Category Archives: Family Talk

#FamilyTalk #5: Anak & Gadget

Di #FamilyTalk pertama, kita ngomongin kenapa kita gak punya TV, dan salah satu alasannya ada yang membahas tentang anak. Dan di salah satu komentar di postingan saya ada yang bilang kalau sekarang ada yang lebih mengganggu, yaitu gadget dan menyebut tentang bagaimana tips agar anak terlepas dari gadget ini. Baca #FamilyTalk pertama kita di sini:

#FamilyTalk #1 Isti#FamilyTalk #1 Icha

#FamilyTalk #5 - Anak & Gadget

First of all, buat saya di jaman sekarang ini kayaknya sulit sih untuk betul-betul melepaskan anak dari gadget. Ya kita aja sebagai orangtua pegangannya gadget muluk sih, gimana anak mau terlepas juga ya kan. Jadilah kali ini kami mau ngomongin masalah per-gadget-an ini, bukan dengan melepaskan anak dari gadget, tapi melalui cara lainnya 😀

Baca punya Icha di sini ya:
Anak & Gadget

Lagipula era anak kita memang berbeda dengan kita dulu. Seperti yang pernah saya tulis juga setelah dateng ke acara seminar “Parenthood Style Era Digital” setahun yang lalu, kalau kita sih masih termasuk dalam digital migrant, gak kaya anak sekarang yang sudah termasuk digital native (yang sudah terpapar gadget sejak mereka lahir). Continue reading

Published by:

#FamilyTalk #4: Calon Suami dan Poligami

Family Talk Keluarga Pribadi

Beberapa hari lalu Icha ngeshare video yang suksess bikin saya mellow dan galau pagi-pagi (gak tau kenapa mesti galau, biar rhymes aja sih mellow dan galau xp). Karena apa sodara-sodara? Karena video itu ternyata adalah curhatan seorang wanita yang sudah setahun lebih dipoligami dan memutuskan untuk menyerah T__T. Buat laki-laki mungkin video tersebut biasa aja ya (soalnya suami saya dikasih tontonan itu biasa aja katanya T_T). Tapi buat wanita, apalagi yang sedang hamil kayak saya, hal itu bikin kita yang nonton sediiihh dan ikut merasakan bagaimana perasaan si pembuat video.

So, lahirlah topik pembicaraan #FamilyTalk kami minggu ini, “Calon Suami dan Poligami”.

#FamilyTalk #4 - Calon Suami dan Poligami

Baca punya Icha di sini ya:

Calon Suami dan Poligami

Bukan, kami bukan mau membicarakan hukum poligami dan seluk beluknya, terutama secara agama. Da kita mah apa atuh, gak punya cukup ilmu untuk ituh. Kita cuma kepikiran aja kalau hal ini juga termasuk salah satu pertimbangan kita dari sejak memilih suami. Soalnya kata-kata JG, suaminya Icha, ada benernya juga sih, “Biarlaahhh, kan dia sendiri yang pilih suaminya.” Buat saya yang dengernya, JG jahaaat…! huhuhu. Tapi setelah dipikir lagi, iya juga ya. Jadi, sebaiknya hal beginian ya diomongkan sejak memilih suami itu sih ya. Menurut kami, kira-kira pertanyaan-pertanyaan ini patut ditanyakan ke calon suami terkait poligami sebelum menikah 😀 Continue reading

Published by:

#FamilyTalk #3: Jawaban Saya Sebagai Stay At Home Mom

Family Talk Keluarga Pribadi

Yuhuu.. Ketemu lagi di #FamilyTalk, minggu ini udah minggu ketiga aja ih, dan mau ngomongin hal yang masih berhubungan dengan minggu lalu. Yang masing-masing kita ngomongin betapa gak sanggup di keadaan yang berkebalikan. Saya yang gak sanggup jadi Working Mom atau Icha yang gak sanggup jadi Stay At Home Mom. Jadi, ceritanya ini jawaban saya tentang apa yang dituduhkan Icha di postingannya minggu lalu. Belum baca yang minggu lalu? Iiih, basi iih, baca nih cepetan! 😀

#FamilyTalk #2: Me on Working Mom | #FAMILYTALK: Me on Stay At Home Mom

#FamilyTalk #3

Icha bilang, dia gak sanggup jadi stay at home mom karena beberapa hal. Nah, ini jawaban saya satu per satu mengenai hal-hal itu yaaa. Anyway, baca jawaban Icha juga ya di sini:

#FAMILYTALK Jawaban Saya Sebagai Working Mom

1. Ibu Rumah Tangga Gak Suka Bekerja

Bukan berarti jadi stay at home mom gak suka kerja juga sik, saya tetep suka ada hal yang dilakukan selain kerjaan rumah. Berasa penting dan bermanfaat aja gituh *uhuk*. Tapiii, Continue reading

Published by:

#FamilyTalk #2: Me on Working Mom

Family Talk Keluarga Pribadi

Kalau bicara perdebatan mana yang lebih baik, Stay At Home Mom (SAHM) atau Working Mom (WM) itu emang gak ada habisnya ya. Baik sih, satu sama lain mau “memamerkan” kelebihannya menjadi SAHM atau WM, tapi keseringan malah jadi mendiskreditkan yang lainnya, huhuhu. Eh, tapi di sini mah saya gak mau ngomongin pertentangannya lagi sih ya, capek, hihihi.

Saya cuma mau cerita betapa saya bahagia jadi SAHM dan bukannya WM. Bukan apa-apa, soalnya gak mampu cyiin jadi WM. Buanyak hal yang gak saya punya saat ini buat jadi seorang WM siich. Soalnya nih ya, seorang WM di mata saya itu banyaaak banget kelebihannya, terutama buat WM yang tetep bisa maintain hubungannya sama pasangannya (tetap harmonis gitu), dan WM yang bisa tetep menjaga kedekatannya sama anak-anaknya, kayak mertua saya.

#FamilyTalk #2

Anyway, yeeeesss, tulisan ini buat #FamilyTalk kedua saya dan Annisa Steviani, hehe. Beda dengan Icha, dia sih lebih bisa menjadi seorang WM. Malah katanya dia gak sanggup jadi SAHM, hahaha. Baca alasananya di link ini ya:

Me on Stay At Home Mom

WM itu lebih disiplin

Yes, saya ngerasa WM itu lebih disiplin, dan state saya saat ini, saya belum punya sikap se-disiplin yang diperlukan oleh WM itu. Continue reading

Published by:

#FamilyTalk #1: Kenapa Gak Punya TV?

Family Talk Keluarga Parenting

Yeay, ini #FamilyTalk pertama saya dan Annisa Steviani yang nantinya akan hadir setiap Sabtu 🙂

FamilyTalk #1 - Why Do We Live Without Television

Dan, tema yang pertama kali kami angkat adalah mengenai ketiadaan TV di rumah kami. Iyes, saya dan Icha sama-sama gk punya TV di rumah. Dan tentu kami punya alasannya donk. Di sini saya jabarkan alasan-alasan saya ya. Kalau mau tau alasan Icha, liat di blognya aja gih! xp

5 Alasan Hidup Tanpa TV

Anyway, ternyata Lia pun juga sama, gak punya TV juga. Dia juga punya alasan sendiri donk. Liat di sini ya: Mengapa kami tidak punya TV

1. Lebih Banyak Mudharatnya dari Kebaikannya *uhuk, batuk dulu*

Sejak saya nikah sama suami dulu, Continue reading

Published by:
%d bloggers like this: