Category Archives: Parenting

Puaskan Eksplorasi Anak dengan Berkata Iya Boleh

Sejak punya anak, saya belajar untuk mengurangi larangan-larangan saat mereka sedang bermain. Karena sepemahaman saya, larangan-larangan itu bisa mematikan rasa ingin tau anak dan membuat mereka tidak percaya diri serta membuat mereka takut untuk melakukan eksplorasi. Padahal eksplorasi yang dilakukan anak-anak itu mempengaruhi tumbuh kembang mereka.

Makanya, dari kecil Naia itu jarang saya larang dalam hal apapun. Sampai dia sempet selalu menangis setiap kali orang lain bilang “jangan”. Soalnya kalau di rumah ya saya selalu bilang “iya boleh” atau “yaudah” sambil ditemenin dan diawasi oleh saya atau saya beri perlindungan sebelumnya. Intinya saya hampir selalu membolehkan Naia eksplorasi hal apapun.

Pakai kata asal sih, which is jadinya boleh yang ada syaratnya. Tapi syaratnya ini juga bukan yang menyusahkan juga kok, dan bukan bermaksud membatasi eksplorasinya, melainkan untuk melindungi dia. Continue reading

Published by:

Naia dan Lomba Menggambar

Keluarga Kid's Activity Parenting Pribadi

Pertengahan bulan Februari lalu, di buku komunikasi Naia ada pemberitahuan tentang acara PORSENI se-Depok tanggal 18 Maret 2017. Di PORSENI itu diadakan beberapa lomba, salah satunya lomba menggambar. Naia yang emang suka menggambar, saya tawarkan untuk ikutan itu. Awalnya sih ragu, takutnya dengan lomba gitu Naia malah merasa tertekan di hal yang dia lagi suka ini. Tapi udah lah saya percaya aja deh.

Eh, sempet nanya beberapa kali sih sama Naia, apa bener dia mau ikutan lomba menggambar? Sampai 3 kali nanya deh kayanya saya, dia masih mau dan antusias, jadilah saya mendaftarkan Naia untuk ikutan lomba itu.

Latihan di Sekolah

Kata bunda gurunya, yang ikutan lomba akan “dilatih” gitu. Jadi tiap Selasa dan Kamis, anak-anak memang pulang 1 jam lebih lama dari hari yang lain karena ada kegiatan klub. Nah, di sela-sela kegiatan klub itu deh mereka menyempatkan melatih anak-anaknya. Di sini sih kekhawatiran saya mulai muncul. Takutnya, dengan dilatih dan ditetapkan mau menggambar apa, Naia malah jadi gak mau gambar apa. Soalnya dia emang belum mau sih untuk menggambar sesuai yang saya minta. Sampai saat ini ya dia menggambar apa yang dia mau gambar aja. Continue reading

Published by:

#Familife: Sikap Anak yang Bikin Terharu

Family Life Keluarga Parenting

Horeee banner baru baguuusss, huehehe. Ini bikinan Nahla lagi, sama kayak header saya yang lucu itu juga 😀

Anw, dengan ini saya suksess deh 2 minggu gak ngeblog, huhuhuhu. Ini bukan prestasi btw. Saya kok males banget ya, huhu. Untung aja ada tulisan colab ini, jadi update lagi deh blognya. Tapi sebenernya udah bikin 2-3 draft sih, tapi karena ngerasa belum puas sama tulisannya karena belum selesai, ya gak kepublish publish jadinya, hiks. Malah janjian yang sama Noni juga ngomongin Haqy Selma aja gagal, padahal udah nulis juga setengah jadi. Ah emang lah saya masih perlu belajar lagi lah tentang pengaturan waktu lah.

Duh, maaf malah jadi curcol, hee. Jadi gini, saya sama Noni sekarang lagi mau mengingat-ingat sikap anak(-anak) yang bikin kita terharu. Anak kecil tuh emang jagonya bikin orangtua terharu gak sih? Saya sih ngerasa gitu ya. Pokoknya mereka jagonya mengaduk-aduk perasaan kita deh, iya gak? hehehe

Baca punya Noni di sini ya
Sikap Anak yang Bikin Terharu Continue reading

Published by:

Buku “Aku Belajar Mengendalikan Diri” dan Pendidikan Seksualitas

Jadi beberapa hari lalu, dalam minggu lalu lah ya, ada satu buku anak yang jadi viral karena isinya yang dianggap gak sesuai untuk anak. Judulnya “Aku Bisa Mengendalikan Diri”. Buku itu dianggap bisa merusak otak anak karena isinya yang bisa mengajarkan anak untuk melakukan mast**basi.

Awal peringatan yang disertai gambar buku itu tersebar, saya kok gak mau komentar macem-macem dan menyudutkan penulis juga isi bukunya ya. Soalnya ya, pertama, saya gak punya bukunya, jadi ya percuma aja komentar kalo gak tau isinya ya kan. Apalagi saya juga waktu itu belum tau penulisnya siapa. Continue reading

Published by:

Apa itu Neuropsikologi?

Keluarga Parenting Pribadi

Salah satu resolusi keluarga kami, saya dan Ilman, adalah untuk bisa belajar lebih banyak lagi di tahun ini. Bukan tahun ini aja sih sebetulnya, tapi dari tahun lalu dan sampai tahun-tahun mendatang pun pasti ada 1 hal ini dalam resolusi kami. Untuk kemudian dievaluasi lagi tiap akhir tahun, sebanyak apa kami tahun itu belajar dan belajar hal apa saja.

Baca juga: Resolusi Keluarga 2017

Alhamdulillah awal tahun ini saya punya kesempatan untuk bisa belajar lebih banyak lagi tentang Ibu Profesional, yang sebetulnya pernah saya ikuti beberapa tahun lalu melalui kuliah onlinenya. Tapi sayang ada 1 hal yang masih belum ada saat itu, yaitu kekonsistenan serta komitmen yang kuat untuk selalu mengikuti setiap tahapan kuliah onlinenya. Jadilah sekarang begitu ada kuliah via WhatsApp, tanpa pikir panjang lagi saya ikutan. Yang insyaAllah sudah diniatkan untuk bisa lebih berkomitmen dan sabar mengikuti tahapan perkuliahannya 🙂

Nah, di kuliah itu, Matrikulasi Institut Ibu Profesional namanya, setiap minggu akan ada semacam pekerjaan rumah yang disebut “Nice HomeWork” dan disingkat NHW. NHW ini yang nantinya dijadikan syarat kelulusan. Hihihi, ada lulus-lulusan segala, karena namanya kuliah 😀 Plus supaya terlihat gitu kan komitmennya sekuat apa untuk mengikuti kuliah ini. Continue reading

Published by:

Boneka Little Pony, Buku, dan Pelajaran Keuangan untuk Anak

Buku di sini adalah buku bikinan Naia sendiri, wekekek. Jadi seminggu yang lalu, kita (saya dan Ilman) dapet progress report dari sekolah Naia. Di situ gurunya Naia bilang kalau dia suka sekali menggambar, di sekolah setiap istirahat atau ada waktu luang, dia lebih memilih menggambar. Walau kalau main di luar sama temen mah tetep maunya main ya, tapi saat di kelas ya gitu. Apalagi kata gurunya gambar Naia sudah “bercerita”, jadi walau menggambar sedikit, tapi Naia bisa menceritakan gambarnya panjang lebar. Continue reading

Published by:
%d bloggers like this: