Petualangan Mandi Naia

2 Replies

Kid's Activity Parenting Pribadi

Naia itu sekarang kalau mandi gak bisa gak bawa mainan, hihi.

Jadi, sejak umur Naia 18 bulanan, dia sudah agak susah untuk diajak mandi. Entah yang meledek, lari-larian, sampai pura-pura tidur lagi. Iyaa, pura-pura tiduuur. Dia suka pura-pura merem kalau kita bilang “Naia mandi yuk” -_-

Karena itulah saya harus lebih pintar lagi dalam membujuknya mandi. Kenapa saya sebut petualangan mandi? Karena dalam hal membawa mainannya, dia seperti sedang berpetualang untuk mencari cara yang paling pas untuk menemaninya mandi. Entah ya apa imajinasinya sampai dia membawa mainan tertentu. Tapi mainan yang sama bisa bertahan sampai beberapa waktu tertentu. Dan membujuknya mandi akan sangat mudah saat Naia masih dalam rentang waktu menyukai mainan tertentu itu. Kalau sudah bosan, saya dan suami harus mencari cara lagi agar mandinya lebih mengasyikkan dari sebelumnya. Malah kalau bisa, selain mengasyikkan, dia juga belajar sesuatu ๐Ÿ˜€

Mengapung dan tenggelam

Iyes, saat Naia awal-awal susah diajak mandi, dia lagi seneng-senengnya masukin batu-batu kecil ke got. Saya memberitahunya kalau itu namanya tenggelam, dan dia suka sekali dengan hal itu.

Berhubung di rumah ada mobil-mobilan terbuat dari plastik, saya pergunakanlah mainannya itu untuk membujuknya mandi. Caranya gimana? Berhubung Naia sedang sangat menggemari permainan tenggelam tadi, saya bilang ke dia “Mobil-mobilan ini kalau dicemplungin ke air tenggelam atau mengapung yaaa?” Mukanya langsung terlihat berubah menjadi lebih excitedย dan ia segera berlari ke kamar mandi. Yes, berhasil!

Oiya, dia tidak sekedar melempar-lemparkan mobil-mobilan ini ke air, tapi dia juga mengatur dan meletakkan mobil-mobilan ini di sisi bak. Dia mengatur penempatan mobil tersebut agar seimbang dan tidak mudah jatuh. Wuih, saya kagum akan kegigihannya mengusahakan mobil itu seimbang di sisi bak yang tidak lebar.

Meletakkan mobil di pinggir bak

Meletakkan mobil di pinggir bak

Jelas ya, selain dia belajar benda yang bisa tenggelam dan mengapung, dia juga belajar menyeimbangkan ๐Ÿ˜‰

Hal ini bertahan cukup lama, 3 sampai 4 bulan mungkin. Saat ia sudah bosan, saya mulai berpikir cara baru untuk membujuknya mandi. Ah ya, belajar tentang benda mengapung dan tenggelam ini gak hanya menggunakan mobil-mobilan plastik, tapi terkadang pakai magnet kulkas dan pin bowling mainan.

Berenang

Begitu minatnya dengan benda yang bisa mengapung dan tenggelam hilang, saya harus mengubah cara membujuk dan memulai petualangan mandinya yang baru. Saya mulai menyebut kata “berenang”ย instead ofย mandi. Dan, lagi-lagi dia sangat antusias dengan ide berenang ini. Dia lalu menunjuk sendiri wadah untuk mandi dan memilih bak yang lebih besar dari bak miliknya. Okee.

Setelah saya bersihkan badannya, dia langsung tengkurap di bak *walaupun baknya gak muat untuk seluruh tubuhnya* sambil tangannya digerak-gerakkan seperti gerakan berenang. Yes, dia sangat suka!

Dan, saat ini juga saya *suami sih yang memulai* mulai mengajarkan padanya agar setelah mandi air yang ada di bak segera dibuang dan baknya dibereskan. Alhamdulillah dalam hal membereskan bak ini masih bertahan sampai sekarang. Di tahap ini dia belajar membereskan ๐Ÿ˜€

Tapi sampai sekarang, berenang tetap menjadi salah satu pilihan sih. Terkadang dia masih mau kalau saya ajak mandi sambil berenang. Asal gak tiap mandi kali yaa buat dia, bosen juga bok.

Menembakkan air

Bukan memakai pistol air, melainkan pakai botol bekas wadah baby oil XP

Dan dia cukup senang dengan adanya gelembung2 udara saat airnya dimasukkan ke botol itu. Saat botol itu penuh berisi air, Naia memulai aksinya untuk menembakkan airnya ke target yang dia incar. Targetnya adalah ikan yang ada di pinggir bak mandi. Dia terlihat sangat senang saat ikan itu terkena tembakannya, yeah.

DSC_3578_

Yap, yap, di sini dia belajar mengincar target ๐Ÿ˜‰

Main bebek dan menumpuk mainan

Terdengar mainstream yah, hehe. Tapi suatu waktu, saya lupa kapan dia seneng banget sama mainan tumpuk yang di atasnya ada bebeknya. Naia jadi belajar menyusun mainan saat selesai mandi sekaligus belajar tentang mengapung dan tenggelam lagi. Yes, she is now fully understand about drowning and floating.

Masak-masakan di air

Lebih tepatnya sih belajar menyuguhkan. Dia membawa satu kantong plastik mainan masak-masakan ke bak mandi. Tapi begitu sampai di bak, dia memiih beberapa gelas dan piring saja untuk dimainkan. Gelasnya adalah untuk *ceritanya* membuat minuman dan menyuguhkannya ke mama papanya dan piringnya sendiri digunakan untuk tatakan gelasnya, haha. Saat kami dikasih minuman yang ia buatkan, kami selalu bertanya ini apa? Hihi, tujuan kami tidak lain tidak bukan adalah memancing imajinasinya lebih banyak lagi, hehehe. Pernah sekali waktu dia jawab susu, terkadang jus, teh, bahkan pernah bilang sirup XP

Bisa jadi susu, teh, jus, atau sirup

Bisa jadi susu, teh, jus, atau sirup

Memandikan patung

Nah, akhir-akhir ini *sudah cukup lama sih* adalah masa-masanya Naia meniru persis segala yang kami lakukan. Sebulan terakhir ia tertarik dengan saya saat memandikannya. Nah, itu deh yang mau ia tiru, memandikan. Dan berhubung di rumah ada patung kepala *iya, kepalanya doank, huhu* dia jadinya antusias untuk memandikan si patung itu. Gayungnya? Dia berinisiatif menggunakan wadah bekas eskrim bukannya gayung biasa. Karena gayung biasa memang kegedean siih buat dipakai sama dia, hehe.

Dan, sekarang ada tambahan gayung yang dia punya, yaitu tempat ager berbentuk dinosaurus. Jadi, tiap mau mandi dia selalu bilang “tim..tim” *artinya eskrim* dan “atus” *yang artinya dinosaurus. ๐Ÿ˜€

Mencuci “mobil”

Kalau yang ini cuma terjadi sekali. Mobil yang biasa dikendarainya sudah terlihat cukup kotor. Jadi saya mengajaknya untuk mencuci mobil itu sambil dia saya mandikan. Naia setuju, horee!

Mencuci Mobil

Mencuci Mobil

Dia senang sekali mengguyur mobilnya pakai air, haha. Dan, hanya itu saja yang dia lakukan, mengguyur. Tidak menyabuninya atau menyikatnya XP

Membuat tutup botol berputar

Huehue.. kali ini bukan main mengapung lagi, tapi tutup botolnya dibuat berputar. Awalnya sih karena ember wadah air mandi Naia masih diisi air yang langsung dari keran. Nah, tekanan air yang keluar dari keran itu membuat tutup-tutup botol yang ia bawa berputar dan ia senang sekali melihatnya. Dia tertawa-tawa kecil sendiri, hihihi. Senang deh saat melihat dia belajar sesuatu dan antusias dengan apa yang dilihat dan dipelajarinya itu. ๐Ÿ˜€

 

Tutup Botol Berputar

Tutup Botol Berputar

Yak, selanjutnya dia mau melakukan apa lagi yaa sambil mandi?

2 comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: