Sepadankah?

Comment

Keluarga Pribadi

Capek dan segala keringat yang kita keluarkan demi mengurus anak dengan kebahagiaannya?

Baby Expressions

Sangat..!! Bahkan terlalu banyak kebahagiaan yang bisa diberikan dengan memiliki anak dan mengurusnya, melebihi rasa lelah dan capeknya.

Saya baru saja membaca 2 artikel bagus.

  1. Can I afford to be a Stay-At-Home-Mother?
  2. Mengapa kita punya anak?

Menurut saya somehow kedua artikel tersebut memiliki hubungan satu sama lainnya. Jika kita tidak tahu alasan mengapa kita punya anak, apakah kita bisa segitu repotnya memikirkan ingin menjadi SAHM (Staying At Home Mother), WAHM (Working At Home Mother), atau sebutan M-M lainnya? Tentu tidak. Yap, hal tersebut menunjukkan kalau kita benar2 telah siap memiliki anak. Bahkan jika sudah memikirkannya jauh sebelum menikah lebih bagus lagi 😀

Lalu, apakah tidak sama capek dan lelahnya bagi penyandang sebutan M-M yang banyak itu? Menurut saya apapun pilihannya minumnya teh botol s*sr* #eh, semua sebutan M itu sama lelahnya. Tapi mereka juga selalu menyadari kalau kelelahan itu akan segera sirna begitu mereka melihat anaknya yang menakjubkan.

Ketika capek dengan segala urusan rumah tangga, begitu bercanda lagi dengan anak hilanglah rasa capek itu seketika. Ketika kesal dan marah dengan suatu keadaan, melihat anak yang senyum begitu senangnya dan tertawa kita jadi ikut tertawa dan terlupakanlah rasa kesal dan marah itu. Ketika sedang “galau” ~hayah, ibu2 bisa galau juga kan? :p~, melihat anak tidur dengan tenangnya hati menjadi tentram kembali. Huah, betapa banyak kesenangan dan ketenangan yang bisa diberikan oleh anak kita, hanya cukup dipikirkan kembali, dilihat lebih dekat lagi, dan dirasakan dengan hati terbuka. Ya, hati terbuka. Ada kan ibu2 yang gak peduli dengan kebahagiaan2 kecil dari anak seperti itu dan cuma merasakan repotnya?

Ah, jadi hampir ngelantur, padahal pertanyaannya cukup singkat dan sudah terjawab. Sepadankah capek dan segala keringat yang kita keluarkan demi mengurus anak dengan kebahagiaannya?? Ternyata tidak kan? Kebahagiaan yang kita dapatkan justru sangat melebihi rasa capek dan keringat yang kita keluarkan. 😉

Leave a Reply

%d bloggers like this: