Mengunjungi Kebun Binatang Ragunan

10 Replies

Hobi Keluarga

Sampai saat ini Naia sudah 2x kami ajak mengunjungi Ragunan. Secara *penggunaan secara yang tidak tepat* Ragunan itu deket banget sama rumah, istilahnya mah ngesot juga sampe XP

Nah, berhubung saat pertama kali ke Ragunan ini Naia tidak begitu antusias dikarenakan dia mengantuk, makanya saya berinisiatif mengajaknya sekali lagi. Siapa tau dia lebih antusias. Dan benar saja, karena kami mengajaknya tepat setelah ia bangun tidur, kunjungan kedua ke Ragunan ini dia lebih semangat dan mau jalan sendiri, malah senang sekali sampai-sampai berlari-lari kecil saat dibilang di sebelah sana ada macan/ burung/ apa saja lah. 😀

Di kunjungan pertama, lumayan banyak sih binatang yang kami lihat, tapi lebih banyak foto-fotonya, hahahah. Ah, ya, sekarang masuk Ragunan cukup membayar 4.500 saja untuk 1 orang dewasa. Karena kunjungan pertama ini adalah niat spontan, jadinya saya tidak menyiapkan bekal apa-apa untuk makan di sana. Alhasil, kami cuma beli roti deh buat mengganjal perut. Jadi, kami hanya menghabiskan uang kira-kira 19.000 rupiah (10.000 untuk beli roti, 9.000 untuk masuk Ragunan) saja deh. Hihi, rekreasi yang murmer plus deket.

Awalnya kami menuju pintu Timur, karena pintu itu yang paling mudah dijangkau, cukup hanya naik 1x angkot sahaja 😀 Etapi saat sampai di sana, ternyata kalau hari biasa pintu lainnya ditutup kecuali pintu utama, huaa. Oiya, waktu itu kami ke Ragunan hari Kamis btw. Akhirnya ya lanjut deh naik angkot dan busway. Total ongkos berangkat dan pulang 32.000 (19.000 berangkat, 13.000 pulang). Haha, lebih mahal ongkos daripada untuk roti dan masuk Ragunan XP

Saat masuk melalui pintu utama, saya baru tau kalau ada satu tempat yang namanya baby zoo. Penasaran banget dalemnya kayak gimana. Dalam pikiran saya waktu itu namanya juga baby zoo ya, jadi mungkin di dalamnya ya isinya bayi-bayi hewan deh. Tapi, walaupun penasaran, kita waktu itu gak masuk, lupa juga sih kenapa. Kayaknya lebih mau berputar-putar dulu deh, melihat-lihat binatang yang lainnya dulu gituu 😀 Tapi akhirnya saya foto aja mereka dibawah patung jerapah yang ada di depan baby zoo. *ah, sayang gak foto gimana penampakan depan baby zoo-nya X(

Di depan baby zoo

Di depan baby zoo

Setelah melihat beberapa binatang, kami duduk untuk beristirahat dan menikmati roti yang tadi dibeli. Naia juga kebagian donk, dia makan sampai belepotan *bahasa apa dah ini*, hahaha.

Naia makan roti

Naia makan roti

Setelah sampai di kandang Gajah, muka Naia masih terlihat tidak semangat. Sepanjang perjalanan di dalem ragunan sebenernya Naia masih ngantuk. Maklum, tidurnya baru sebentar banget, sepanjang perjalanan berangkat saja, jadilah dia masih loyo 🙁

Dua binatang yang benar-benar disukai oleh Naia Gajah dan Jerapah, makanya kami bermaksud mencari kandang Jerapah setelah dari kandang Gajah. Kita sudah mengikuti petunjuk arah untuk ke kandang Jerapah. Tapi sesampainya di tempat yang dituju kok ya Jerapahnya gak ada ya. Ternyata petugasnya bilang udah gak ada Jerapah lagi di Ragunan karena sudah mati. Hiks, hiks. Untung saja sempat berfoto sama patung Jerapahnya yaa XP

Nah, di kunjungan kedua, Alhamdulillah Naia lebih segar. Kami mengajaknya tepat saat dia bangun tidur pagi, jadi tidak susah untuk langsung mengajaknya mandi dan bersiap. Dia jadi semangat mandi karena akan diajak melihat binatang! hahaha. Karena kali ini kita cukup niat serta berhubung waktunya weekend juga, saya sempat deh untuk menyiapkan bekal. Siapa tau bisa piknik di sana.

Kali ini kami masuk dari pintu Timur, hanya menghabiskan 6.000 rupiah untuk ongkos menuju ke sana. Alhamdulillah kali ini benar dibuka!

Begitu masuk, Naia langsung melihat Unta, berhubung kandang pertama yang kami temukan ya Unta ini, hehe. Selanjutnya, masuk lebih dalam lagi ternyata perkumpulan kandang macan dan singa dari berbagai jenis. Naia semangat banget mengunjungi tiap-tiap kandangnya. Huaah, mukanya itu loh, amazed banget sama binatang yang satu ini *macan*.

Untuk yang mau ke Ragunan, inget yaa, kalau mau melihat macan dan singa, letaknya dekat pintu Timur Ragunan :D. Di kunjungan pertama saya tidak menghapal letak kandang-kandang binatangnya ada di pintu sebelah mana, hehehe. Cuma jalan aja kemana kaki melangkah *hayah*.

Setelah cukup lama berputar, kami beristirahat di masjid *berhubung udah adzan Dzuhur juga sih :D. Selama berjalan menuju masjid, kami melihat binatang-binatang lainnya tentu saja, bahkan sempat melihat buaya. Untuk melihat kandang buaya ini, dari pintu Timur cukup jalan lurus saja dan belok kanan sedikit. Saat istirahat di masjid itu Naia bolak balik melihat delman yang melintas. Dari mukanya itu sepertinya dia sangat menginginkan naik delmannya. Sebenarnya dia tertarik sama kudanya sih, hihi. Akhirnya kami ajak saja naik delman. Bayar 15.000 untuk 1x putaran delman. Alhamdulillah Naia suka! Setelah naik delman, kami foto bersama kudanya. Btw, untuk delman ini, dibatasi maksimal 4 orang per delman 😀

Seusai naik delman

Seusai naik delman

Ah ya, kali ini kami sempat mengunjungi baby zoo. Ternyata dinamakan seperti itu karena untuk memudahkan anak kecil, khususnya anak di bawah 13 tahun kayaknya, melihat banyak binatang tanpa harus berjalan sangat jauh. Karena ternyata di dalam baby zoo, kandang-kandangnya memang dibuat lebih kecil dibanding kandang biasanya. Selain itu, ada kuda poni juga yang dijadikan tunggangan anak-anak, tentunya dengan membayar lagi untuk satu putaran menunggang kuda poni itu ya. Bayarnya murah kok, cukup 5.000 rupiah saja. Oiya, untuk masuk baby zoo juga bayar lagi lho, 5.000 rupiah juga.

Di dalam baby zoo

Di dalam baby zoo

Karena kali ini memang lebih niat daripada kunjungan pertama, jadi uang yang kita habiskan juga lebih banyak, hahaha. Pertama, masuk Ragunan 4.500 per orang (9.000 berdua), naik delman 15.000, masuk baby zoo 5.000 per orang (10.000 berdua). Total jadi 34.000, tetep murmer yee. Oiya lagi, di kunjungan kedua ini kami tidak banyak berfoto, yaah lebih banyak dihabiskan untuk dinikmati oleh mata saja daripada lensa kamera gituuh, hehehe.

Oiya, akhirnya bekal yang saya bawa tidak dimakan, hahaha. Karena pada saat jam makan siang, perut kami terasa masih kenyang, jadilah kita hanya makan sedikit makanan kecil yang dibeli sebelumnya. *gak jadi piknik deh, hehe*

Tapi sayang, dalam dua kunjungan tersebut kami tidak sempat mampir ke Pusat Primata-nya. Yah, mungkin di kunjungan Naia selanjutnya deh ya, hehe.

Nah, saya nemu webnya dan nemu petanya nih. Buat yang berniat mengunjungi Ragunan, coba liat petanya dulu ya buat merencanakan jalan ke mana saja. Enjoy!

Peta Ragunan

Peta Ragunan

credits

Jujur saja, saya memang mau memperbanyak Naia mengunjungi daerah-daerah wisata yang bersifat alam seperti ini. Melihatnya berlarian dan antusias dengan hal yang baru ditemuinya di alam itu rasanya tak terhingga. Di kunjungan kedua itu awalnya sih kita berencana ke Kebun Raya Bogor, tapi saya lupa kenapa akhirnya memutuskan untuk ke Ragunan saja. Semoga kunjungan berikutnya bisa merealisasikan untuk pergi ke KRB!

Btw, ada yang punya usul rekreasi alam lagi yang sekitaran Jabodetabek? Iya, sekitaran Jabodetabek aja dulu, jangan jauh-jauh. Kalau di tempat paling dekat sudah kita kunjungi baru deh melangkah lebih jauh 😀

10 comments

  1. Riski Fitriasari

    Ke TMII Mbak, ke akuarium air tawarnya.. itu juga deket sama dunia serangga dan ada kandang kancilnya gitu di belakang dunia serangga (kalo ga salah inget ya).. 🙂
    Have a nice trip.. 🙂

    1. istianasutanti

      Woah, thanks for the idea. Kebetulan banget kamis kemarin saya ke TMII, dan persis banget ke dunia air tawarnya + plus Museum serangga. Yap, di belakang museum serangga itu ada kandang kancilnya. Berarti pilihan saya kemarin tepat yaa, ehehe 😉

  2. Beautyasti1

    ahhh maakk aku save peta nya ya… aku mau ngajak suami ke ragunan, beliau belum pernah sama sekali ke ragunan, aku sih pernah waktu kecil dan waktu inagurasi kampus, tapi kan gudah lupa dan gak ngiterin semua nya hehehe.. pengen lihat panda ada gak makk?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: