Category Archives: Hobi

Anime Favorit Part I

Hobi Pribadi

Gegara kemarin nih, semangat banget nulis untuk lomba blog yang hadiahnya ke Jepang dengan tema “My Ideal Japanese Winter Vacation”, saya jadi mengingat-ingat dan mau nulis lagi hal-hal berbau Jepang-jepangan. Ini sekaligus memenuhi tantangan dari mbak Ani Berta, yaitu seminggu penuh nulis di blog. Dan kayaknya bakal seminggu penuh ini juga nulis Jejepangan, muahaha.

Okeh, kita awali saja dengan anime favorit saya yak. Saya bagi menjadi beberapa bagian karena rasanya akan sangat panjang kalau disatukan. Itung2 stok tulisan juga kan, hehe. Sebetulnya awal suka Jejepangan karena nonton dorama “Itazura na Kiss” sih. Tapi beberapa anime yang dulu datang dan disiarkan di tv juga jadi hal yang sangat membuat saya makin cinta sama Jepang. Mulai dari Doraemon yang udah disiarkan sejak saya umur 2 tahun sampai anime yang ceritanya ribet kayak One Piece 😀

Nah, di bagian pertama ini saya mau cerita anime-anime favorit yang ber-genre sedikit (gak sedikit juga sih) action. Mau tau? Kayaknya sih semua juga udah pada kenal yah, hehe. Yuk, kita mulai sajah 😉

Continue reading

Published by:

[Parenting] Infografis Tantrum

Sebenernya udah pernah meringkas tentang tantrum pada anak ini sih. Waktu itu kalau gak salah tulisannya mencegah anak tantrum. Nah, berhubung akhir-akhir ini saya demen bikin infografis-infografisan gitu, saya ringkas saja lah dalam bentuk itu, hehehe.

Tantrum

Berhubung Naia juga dalam masa-masanya tantrum, jadilah saya sebisa mungkin mencegah ia mengalami itu. Kalau saya, caranya dengan mengenali tanda-tanda yang membuat Naia bisa tantrum. Ya kayak yang ada di situ, anak kan bisa tantrum kalau dia ngantuk, lapar, capek, atau kecewa, dan lain sebagainya ya. Nah, saya suka melihat kalau si Naia sudah mulai ngantuk, dia itu biasanya mulai GJ alias gak jelas apa yang diinginkan. Ya saya ajak tidur kalau begitu. Gak gampang karena dia suka gak mau mengakui kalau dia itu sebenernya mengantuk. Makanya, suka-suka saya aja yang ngasih tau dia, Naia ini sebetulnya ngantuk dan butuh tidur. Dan saya bikin kesepakatan deh, apa yang dia mau sebelum tidur itu akan dikabulkan setelah tidur nanti. Biasanya sih berhasil. Dia lalu dengan sukarela tidur sambil meluk boneka kesayangannya si kula plus guling (iyak, sekarang dia meluknya dua-duaan, gak repot apa yak? mbohlah ya, namanya juga anak kecil xp). Begitu bangun tidur dia lalu menagih apa yang diinginkan sebelum tidur tadi, atau saya yang memberi menepati janji. Begitu deh pokoknya. 🙂

Eiya, infografis di atas sumbernya juga ngambil dari mommiesdaily. Di sana banyak deh tulisan mengenai tantrum ini, bisa kalian cek. Jadi, buat yang lagi pusing menghadapi anak tantrum begitu, coba dibaca2 dan dipraktekkan ya 😉

Happy Parenting guys ^^

Published by:

WhatsApp di PC Tanpa Emulator

Hobi Web

Kalau sebelumnya saya pernah utak-atik komputer dan mencoba menjalankan WhatsApp melalui PC atau laptop dengan menggunakan emulator, kali ini emulator tersebut sudah tidak diperlukan lagi, hihi. Pasalnya, sekarang whatsapp sudah bisa dijalankan melalui web browser lho. Caranya:

1. Ketik alamat https://web.whatsapp.com/. Nanti akan muncul QR code untuk discan dari tablet/gadget kita. Tampilannya seperti ini:

WhatsApp on Web

WhatsApp on Web

2. Lalu melalui android (versi terbaru yaa, kalau bukan versi terbaru, update dulu gih! xp), akses menu -> WhatsApp Web. Akan muncul scanner untuk scan QR code yang muncul di browser tadi

Scan QR code

Scan QR code

3. Setelah scanning beberapa detik… Voila! WhatsApp kita sudah berhasil terhubung dengan PC / laptop. Happy chatting yaa, haha.

WhatsApp Connected!

WhatsApp Connected!

Memudahkan banget buat yang bisnis online nih. Biar ngetiknya gak capek ya bok kalo ngelayanin pelanggan, hihihi. Tapi, kabar sedikit tidak enaknya, browser yang digunakan baru hanya bisa melalui Google Chrome. Tapi gapapa lah yaa, yang penting bisa pake dan terhubung deh WhatsApp di hp dan PC. WhatsApp kereen!

Selamat mencoba 🙂

Published by:

K3B Sauyunan

Hobi

Berhubung saya kemarin gak ikutan posting serentak ngucapin ulang tahun (hiks T_T), ceritanya saya mau cerita kemeriahan acara #K3BSauyunan saja ya.

Jadi ceritanya KEB ngadain arisan ilmu kan ya tiap bulan. Nah, sebetulnya yang ikutan itu dikocok supaya semua member KEB bisa kebagian dateng dan dapet ilmunya. Kebetulan udah 2 kali *belum termasuk KEB Sauyunan* itu saya dateng terus dan beruntung dapet kocokan terus. Yang kedua sih sebetulnya gak terkocok, tapi karena ada yang mengundurkan diri, saya jadi kebagian deh, hehe *Alhamdulillah yah*.

Nah, ternyata arisan ilmu ke-3 sekalian jadi event acara ulang tahun KEB yang ke-3. Pas banget yah, arisan ilmu ke-3 di ultah yang ke-3, hihihi. Walaupun awalnya saya sempet galau mau dateng atau enggak, akhirnya memutuskan untuk datang saja. Sayang euy melewatkan kesempatan dan keseruan bareng emak2 KEB yang lain 😀

K3BSauyunan

K3BSauyunan

Continue reading

Published by:

[Parenting] Infografis Kekeliruan Komunikasi dari Seminar Elly Risman

Hihi, pernah mengikuti seminar Ibu Elly Risman Musa, S. Psi. itu menurut saya suatu keberuntungan banget. Karena seminar itu, saya jadi belajar terus gimana cara komunikasi yang enak sama Naia. Ikutan seminarnya juga udah lama sih, tapi ada yang masih terus diingat di kepala ini. Yaitu mengenai kekeliruan-kekeliruan orangtua dalam berkomunikasi dengan anak.

Ringkasan seminar itu juga sudah saya posting di blog sebetulnya. Tepatnya di postingan yang ini. Tapi karena udah lama banget, jadi udah kelewat gitu aja deh postingannya. Nah, kemarin saya dapet lagi sharing dari grup WA. Materi yang sama yang didapat dari sumber yang sama namun dari seminar yang lebih baru. Setelah saya baca, isinya sama persis. Yasudah deh saya iseng membuat infografisnya. Ini saya buat sebetunya supaya saya bisa lebih mudah mengerti dan nempel banget di kepala. Saya lebih mau membaca dengan tampilan yang kayak begini soalnya, hehe. Semoga infografis ini bermanfaat yaaa.

Yuk liat infografisnya! ^^

Published by:

5 Tips Mendapat Job Review

Hobi

Walau tema #ArisanIlmu kedua yang lalu itu adalah “Etika Job Review”, mbak Isnuansa tetep ngasih beberapa tips agar blognya dilirik sama brand supaya dapet job review-nya loh. Iya lah, kalau job review aja gak ada, gimana mau ngelaksanain etikanya yak, heu. Ini nih beberapa tipsnya:

1. Rajin Nulis

Ini nih hal yang paling penting. Gimana coba brand mau nemuin dan mau kerja sama sama kita kalau kitanya aja gak rajin nulis? Pertama-tama sih nulis apa aja deh yang kita suka, campur-campur ya campur-campur deh. Tapi lama-kelamaan keliatan kok kita paling suka yang mana. Yang penting eksis dulu yah kakaaa, hihi.

2. Kontak Mudah Ditemukan

Nah, satu lagi yang penting. Kalau sudah rajin nulis tapi tidak memudahkan orang untuk mengontak, gimana coba menjalin hubungannya? Kontak harus ditempatkan di bagian yang mudah terlihat, bisa di halaman tersendiri mengenai diri kita atau di bagian sidebar *brb nyantumin kontak di sidebar & about xp*. Atau, bisa juga lhoo kita bikin kartu nama untuk dibagi-bagi kalau-kalau kita diundang atau menghadiri event-event blogger. Dan, jangan malu-malu juga untuk berkenalan dengan orang baru saat menghadiri event yah, siapa tau dari orang-orang tersebut kita mendapat job review ini 😀

Oiya, jangan lupa juga untuk ikut komunitas-komunitas blogger. Banyak lho justru yang mendapat job review karena tergabung komunitas. Jangan malu-malu deh buat sharing tulisannya di komunitas-komunitas itu. Sebelum mendatangkan job review, komunitas tersebut banyak mendatangkan traffic ke blog kita. Lumayan kan, posisi blog kita bisa meningkat kalau begini 😉

3. Tampilan Blog yang Menarik

Berikutnya, buat tampilan blog yang menarik dan enak untuk dibaca. Gak perlu yang ribet-ribet ada musik dan bintang berkelip di sana sini kok. Justru yang simple lebih enak untuk berlama-lama dihampiri 😀 Di web Emak2Blogger pernah juga membahas bagaimana tampilan blog yang enak dibaca alias reader-friendlyDan mungkin beberapa tampilan seperti yang telah saya sampaikan di sini bisa jadi bahan pertimbangan dalam memilih themes yang bagus yaa 🙂

4. Interaktif

Selain tampilan blognya menarik, engagement terhadap pembaca juga biasanya diperhatikan lho. Engagement  ini seperti seberapa banyaknya komentar yang masuk dan seberapa tanggapnya kita terhadap komentar tersebut.

Eh, tapi ini termasuk faktor ke sekian kok. Jarang untuk dipertimbangkan. Biasanya yang lebih dipertimbangkan itu yang memiliki:

5. Statistik yang Bagus

Iya, gak selalu blog sepi komentar itu berarti statistiknya jelek lho. Statistik yang bagus biasanya ditentukan oleh berapa total visits per month, total unique visitors per month, total page views per month dan average time on site. Nah, beberapa tools yang bisa membantu kita menentukan posisi blog kita ada page rank, alexa rank, dan data dari Google Analytics. Nah, ternyata hampir 90% viewer  yang terlihat di statistik tadi itu datangnya dari mesin pencari lho, makanya ilmu SEO itu penting! Gak sedikit juga blogger-blogger yang akhirnya memakai jasa SEO profesional untuk menaikkan peringkatnya di google atau meningkatkan posisi pagerank. Ya biar itu tadi, biar statistik blognya semakin meningkat.

Hal ini berhubungan erat banget dengan tema #ArisanIlmu yang pertama nih, hihi. Untuk bisa meningkatkan posisi kita (baik di mesin pencari maupun posisi pagerank), penting banget untuk melaksanakan personal branding yang telah diajarkan sebelumnya. Semoga dengan beberapa langkah itu, kita bisa kebanjiran job review yah (ayo Aamiin yang kenceng xp).

Published by:
%d bloggers like this: