Rencana Hidup & Impian

Comment

Pribadi

Yap, sejak tahun lalu saya baru punya rencana hidup dan sejak tahun lalu juga saya punya mimpi (mimpi yang baru lebih tepatnya) 😀

Lalu, bagaimana kabar rencana hidup saya itu? dan bagaimana kabar mimpi-mimpi yang telah saya pikirkan (dan lakukan walaupun baru sedikit) ini?

Begini, rencana hidup agak berubah sedikit karena pertengahan tahun lalu telah terjadi hal yang di luar dugaan (waah, apa yaa? kapan-kapan akan saya ceritakan :p). Salah satu rencana hidup tahun lalu yang sekarang telah tercapai itu masuk Univind dan ikut menjadi bagian perjalanan perusahaan ini. Rencana hidup yang lain tentu ada, namun akhirnya salah satu rencana hidup itu tidak terealisasikan di tahun lalu, yang mudah-mudahan beberapa tahun lagi akan terlaksana, Amiin.

Jadi, begitulah, rencana hidup saya tahun lalu telah berubah sekarang, tapi bukan perubahan yang tidak menyenangkan lho, justru perubahan ini dampaknya akan sangat besar bagi saya, mimpi saya, semangat saya, dan bagi hidup saya tentunya, juga orang yang terlibat di dalamnya. Semoga perubahan rencana ini terlaksana di tahun ini dan lancar semuanya, Amiin.

Lalu, kabar mimpi-mimpi saya? Hum, sampai saat ini saya baru melakukan sedikiiit sekali usaha untuk mencapai ini. Banyak alasan sih, karena modal lah, karena kemampuan lah, macam-macam. Namun, seharusnya alasan-alasan ini tidak menjadi halangan terhambatnya mimpi saya (yang sudah terlambat) ini.

Hum, dulu, dulu sekali, waktu jaman kecil saya juga punya mimpi. Mimpi saya itu sangat sederhana yang semuanya berhubungan dengan sekolah: masuk SD favorit, SMP favorit Jakarta Utara (SMP 30), SMA favorit Jakarta Utara juga (SMA 13), lalu masuk UI (walaupun belum tau jurusan yang dituju itu apa). Simple, gak neko-neko, gak ribet. :p. Lalu, setelah semua terlaksana, seharusnya saya menetapkan mimpi baru yang lebih tinggi lagi, tapi apa yang malah saya lakukan? Terjebak dengan salah satu hal yang menjadi pelajaran paling berharga selama hidup dan menjalani hidup tanpa arah, tanpa tujuan, tanpa mimpi, dan hanya mengikuti alur kehidupan saja. Jadilah saya baru punya mimpi lagi tahun lalu yang sekarang baru saja saya mulai pergerakan menuju impian saya itu.

Di tahun ini saya harus bisa berjalan lebih cepat lagi, bahkan kalau bisa berlari untuk mengejar impian-impian saya yang tertunda itu. Dan mudah-mudahan perubahan rencana hidup yang nantinya sangat mempengaruhi ini menambah semangat saya dalam menuju impian-impian itu. Amiin.

Leave a Reply

%d bloggers like this: