Makan bak Juragan di Soto Juragan

17 Replies

Pribadi Review

PhotoGrid_1423069730916

Buat yang mau menikmati asiknya jadi juragan, yaah mungkin sehari aja lah gitu, cobain deh makan di Soto Juragan di Depok Timur ini, hihi. Mereka akan melayani kita bak juragan. Seharusnya pembeli kan dianggap sebagai raja atau juragan sih memang. Tapi yang bikin menarik adalah, mereka bakal ngasih es teh manis dalam gelas yang segede gentong!

Walaupun gak semua minuman dihidangkan dalam wadah sebesar itu sih. Tapi tetap ada yang berbeda lho. Contohnya saja bajigur duren. Atau milktea aneka rasa, ya macam greentea, taro milk tea, dan original. Warna-warnanya itu lho, menarik banget! Bikin mata langsung tertuju ke minuman itu saat dihidangkan.

Milk Tea Soto Juragan

Milk Tea Soto Juragan

Terus, kalau kita gak minum es teh manis gak berasa juragannya gitu? Eits tunggu dulu, mereka mempersilakan kita untuk memilih sendiri daging yang dimau serta berapa banyak yang dimasukkan ke makanan yang kita pesan lho. Khususnya untuk sop kaki kambing. Makin berasa juragannya kan kan kan? Hehehe.

Tapi, sebetulnya menu andalan mereka justru terletak pada soto bakar. Karena setau saya memang jarang sih ada soto bakar. Pertama kali saya mendengar karena diundang untuk makan di sana, saya penasaran soto bakar itu kayak apa ya? Ternyata itu adalah soto yang dagingnya dibakar dulu sebelum dimasukkan ke kuahnya. Kalau soto-soto biasanya kan cuma direbus aja kan yaa? Ini deh yang bikin mereka beda dari yang lain 😀

Nah, karena menu andalannya adalah si soto bakar, jadi kemarin saya ya pesannya ini donk. Plus minumnya taro milk tea dan es teh manis untuk Naia. Saat memesan milk tea-nya sih belum berasa konsep “juragan”nya. Pas es teh manisnya datang dan ternyata gelasnya segede gentong baru deh, ooh, jadi mereka membuat kesan juragannya itu ya di es teh manis ini.

Berdasarkan kesaksian Memez sebagai pelanggan setia sih, mereka baru saja memperbesar usahanya. Yaa tadinya cuma warung tenda gitu doank dan cuma buka setiap habis maghrib karena siang harinya tempat mereka berjualan dipergunakan untuk bengkel. Nah, berhubung mereka memang mau mengubah konsep dari warung tenda jadi resto, jadilah mereka menggunakan tempat yang kosong di sebelah bengkel untuk mengeksekusi rencana tersebut.

Soto Juragan

Eh, saya dari tadi nyebut mereka-mereka aja, merekanya belum diperkenalkan siapa yak, hahaha. Mereka yang dimaksud adalah si pendiri Soto Juragan ini, yaitu mas Riki dan mas Tomi. Nah, yang sehari-hari “nongkrong” di tempat ini adalah si mas Tomi, berhubung dia kokinya yaa, hehe. Daan Memez udah kenal banget donk sama si mas Tomi ini karena dia termasuk pelanggan setia, bisa seminggu 3x dia makan di tempat ini, hahaha.

Oiya, walaupun konsepnya resto, dalam hal harga mereka memasang harga yang standard banget kok, malah termasuk murah. Yaiyalah murah, es teh manis segede gaban gitu cuma 4.000 coba. Udah gitu banyak juga minumannya yang di bawah 10.000.

Jadi, mau menunda lagi buat ke sini? haha. Kita-kita aja nyesel baru sekarang tau ada soto bakar yang enak kayak gini di sekitar Depok. Dari stasiun depok cukup naik angkot 02 saja kok *walaupun cukup jauh juga sih* xp

Berikutnya saya mau ngajak suami saya donk buat makan di sini. Penasaran banget sama tongseng rica-ricanya. Saya itu emang paling demen ama tongseng sebetulnya, makanya waktu makan di sana mata saya tertuju selalu ke poster tongseng rica-rica.

PhotoGrid_1422972576334

Akhirnya saya minta bungkus sop kaki kambing 1 untuk diicip sama suami. Biar kalo ngajak ke sini berikutnya, suami langsung bilang yes, hahaha.

17 comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: