Category Archives: Review

Mobil Pertama Kami

Pribadi Review

Alias Nissan Sunny Neo 2007 kami, mobil eks taksi Gamya yang baru kami beli sekitar 2 bulan yang lalu. Iya, Alhamdulillah banget seminggu sebelum lebaran kemarin kami akhirnya membeli mobil. Tanpa berhutang, alias cash, yeaaay!

Sungguh prestasi buat saya, hahaha. Prestasi karena akhirnya bisa nabung uang untuk cukup membeli mobil secara cash. Walau ditambah sama THR juga sih, hehehe.

Prestasi juga buat kami karena gak perlu berhutang atau ambil kredit, hihi. Karena pengalaman 2x berhutang sudah cukup membuat kami kapok, jadi sebisa mungkin kami menghindari hutang. Semoga nanti saat membeli rumah pun bisa deh yaaa tanpa berhutang. Aaamiiinnn.

Omong-omong mobil, ini diaa Sunny kamii:

Continue reading

Published by:

Perawatan di Rumah

Pribadi Review sponsored

Siapa yang di rumah punya stok lulur mandi tapi jarang banget dipake sampe lupa kalo punya lulur mandi hayoo? Hahaha, ini saya banget sih. Awal-awal beli aja rajin pakenya, begitu udah kelewat sekali gegara sibuk ngurusin anak, berikutnya juga kok ya kelupaan terus ya, hahaha. Pengennya ceritanya walau gak sempet ke salon, ya tetep laah perawatan di rumah gitu, hihihi. Tapi ternyata gagaaall, hahaha.

Walaupun emang beda sih ya, kalau ke salon kan bisa sekalian dipijitin. Udah gitu di salon mah pasti semua bagian kena lulur kan. Kalau luluran sendiri di rumah ada aja deh bagian yang gak kena, terutama bagian punggung. Walaupun kena, tapi tetep gak maksimal gitu kenanya. Iya gak? Pasti iya kan? hehe. Continue reading

Published by:

Enak Tapi Sehat Dalam Jus Buah dan Sayur

Banyak kan ya sebenernya makanan enak tapi sehat itu. Apalagi buah dan sayur. Tapi buat saya buah okelaah, sayur? mmm..

Dari kecil sih saya udah cukup sering ya makan buah, hampir setiap hari malah. Tapi sayur? Hiiiy, jaraaang banget deh. Anti banget saya mah dulu makan sayur. Pokoknya makanan apapun yang tercampur sama sayur, mesti deh saya pisahkan sayurnya.

Tapi begitu nikah, suami mengharuskan saya untuk bisa dan suka makan sayur. Kata dia sih, kalau saya aja gak suka, gimana nanti anak2 mau suka? Mereka kan mencontoh ibunya. Hmm bener juga sih. Akhirnya ya awal-awal dipaksain banget banget untuk makan sayur. Pelan pelan banget sih tapi lama-lama udah lumayanan lah bisa makan sayur. Walau belum semua sayur juga bisa saya makan. *Judulnya bisa loh ya, bukan suka xp Continue reading

Published by:

Puaskan Eksplorasi Anak dengan Berkata Iya Boleh

Sejak punya anak, saya belajar untuk mengurangi larangan-larangan saat mereka sedang bermain. Karena sepemahaman saya, larangan-larangan itu bisa mematikan rasa ingin tau anak dan membuat mereka tidak percaya diri serta membuat mereka takut untuk melakukan eksplorasi. Padahal eksplorasi yang dilakukan anak-anak itu mempengaruhi tumbuh kembang mereka.

Makanya, dari kecil Naia itu jarang saya larang dalam hal apapun. Sampai dia sempet selalu menangis setiap kali orang lain bilang “jangan”. Soalnya kalau di rumah ya saya selalu bilang “iya boleh” atau “yaudah” sambil ditemenin dan diawasi oleh saya atau saya beri perlindungan sebelumnya. Intinya saya hampir selalu membolehkan Naia eksplorasi hal apapun.

Pakai kata asal sih, which is jadinya boleh yang ada syaratnya. Tapi syaratnya ini juga bukan yang menyusahkan juga kok, dan bukan bermaksud membatasi eksplorasinya, melainkan untuk melindungi dia. Continue reading

Published by:

Fenomena Jastip yang Harus Mulai Dipikirkan Penyelenggara Event

Buat yang belum tau, jastip itu jasa titip. Jadi, biasanya saat ada event-event besar di Jakarta (atau di manapun sih), toys fair atau books fair gitu lah, ada beberapa (cukup banyak sebetulnya sekarang) pihak yang melayani jasa titip menitip ini. Jadi, orang-orang yang tinggalnya jauh bahkan di beda pulau, atau berada di wilayah yang sama dengan event tapi gak punya waktu untuk hadir, atau yang malas ikut mengantri (di mana biasanya kan di event-event besar itu bisa antri berpuluh-puluh kilometer ya *lebay*, untuk masuknya ataupun bayar di kasir), intinya yang gak punya kesempatan untuk dateng langsung lah ke eventnya, bisa juga ikut serta dalam event besar itu, ya melalui jasa titip ini.

Biasanya jastip ini meminta uang jasa (ya namanya juga jasa titipan kan ya) per item yang dititipkan. Besarnya tergantung penyedia jastip itu sendiri (apa tergantung barangnya ya? saya kurang tau karena belum pernah ikutan jastip secara langsung). Biasanya sih uang jasa ini berkisar 5.000 sampai 10.000 per item. Lumayan yah 🙂 Hitung-hitung uang capek nyari barang yang dititipkan plus capek antri berpuluh kilometernya (lebay lagi) itu lah yaa. Continue reading

Published by:

Staycation di The Margo Hotel Depok

Bulan Desember 2016 lalu sebenernya mau liburan agak panjang ke Jogjakarta, tapi begitu seminggu sebelum berangkat, lha dalah kok ya si Nawa kena cacar. Badannya lemes, demam, terus muncul bintik-bintik gitu di badannya. Yaudahlah gagal lah berangkat bulan Desember itu, yang Alhamdulillah akhirnya terlaksana yah di akhir bulan Januari 2017 kemarin, hehehe.

Baca juga: Wisata Jogja Bersama Anak-anak, Itinerari & Budget Continue reading

Published by:
%d bloggers like this: