Category Archives: Hobi

Bandung – Jakarta Tidak Memisahkan

Hobi Pribadi

Berhubung saya orangnya seneng banget ketemu dan berkenalan dengan orang baru, saya antusias banget sama tantangan networking ke blogger yang belum pernah saya kenal atau yang belum kenal dekat. Saya lalu memilih yang sama sekali belum pernah saya kenal, bahkan bertemu pun belum (yang saya ingat ya, hee). Akhirnya muncullah nama Noniq dan saya ajaklah ia untuk mengikuti tantangan tersebut.

Tapii, saya ngajak kok ya asal ngajak aja yaa, huhu. Padahal niat nih kalau mengajak networking begitu pengennya ya ketemu langsung. Tapi, begitu Noniq bilang ia berdomisili di Bandung, saya yang agak ketar-ketir. Haduh, gimana yak, saya kan di jakarta, huaa. Akhirnya ya cari-cari cara ajalah saya buat bisa ketemuan, entah di Bandung atau di Jakarta. Oiya, sebetulnya Noniq sempat ke Jakarta di salah satu weekend, tapi sayangnya saya sudah ada acara weekend itu, jadi gak sempet ketemuu, hiks. Diundur lah yaa ketemuannya.

Bertemu di Bandung

Akhirnya, saya deh yang punya kesempatan untuk ke Bandung. Minggu kemarin, tanggal 27 September 2015, saya berkesempatan untuk mengisi acara pelatihan infografis KEB di Bandung (sebagai asisten aja sih xp). Nah, saya gunakanlah kesempatan tersebut untuk mengajak ketemuan Noniq. Alhamdulillah banget tanggapannya positif dan ia bisa untuk nyaperin saya di tempat janjian. Nyamperin loh dia, bukannya janjian di tempat mana lagi gitu, huhu. Terharu deh

Oiya, saya sama sekali belum pernah ketemu ataupun berkenalan dengan Noniq ini loh. Atau mungkin udah pernah ya, tapinya kami aja yang sama sama gak engeh, hehe. Saat bertemu, kami sama-sama canggung sebetulnya, karena bingung apa yang ingin diobrolin, hahaha. Manggilnya aja mbak sama mbak xp. Untungnya waktu itu teman blogger yang lain masih ada dan bisa mencairkan suasana supaya ngobrol kami bisa lebih santai.

Ketemuan di Banduuung

Setelah ngobrol lebih santai, satu per satu teman yang lain pulang, tinggal kami berdua deh. Tapi, setelah yang lain pulang, kami udah lebih santai donk, udah manggil nama aja pulak. Soalnya udah tau kalau ternyata kami seumuran, hihihi.

Awalnya sih Noniq yang dengan canggung bertanya umur saya berapa, setelah saya jawab, dia bilang, “waah, seumuran!”. Saya yang langsung “horeee!” dan berpikir kami akan bisa lebih nyambung kalau begini, hehe. Continue reading

Published by:

Episode Favorit Running Man II

Hobi Pribadi

Yak, hari minggu saatnya Running Maan! ahahah. Enggak deng, kebetulan aja hari minggu, minggu yang lalu saya nulis episode favorit Running Man dan belum selesai karena… biar ada postingan lagih gak kepanjangan aja di satu post 😀

Oiya, kalau masih ada yang belum tau, Running Man itu bukan film atau drakor sih, tapi reality show yang punya 7 orang personil tetap, Yoo Jae Suk, Kim Jong Kook, Song Ji Hyo, Gary, Haha, Lee Kwang Soo, dan Ji Suk Jin. Setiap episode, mereka harus melaksanakan “misi” tertentu. Misinya itu sebetulnya bermain game-game yang ditentukan oleh PD (Program Director) nya sih. Terkadang ada permainan simple yang begitu dimainkan oleh mereka justru jadi seru. Kayak suit tangan dan permainan Ddakji. Tapi ada juga sih yang “misi”nya itu semacam menangkap “mata-mata” atau menangkap “tersangka”. Pokoknya permainannya bisa macem-macem deh tiap episode 😀

Running Man

Running Man – Atas (Ji Suk Jin, Haha, Gary), Bawah (Lee Kwang Soo, Kim Jong Kook, Yoo Jae Suk, Song Ji Hyo)

image courtesy of ohkpop

Okeh, langsung lanjut aja yaa episode favorit saya 😉

Published by:

1 Day Trip To Taman Wisata Alam Kapuk

Hobi Review

Ada yang sudah pernah mendengar taman wisata kapuk di Utara Jakarta ini? Beberapa waktu lalu (udah lama juga sik), saya bertiga sama suami dan Naia iseng main ke sana. Berhubung waktu itu long weekend sih kalau gak salah. Daripada gak kemana-mana, seharian aja jalan-jalan, besokannya ngedekem deh di rumah, mengistirahatkan pikiran dan tenaga, hehehe.

Nah, namanya aja wisata alam, jadi yaa emang beneran dari alam. Kapuk itu nama daerahnya, alamnya sendiri yang dijadikan wisata adalah hutan mangrove a.k.a. bakau yang sering ada di pinggir pantai. Utara Jakarta kan memang pinggir pantai yah, jadi ya masih banyak deh hutan bakaunya 😀

Sebetulnya sih kenapa bisa kepikiran ke sana karena salah satu tulisan di web milik suami, anakUI.com berisi mengenai tempat-tempat wisata yang bisa cocok banget untuk 1-day trip. Salah satunya ya hutan mangrove ini deh.

Letaknya persis di belakang Tzu Chi International School (kalau ada yang tau, hehe). Kalau belum tau, dia letaknya gak jauh dari pintu keluar tol Pantai Indah Kapuk. Tzu Chi ini besar kok, jadi dari jauh juga sudah terlihat dan insyaAllah gak akan nyasar, karena cuma berjarak tidak sampai 500 meter dari turun fly over keluar tol yang saya sebut tadi.

Peta Taman Wisata Alam Kapuk

Dan berhubung saya dan suami sudah pernah ke Tzu Chi ini, jadinya kita lumayan cepet mencari TWA-nya, gak pake nyasar Alhamdulillah 🙂

Continue reading

Published by:

Episode Favorit Running Man

Hobi Pribadi Review

Gegara saya lagi streaming Running Man plus menonton kembali episode lama yang saya suka, jadi kepikiran buat ngelist episode-episode apa saja yang saya favoritkan deh. Waktu itu pernah sih saya cerita Running Man di blog ini. Cuma udah lamaaa banget, dan itu ngelist permainan apa aja yang saya suka dari Running Man. Saya sih pertama kali nonton Running Man bukan di episode pertama. Malah saya udah ketinggalan jauuh banget waktu itu. Episodenya sudah mencapai ratusan, saya baru mulai menonton. Dan buat saya kayanya gak afdhol kalau gak ditonton dari episode pertama. Jadilah saya mengejar ketertinggalan dengan nonton marathon, hahaha. Sehari bisa nonton sampai 7 episode waktu itu xp

Tapi, waktu pertama kali menonton episode awal-awal (bukan episode 1), saya tadinya kurang tertarik karena belum tau lucunya di mana. Begitu memilih episode yang pas, total banget lucunya, jadi deh kepincut dan gak bisa move on sampai sekarang untuk selalu ngikutin episode terbarunya, heheheh. Saya mah gitu sih orangnya, susah move on. xp

Oke, langsung aja ah, ini beberapa episode favorit saya:

Published by:

My Everyday Makeup with 1-Day Acuvue Define

Beauty Hobi Pribadi Review

Wihihi, jarang-jarang banget yaah ngomongin tentang make up make up-an di siniii. Tapi sebagai perempuan, ya saya make up an juga donk ah. Setelah menikah malah lebih rajin cari tau ini itu tentang make up, biar suami makin seneng gitu deh, hehe. Terlihat cantik itu wajib hukumnya di depan suami. Malah kalau suami lagi libur, terkadang saya juga make up-an buat di rumah aja, buat menyenangkan hati suami gituh. 😀

Dandan Biar Suami Senang

Tapi, apa make up yang dimaksud itu yang menor dan full kayak kondangan? Ya enggak lah, saya mah tipis-tipis jeh kalo pakai make up, paling-paling ya bedak & lipstik ajah, akhir-akhir ini aja yang ditambahin alis. Huhuhu, padahal mah alis meni tipis, tapi baru nyadar beberapa bulan terakhir aja buat nebelinnya. Yasudah lah ya, tidak ada kata terlambat kan yaaa. Hehehe.

Ditambah lagi sekarang juga lagi demen-demennya pakai softlens. Iyaaah, karena sayah punya 1-Day Acuvue Define ituh loh, makanya jadi seneng pakai softlens buat bepergian. Selang seling sih memang, kadang pakai softlens kadang enggak. Nah berhubung kalau pakai softlens mata jadi terekspose secara lebih banyak, jadilah harus lebih pintarr lagi memberi riasan pada mata ituh, wehehe.

So, here’s my everyday make up:

Published by:

Tulisan Kamu Udah Ngikutin 3 Langkah Ini? Udah Termasuk Tulisan yang Menghipnotis tuh!

Hobi Pribadi

Ini sebetulnya materi waktu di kelas blogging yang saya hadiri beberapa minggu lalu. Materi ini didapet dari mas Reza Gardino, jurnalis dan blogger juga. Intinya adalah cara bagaimana sebuah tulisan bisa membuat kita betah lama-lama membacanya walaupun panjang. Malah kita juga bisa mengajak pembaca untuk melakukan yang kita mau mereka lakukan lewat tulisan ini. Saya sih juga masih banyak belajar dan belum jadi ahlinya, makanya ilmunya mau saya sebar lagi, siapa tau bisa lebih nempel dan bisa lebih dipraktekkan. Dengan gitu saya juga bisa lebih ahli lagi deh, hehe.

Practice makes perfect, yes?

Nah, langsung aja ah gimana caranya, atau apa2 aja yang harus diperhatikan dalam menulis sebuah tulisan yang bikin betah lama2 dibacanya. Maaf kalo kurang lengkap yak, ini bermodalkan oret-oretan catatan saya waktu pelajaran itu soalnya 😀

1. Kenali & tentukan target pembaca. Yes, it’s so important!

Iya, iya, kayanya semua juga udah pada tau ya poin pertama ini. Kalau gak kenal target pembaca, gimana kita bisa “ngobrol” sama mereka, ya kan? Komunikasinya ya gak bakal nyambung kalau kita bingung siapa target pembaca kita. Kaya saya misalnya. Karena sekarang gaulnya sama emak2 blogger, ya kebanyakan postingannya yang target pembacanya emak2, sok2 parenting gitu deh, walaupun sesekali curhatan-curhatan dikit sih. Kalau mau liat, sok atuh liat di http://istiana.sutanti.com *iklan boleh ya kakaaa xp*

Oke, back to the point. Pokoknya sebelum mulai menulis, pikirkan siapa yang akan membaca ya! Tulisan kita harus tentang kamu, kalau kamu ada sama saya, kalau kamu ngerasain juga, kalau kamu.. pokoknya kalau kamu kalau kamu yang lainnya deh. Dengan begitu tulisan betul2 akan mengalir deras. Karena kita seakan-akan melihat siapa yang membaca tulisan kita. Yaa, anggep aja kita ngajak ngobrol seseorang. Walaupun orang itu gak membalas di sela2 kita ngomong, tapi dia akan ngangguk2 di setiap omongan kita. Gitu deh kali ya contoh gampangnya 😀

2. Rules of attraction

Inih hal2 yang bisa menarik perhatian pembaca, at least berdasarkan pengalaman dan penelitian para penulis senior yaaa 😀

2a. Rahasia

Yap, sebuah tulisan yang mengandung rahasia biasanya dibaca lebih lama. Makanya hindari deh tuh kata2: “seperti kita ketahui bersama” atau “sudah menjadi rahasia umum”. Kalau udah pada tau semua mah ngapain baca yak xp

Oiya, contohnya ada di toko online yang mas Reza ini bikin saat itu dan sukses. Beliau bikin tulisan “kenapa toko kaos online ini hanya menjual 13 buah kaos?”. Dan tulisan itu sukses bikin pembacanya penasaran, dan muncul pertanyaan di kepala mereka “iya ya, kenapa cuma jual 13 kaos sih?”. Nah, di situ deh poin rahasia-nya. 🙂

2b. Buat pertanyaan terbuka

Kalau ini judul artikel, bikin penasaran mau baca gak?
– sifat kamu seperti ini? zodiak kamu pasti aries!
– kamu hobi traveling? selamat, kamu pasti orang sukses!

2 judul tersebut bikin kita membuat pertanyaan lanjutan dalam kepala kan? yaitu, “kenapa?” Nah, karena mau tau “kenapa”, orang jadi penasaran dan baca deh tulisan kita! 😀

2c. Pain & pleasure

Nah, salah satu cara paling mudah menarik pembaca juga bisa dengan coba merasakan pain & pleasure-nya mereka. Pokoknya, semakin dalam emosinya akan hal tersebut, semakin tertarik buat baca deh.

Always start with why!

Contoh:
– sering dihina karena doyan petai? santai saja, 4 hal ini membuktikan manfaat petai!
– sakit hati? ini 5 lagu kejam untuk para mantan!

3. Induksi

Di catatan saya, ternyata ini poin terakhir, yeay! xp Intinya adalah untuk mempertegas lagi tulisan kita untuk siapa. Sekaligus, kita bisa sedikit memaksa pembaca untuk mendeskripsikan. Misalnya, pakai kata2 “bayangkan!” “Perhatikan!” “Ingat!” dsb.

contoh pendek: “Ingat sebuah situasi ketika kita menggunakan kaos yang sama dengan orang lain? Malu? Risih? Canggung? Pastinya! Sekarang bayangkan jika kita punya kaos dengan desain yang hanya dimiliki 11 orang lainnya. Eksklusif, limited, dan unik!”

Oiya, hindari juga kata tidak dalam tulisan ya, pakai kalimat positif deh pokoknya. Inget film inception kan? Untuk menanamkan suatu pemikiran, Cobb bilang pemikiran tersebut haruslah sepositif mungkin supaya bisa menancap lebih dalam dan lebih bisa dilakukan. Nah, tulisan pun ternyata menganut paham yang sama, harus sepositif mungkin!

Eniwei, kalau mau liat contoh tulisan-tulisan tipe begini lainnya, coba deh cek hipwee.com. Tulisan mereka selalu tentang kamu dan selalu enak dibaca sampai habis *salah satunya karena gak terlalu panjang sih*. Tapi, tau gak? Founder hipwee emang ahlinya hypnotic writing *ini info dari mas Reza sih, beliau kenal langsung katanya*, makanya bisa banget deh bikin tulisan-tulisan gitu 🙂

Oiya, ada beberapa catatan kecil lain yang sempat saya tulis nih, yaitu:
– usahakan selalu pakai kalimat aktif, bukan pasif
– bunyi berulang bikin keyakinan yang membaca jadi berkembang > 80%

PS: kalau sudah mulai menulis, jangan sekalian edit. Pokoknya tuliiiiis aja dulu sampe selesai, baru deh di-proofread. Saat itu baru kita edit secukupnya. Kalau sudah oke, publish deh 😉

PS *lagi: ini pasti dibaca kan? ya kan? ya kan? hayo ngaku! hihihi. Jadi, pastikan PS ini cukup penting, karena orang akan selalu baca. Banyak kan ya orang yang males baca panjang2, eh, begitu di akhir tulisan liat note kecil ini, bacanya malah yang ini deh. Begitulah *angkatpundak*

Published by:
%d bloggers like this: