Happy Skin with Bio-Oil

6 Replies

Beauty Pribadi Review

Sesungguhnya dari dulu, sejak saya mulai memperhatikan penampilan sih kayaknya, saya engeh kalau lutut dan siku saya itu menghitam dan kering entah karena apa. Selama ini saya gak pernah yang mengkhususkan perawatan untuk meratakan warna kulit di sekitar area itu sih. Tapi kok ya setelah menikah *lagi2 karena ingin dilihat lebih cantik lagi sama suami* saya jadi mencari-cari cara deh buat meratakan warna kulit di area tersebut.

Nah, selama ini saya belum berhasil nemu yang pas banget di hati, mungkin sih banyak ya produk yang bisa meratakan warna kulit asal saya rajin makenya. Tapi ya itu, karena gak nempel di hati, jadilah saya sekedar menggunakannya sesekali aja, ya gimana mau rata coba warna kulitnya kalau saya makenya aja seenaknya begitu, gak konsisten -_-

Eeh, kok ya kebetulan beberapa hari yang lalu, hari Jum’at tanggal 30 Januari 2015 lebih tepatnya, saya diundang sama Bio-Oil untuk hadir ke acara “Happy skin with Bio-Oil” di CACAOTÉ, PATISSERIES BRASSERIE BAR di kawasan SCBD. Sebetulnya saya pun diundang untuk menghadiri event sebelum ini, tepatnya event di bulan Desember. Tapi, karena undangannya nyasar ke folder “other” di inbox, jadilah saya skip, huhuhu T_T

Sebelumnya saya sudah sedikit tau sih ada produk bernama Bio-Oil ini, tapi saat itu saya pikir hanya untuk di bagian wajah saja, jadi ya gak gitu engeh deh. Nah, karena hadir di event tersebut, pandangan saya jadi sedikit terbuka deh, ternyata Bio-Oil lebih dari itu.

Bio-Oil

Bio-Oil

Bio-Oil percaya dengan kulit yang semakin sehat, kita bisa semakin bahagia. Karena kan kesehatan kulit itu otomatis meningkatkan percaya diri ya, nah dengan begitu jadi semakin bahagia deh. That’s why acaranya dinamakan “Happy Skin with Bio-Oil” 🙂

Jadi, sejatinya Bio-Oil itu adalah minyak untuk memperbaiki tampilan bekas luka dan stretch mark. Nah, seiring perkembangan dan penelitian yang dilakukan, akhirnya Bio-Oil ini bisa digunakan juga untuk kulit kering, meratakan warna kulit, bahkan memperbaiki kerutan. Sehingga sekarang Bio-Oil bisa juga disebut sebagai “magic oil”, hihi. Nah, saya langsung tertarik deh karena tadi disebutkan bisa meratakan warna kulit.

Akhirnya saya nanya-nanya lebih lanjut deh ke Brand Manager Bio-Oil, Nurhayatini, mengenai bisa atau tidaknya digunakan untuk bagian tubuh saya yang bermasalah itu tadi (lutut dan siku). Dan ternyata lutut dan siku yang kering serta menghitam sehingga lebih gelap dari kulit sekitarnya itu dianggap sebagai bekas luka akibat gesekan. Bener juga sih, kan lutut dan siku selalu tergesek yaa sama pakaian saya, hee. Dan lagi, karakter bekas luka itu adalah kulit yang menebal, kering, serta menggelap, makanya akhirnya Bio-Oil ini bisa digunakan untuk meratakan warna kulit dan kulit yang dehidrasi alias kering.

Nah, pihak Bio-Oil sendiri berkali-kali menekankan kalau penggunaannya itu harus teratur 2x sehari sampai minimal 3 bulan baru terlihat hasilnya. Saya makin percaya kalau Bio-Oil ini produk bermutu, karena mereka tidak menjanjikan hasil yang instan. Karena memang gak ada yang instan ya book, semua butuh proses, hihi. Dan di acara tersebut hadir juga peserta yang sudah rutin menggunakan Bio-Oil ini selama 5 tahun, dan dia puas banget sama hasilnya.

Ternyata memang Bio-Oil ini sudah mendapat 191 penghargaan internasional lho. Malah termasuk peringkat pertama di 17 negara sebagai produk perawatan khusus scars & stretch mark sejak peluncurannya di pasar internasional tahun 2002. Nah, sejak Oktober 2014 lalu, Bio-Oil ini sudah hadir di Indonesia dalam ukuran 60ml dan bisa dibeli di Guardian seharga 120ribu. Jadi selama ini orang Indonesia yang menggunakan Bio-Oil tuh selalu beli dari negara tetangga (sebut saja Singapore). Berbahagialah mereka yang tadinya membeli jauh2 sampai akhirnya nemu yang terdekat, hahaha. Dan harga segitu saya bilang sih tidak mahal ya, soalnya pemakaian Bio-Oil ini cukup 1 sampai 3 tetes saja di setiap area. Baik di bekas luka, lutut dan siku yang kering, sampai di bekas jerawat. Oiya, bisa untuk muka juga kok, kan sejatinya hitam-hitam di muka itu bekas jerawat yang bisa dikategorikan ke dalam bekas luka, hehe.

Bio-Oil

Bio-Oil punya Saya. Langsung dipakeee 😀

Oiya, tenang aja, Bio-Oil ini kandungannya alami kok, dari essense bunga gitu sih kebanyakan. Lebih lengkapnya sih Bio-Oil ini mengandung:

  •  vitamin A -> memacu pembentukan kolagen baru yang membantu dalam peremajaan kulit dan memperbaiki tekstur serta warna kulit,
  • vitamin E -> sebagai antioksidan,
  • PurCellin Oil™ -> sebagai emolien yang membuat kulit halus, lembut, dan kenyal, serta berfungsi memastikan bahan aktif yang terkandung bisa terserap dengan baik di kulit,
  • Minyak Lavender -> menyejukkan dan mengencangkan kulit serta menjadi antiseptik alami,
  • Minyak Kalendula -> meregenerasi sel kulit dan untuk merawat kulit sensitif, rusak, atau terbakar sinar matahari,
  • Minyak Kamomil -> anti peradangan,
  • Minyak Rosemary -> menjaga dan menenangkan kulit serta menjadi antiseptik ringan.

Nah, alami semua toh bahannya?

Eh, eh, eh, kan Bio-Oil utamanya itu untuk memperbaiki bekas luka dan stretch mark ya. Apa saya gak punya masalah itu gitu? Punyaaaa. Banget! haha. Karena saya sudah pernah hamil dan melahirkan, jadilah stretch mark yang saya punya itu cukup banyak. Apalagi saya lahiran dengan caesar, kan jadi ada bekas lukanya juga. Bio-Oil juga menekankan kalau produknya tidak bisa menghilangkan secara sempurna, tapi bisa menyamarkan banget hingga nyaris tidak terlihat bekas lukanya.

Akhirnya begitu saya sampai rumah, saya langsung deh aplikasikan Bio-Oil ini di lutut dan siku saya, termasuk di strecth mark dan bekas luka caesar saya, hihi. Alhamdulillah sampai hari ini masih konsisten. Semoga saja minimal 3 bulan ke depan saya bisa terus menggunakan ini demi lutut dan siku yang warnanya rata serta stretch mark dan bekas luka caesar yang makin menyamar yaah. ^^

6 comments

  1. MakAzki298

    bekas jerawat bisa hilang juga? soalnya muka banyak spot2 hitam bekas jrawat.

    Thanks for sharing yaa, n salam kenal 🙂

Leave a Reply

%d bloggers like this: