Momopururu » Blog Archives

Tag Archives: wedding anniversary

Hobi Keluarga Review

My Annual Project

Seperti telah saya ceritakan di sini, saya punya proyek tahunan berupa membuat album foto. Album foto tersebut melambangkan umur pernikahan saya dan suami. Dan yap, jumlah album foto tersebut nantinya sesuai dengan umur pernikahan kita, hihi. Iya, memang proyek yang iseng banget, tapi saya memang suka banget memotret dan mencetaknya. Rasanya ada yang kurang saja kalau foto-foto yang kita hasilkan hanya “ngejogrog” di laptop atau komputer. Suatu saat, bukan tidak mungkin kan seluruh file-file foto kita menghilang. Emang itu worst case-nya sih, tapi yaa intinya saya memang suka melihat-lihat foto momen-momen tertentu, terlebih saat beberapa tahun nanti kita melihatnya kembali. Foto-foto tersebut akan membawa ingatan dan memori kita ke saat momen dalam foto itu terjadi. Dan itu rasanya menyenangkan aja, brings back memory gitu deh, hihihi.

Dan, setelah 1 tahun lebih saya punya “hutang” karena belum menyelesaikan album yang kedua, akhirnya sekarang sudah selesai, bahkan sampai album foto yang ketiga pun sudah saya selesaikan, horray! (^^)/

Sebetulnya sih album foto yang ketiga malah jadi semacam

Published by:
Pribadi Review

Bersyukur

Konon katanya bersyukur itu adalah menerima keadaan yang sekarang tanpa banyak menuntut. Apa iya sesederhana itu? Apa iya kita semua pasti bisa benar-benar memahami dan menjalani rasa syukur ini segenap hati?

Beberapa waktu lalu saya baru saja menonton ulang serial Nodame Cantabille, serial Jepang yang bercerita mengenai Nodame dan Chiaki yang mengejar mimpinya masing-masing dalam bidang musik sampai ke Eropa. Chiaki ingin menjadi Conductor profesional, Nodame ingin menjadi pemain piano dalam orkestra yang dipimpin Chiaki.

Yang menarik adalah, Chiaki sejak kecil sudah memiliki ‘guru’ dalam bidang memimpin orkestra tadi di Eropa bernama Vieira dan berjanji begitu dewasa akan kembali untuk berguru dengannya. Tapi karena suatu kecelakaan pesawat yang membuat Chiaki trauma, dia jadi tidak yakin dan tidak bisa kembali ke Eropa.

Di episode pertama, Chiaki sangat putus asa karena mimpinya sejak kecil tidak bisa ia capai. Keinginan untuk berguru lagi pada Vieira sensei dan menjadi conductor profesional rasanya sudah jauh sekali dengan keadaan yang sekarang. Apalagi sekarang, dia bukan berada di jurusan conducting tapi justru nyasar ke jurusan piano. Walaupun permainan pianonya sangat baik, bahkan menjuarai kompetisi, tetap tidak menjadikannya puas. Bahkan, ia tidak hanya menguasai alat musik piano, biola pun sangat fasih ia mainkan. Tapi, karena bukan 2 hal itu yang ia tuju, ia tetap tidak menjadi apa-apa. Ia tetap menjadi Chiaki, seorang murid sekolah musik biasa. Dengan talenta yang luar biasa padahal.

Sejak bertemu dengan Nodame,

Published by:
%d bloggers like this: