Bukan kesiapan hati, tapi keWAJIBan diri

1 Reply

Pribadi

Entah kapan, di twitter nemu akun yang paling bermanfaat buat para muslimah dan tanpa ragu saya follow deh. Terus liat-liat tumblr nya apalagi, ini salah satu isinya:

Anonymous asked: Aku menangis saat sadar bahwa jilbab ku masih sebatas identitas, masih belum menjadi hijab yang sebenarnya untukku,,aku masih belum pantas untuk menjadi contoh untuk mengajak saudari ku yang lain yang kusayangi untuk menghijab dirinya.. lalu bagaimana aku ini.. :'(

Saling menasehati dalam hal kebajikan itu penting. kalo nunggu diri kita sempurna ya ampe kapan ukhti? selama kita mau ISTIQAMA, & MUHASABAH, bukan menggurui, tapi mengajak.. Kalo mengoreksi/mengejek baru kita yang harus introspeksi dulu. Nah, maka ajak lah sodara kamu untuk berhijab. Layaknya solat, apa harus nunggu solat kita sempurna dulu baru nyuruh/ngingetin solat? Yang ada kita DOSA, apalagi yg bersifat WAJIB.. Padahal seorang MUSLIM yang baik tidak akan pernah merasa solatnya sempurna, maka dari itu tiap solat/segala macam jenis kewajiban harus kita sempurnakan secara kontinyu. Wallahu’alam..

Hehe, ini bener2 copas dari sini: http://gadisberjilbab.tumblr.com/post/3468515200/aku-menangis-saat-sadar-bahwa-jilbab-ku-masih-sebatas 😀

Like this quote soo much: “bukan kesiapan hati, tapi kewajiban diri”

Bahagia rasanya kalau semua muslim di dunia khususnya di Indonesia deh, bisa melaksanakan kewajibannya yang satu ini (berhijab). 🙂

1 comment

  1. Pingback: momopururu

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: