu) mungkin? Pokoknya ya selama batas waktu yang kita tentukan sendiri deh. Misalnya kita memang butuh me-time tiap minggu, atau tiap bulan, atau malah 3 bulan sekali. Tergantung kebutuhan masing-masing dan kesepakatan sama suami lah ya.

Oiya, sebenernya postingan ini udah ngendon lamaaa banget di draft belum selesai-selesai. Kebetulan saya sama Noni kemarin belum ada topik untuk #Familife, jadi yaudah sekalian deh, hehehe.

Baca punya Noni di sini yaa:
Mencari Curi Me Time
Continue reading

Published by:

Fenomena Jastip yang Harus Mulai Dipikirkan Penyelenggara Event

Buat yang belum tau, jastip itu jasa titip. Jadi, biasanya saat ada event-event besar di Jakarta (atau di manapun sih), toys fair atau books fair gitu lah, ada beberapa (cukup banyak sebetulnya sekarang) pihak yang melayani jasa titip menitip ini. Jadi, orang-orang yang tinggalnya jauh bahkan di beda pulau, atau berada di wilayah yang sama dengan event tapi gak punya waktu untuk hadir, atau yang malas ikut mengantri (di mana biasanya kan di event-event besar itu bisa antri berpuluh-puluh kilometer ya *lebay*, untuk masuknya ataupun bayar di kasir), intinya yang gak punya kesempatan untuk dateng langsung lah ke eventnya, bisa juga ikut serta dalam event besar itu, ya melalui jasa titip ini.

Biasanya jastip ini meminta uang jasa (ya namanya juga jasa titipan kan ya) per item yang dititipkan. Besarnya tergantung penyedia jastip itu sendiri (apa tergantung barangnya ya? saya kurang tau karena belum pernah ikutan jastip secara langsung). Biasanya sih uang jasa ini berkisar 5.000 sampai 10.000 per item. Lumayan yah 🙂 Hitung-hitung uang capek nyari barang yang dititipkan plus capek antri berpuluh kilometernya (lebay lagi) itu lah yaa. Continue reading

Published by:

Berutang Demi Pencitraan

Bisa nebak gak kita ngomongin ini karena apa? hihihi. Beneerr, karena sekarang lagi rame kan ya perempuan yang berhutang banyak tapi gak taunya malah jalan-jalan ke luar negeri, hehe.

Tapi tenang, kita gak ngomongin dianya kok, yang mau dibahas itu berutang demi pencitraannya. Dari judulnya aja udah gak bener sih ya, berutang. Kalau terpaksa karena kebutuhan hidup gak bisa terpenuhi plus gak ada jalan lain sih ya sah-sah aja ya berutang, dengan niatan baik juga untuk dikembalikan sesegera mungkin. Dan usaha lebih keras lagi lah untuk ngembaliin utang-utang. Beberapa orang malah lebih semangat kerja katanya kalau ada utang :’D

Oiyaa, topik ini emang buat #Familife saya sama Noni di kamis ini. Baca yang punya Noni di sini yaa:
Demi Pencitraan Continue reading

Published by:

5 Makanan Khas Pontianak yang Harus Anda Coba!

sponsored Traveling

[Sp]

Ngomongin Pontianak tuh emang gak lengkap deh rasanya kalo belum membahas wisata kuliner di kota ini. Beragam makanan yang ada di Pontianak sedikit berbeda dengan makanan di kota lain di Kalimantan soalnya. Kebanyakan kuliner Pontianak terpengaruh oleh makanan peranakan Cina, lalu dikombinasikan dengan masakan lokal.

(sumber : dutaborneofarmings.com)

Masakan khas Pontianak itu paling nikmat disantap pada sore hingga malam hari. Pasalnya, pada saat itulah banyak pedagang kaki lima yang menjajakan kuliner otentik daerah tersebut. Berikut daftar masakan yang wajib Anda coba saat mengunjungi Pontianak. Continue reading

Published by:

Naia dan Lomba Menggambar

Keluarga Kid's Activity Parenting Pribadi

Pertengahan bulan Februari lalu, di buku komunikasi Naia ada pemberitahuan tentang acara PORSENI se-Depok tanggal 18 Maret 2017. Di PORSENI itu diadakan beberapa lomba, salah satunya lomba menggambar. Naia yang emang suka menggambar, saya tawarkan untuk ikutan itu. Awalnya sih ragu, takutnya dengan lomba gitu Naia malah merasa tertekan di hal yang dia lagi suka ini. Tapi udah lah saya percaya aja deh.

Eh, sempet nanya beberapa kali sih sama Naia, apa bener dia mau ikutan lomba menggambar? Sampai 3 kali nanya deh kayanya saya, dia masih mau dan antusias, jadilah saya mendaftarkan Naia untuk ikutan lomba itu.

Latihan di Sekolah

Kata bunda gurunya, yang ikutan lomba akan “dilatih” gitu. Jadi tiap Selasa dan Kamis, anak-anak memang pulang 1 jam lebih lama dari hari yang lain karena ada kegiatan klub. Nah, di sela-sela kegiatan klub itu deh mereka menyempatkan melatih anak-anaknya. Di sini sih kekhawatiran saya mulai muncul. Takutnya, dengan dilatih dan ditetapkan mau menggambar apa, Naia malah jadi gak mau gambar apa. Soalnya dia emang belum mau sih untuk menggambar sesuai yang saya minta. Sampai saat ini ya dia menggambar apa yang dia mau gambar aja. Continue reading

Published by:

#Familife Guilty Pleasure

Hmm.. guilty pleasure, kayak namanya ya, kegiatan semacam menyenangkan diri sendiri tapi ada sedikit perasaan bersalah saat ngelakuinnya xp. Sebenernya agak-agak mirip sama me time sih buat saya, yah sama-sama kegiatan yang menjaga kewarasan dan kesehatan jiwa lah, hehehe. Tapi ya itu tadi bedanya, me time sih tanpa punya perasaan bersalah, lha wong emang kebutuhan. Kalo guilty pleasure? Dari namanya aja udah guilty, ya jadi punya perasaan bersalah abis ngelakuinnya. Tapi bukan kejahatan sih ya, punya perasaan bersalah dikit laah. Bersalah ke badan, bersalah ke kantong, bersalah kee apa lagi yaa. Yang jelas bukan bersalah ke masyarakat lah (((masyarakaaattt)))

Anw, saya ngomongin ini dalam rangka #Familife bareng Noni lagi niih hehe. Baca punya Noni di sini yaa:
Sebuah Pengakuan Dosa Continue reading

Published by:
%d bloggers like this: