Momopururu » Blog Archives

Tag Archives: online shop

Fenomena Jastip yang Harus Mulai Dipikirkan Penyelenggara Event

Buat yang belum tau, jastip itu jasa titip. Jadi, biasanya saat ada event-event besar di Jakarta (atau di manapun sih), toys fair atau books fair gitu lah, ada beberapa (cukup banyak sebetulnya sekarang) pihak yang melayani jasa titip menitip ini. Jadi, orang-orang yang tinggalnya jauh bahkan di beda pulau, atau berada di wilayah yang sama dengan event tapi gak punya waktu untuk hadir, atau yang malas ikut mengantri (di mana biasanya kan di event-event besar itu bisa antri berpuluh-puluh kilometer ya *lebay*, untuk masuknya ataupun bayar di kasir), intinya yang gak punya kesempatan untuk dateng langsung lah ke eventnya, bisa juga ikut serta dalam event besar itu, ya melalui jasa titip ini.

Biasanya jastip ini meminta uang jasa (ya namanya juga jasa titipan kan ya) per item yang dititipkan. Besarnya tergantung penyedia jastip itu sendiri (apa tergantung barangnya ya? saya kurang tau karena belum pernah ikutan jastip secara langsung). Biasanya sih uang jasa ini berkisar 5.000 sampai 10.000 per item. Lumayan yah 🙂 Hitung-hitung uang capek nyari barang yang dititipkan plus capek antri berpuluh kilometernya (lebay lagi) itu lah yaa. Continue reading

Published by:
Review

Yakin Jualan Online di Instagram Cukup?

Hari gini ini jamannya kita belanja cuma dari rumah kan ya? Alias belanja online. Yaa tinggal ubek-ubek di laptop atau gadget yang kita punya, nemu yang cocok, terus beli deh, as simple as that. Terus tinggal tunggu barangnya sampai 2-3 hari kemudian, voila, kita punya barang yang kita mau deh! Kemudahan ini yang emang menguntungkan banget buat kita yah, para pembeli yang males keluar rumah gak punya waktu buat belanja langsung, hihi.

Nah, dengan meningkatnya transaksi online ini, makin banyak juga deh yang akhirnya ikutan nambah penghasilan dengan jualan online, termasuk jual online lewat instagram, yaa memanfaatkan kondisi yang ada lah yaaa. Makin banyak juga soalnya user instagram sekarang, lagi happening siih.

Instagram Istiana

Instagram 😀

Tapi, tapi, kan gak semua orang juga ya punya instagram. Saya aja baru 3 bulanan ini installnya. Sebetulnya punya akunnya sih udah setahunan lebih, tapi baru 3 bulanan ini aktif lagi dan gak galau buat install-uninstall lagi, hihihi. Nah, buat menjangkau yang gak punya instagram ini loh, kadang penjual online suka bingung juga mesti jualan di mana lagi. Lewat instagram aja kayaknya belum cukup soalnyah, makanya mau menjangkau yang lebih luas lagi. Tapi, kebanyakan channel jualan juga bikin pusing dan malah gak maksimal deh jualannya. 🙁

shopious

Nah, tau gak sih kalau sekarang ada shopious.com?

Shopious apaan tuh? Sebentar, saya mau cerita yang lain dulu ya. 😉

Alkisah ada seorang Syopi yang jual baju lewat instagramnya dengan posting foto produknya di sana dan memberi banyak hashtag sebagai kategori produk tersebut.

Nah, ada lagi orang lain bernama Iyus. Kebetulan dia mau beli baju online dan selera bajunya ini pas banget dengan si Syopi tadi. Tapi sayangnya si Iyus gak punya akun instagram, jadi dia pusing banget nyari sana sini, nanya mbah gugel di mana beli baju yang cocok dengan seleranya juga gak berhasil. Udah nyari ke sana kemari tetap gak nemu juga yang sesuai. Akhirnya dia batal deh belanja onlinenya 🙁

Beda cerita kan ya kalau akhirnya dia bikin akun instagram dan nemu toko Syopi ini. Sayangnya ya dia lebih asik berlaptop dibanding berinstagram. Makanya dia juga gak bikin akun instagram. Lagipula menurut dia tambah pusing punya media sosial banyak-banyak karena ribet maintainnya. Dia gitu sih orangnya, gak mau yang ribet-ribet xp

Nah, shopious ini punya solusinya deh. Dia menghubungkan kita-kita yang jualan lewat instagram dengan pembeli-pembeli yang belum punya akun instagram dan lebih banyak memanfaatkan laptopnya buat belanja online. Shopious akan otomatis meletakkan produk yang kita posting di instagram di webnya agar bisa dilihat oleh lebih banyak pengguna internet. Dan produk-produk tersebut juga otomatis dikategorisasikan sesuai dengan kategorinya.

Jadi, pembeli ya tinggal liat lewat kategori aja. Cari apa yang dimau, kalau ketemu, langsung cuss hubungi penjualnya. Gak perlu lagi deh nyari-nyari dari hashtag instagram yang bejibun ituh, hihi. Simple, gak ribet, sesuai yah sama gayanya si Iyus? 😀

Akhirnya Iyus pun gak jadi batal belanja online-nya karena nemu Shopious ini. Dia pun bisa membeli barang yang sesuai dengan seleranya yang selama ini hanya ada di instagram, hihi. Dan si Syopi juga jadi punya pelanggan tetap yang selama ini sulit didapat deh. Shopious baik banget kan mau menghubungkan kedua orang yang bingung untuk saling bertemu ini? hehehe.

Dengan begini kayaknya jualan online lewat instagram saja jadi cukup yah. Karena kita bisa mengandalkan dan memakai jasa shopious buat menjangkau lebih banyak orang, bukan hanya pengguna instagram saja jadinya. Setuju gak? 😀

Btw, cerita Syopi dan Iyus ini diambil dari video ini loh, hihi. Nonton yaa 😉

Published by:
%d bloggers like this: