Warna-warni Kemenangan: Kumpul Keluarga & Silaturahmi

7 Replies

Keluarga Lomba Blog Pribadi

Saya dan suami dalam menyambut Lebaran dan mewarnai hari kemenangan itu harus adil. Apa tuh maksudnya adil? hee. Begini, sejak menikah, saat lebaran, saya sudah tidak bisa lagi merayakannya bersama keluarga saya karena harus ikut dengan keluarga suami. Biasanya sih mudik ke Semarang berhubung nenek suami Alhamdulillah masih sehat dan berdomisili di sana.

Tradisi di keluarga suami adalah berangkat mudik setelah merayakan Lebaran terlebih dahulu di Jakarta. Tepatnya berangkat mudik di malam hari Raya Idul Fithri agar tidak begitu penuh, setidaknya arus mudik tidak terlalu padat. Berhubung beliau mudik dengan mobil ya, jadinya lebih enak macet-macetan di malam hari katanya dibanding siang hari, puanass euy 😀

Tapi, begitu ada Naia, papa mertua jadi memutuskan untuk mudik dengan kereta saja setiap tahun dan berangkat H+1 Lebaran. Nah, saya jadi berpikir “Bagaimana kalau saya menghabiskan beberapa hari terakhir Ramadhan di rumah orangtua saya saja ya biar adil?”. Sepertinya sih sempat, karena saya berpikir bisa langsung berkumpul bersama keluarga suami selepas sholad Ied di rumah orangtua. Akhirnya selama 4 tahun kami bersama dan melewati 5 kali Lebaran, begitu deh yang kami lakukan, menghabiskan hari-hari terakhir Ramadhan di rumah orangtua saya, sholat Idul Fithri dan sungkeman dengan keluarga saya, baru deh menuju rumah mertua untuk siap-siap mudik 🙂

Mudik

Mudik Lebaran

 

Sebelum menghabiskan beberapa hari terakhir Ramadhan di rumah orangtua, saya juga sudah mengepak barang-barang untuk mudik biasanya. Dan berhubung rumah kontrakan akan ditinggal lama, makanya biasanya kami juga bebersih rumah biar saat kembali rumah masih dalam keadaan rapi. Enak kaan, capek2 langsung beristirahat di rumah yang rapi dan bersih, hehe.

Tahun ini sebetulnya saya punya rencana sedikit besar, yaitu mengecat rumah kontrakan ini agar suasananya baru. Malah udah ngincer Dulux Easyclean juga buat tampilan barunya. Tapi rencana tinggal rencana. Tahun ini kami memutuskan untuk menginap di rumah orangtua saya 2 minggu sebelum Ramadhan berakhir, agak lama memang. Makanya gak punya cukup waktu buat melakukan perubahan-perubahan yang cukup besar terhadap rumah kontrakan ini. Tapi tetap diberesin donk, dibersihin lah pokoknyaa 🙂

Lebaran di Rumah Orangtua

Setelah memastikan rumah dalam keadaan bersih, baru deh kita berangkat ke rumah orangtua saya. Di hari Lebaran, untuk menambah warna kemenangan, keluarga saya yang jarang sekali foto kalau sedang berkumpul, kali ini tidak melewatkan kesempatan emas donk, kita harus foto! Udah gitu, keluarga saya ternyata janjian untuk memakai serba putih di hari Lebaran itu. makin seru deh. Foto ini sebetulnya bisa jadi kandidat buat saya masukkan ke kontes foto Dulux, hehehe. Oiyaaa, ada kontes foto warna-warni kemenangan dari Dulux loh, ikutan yuuuk 😀

Warna-warni Kemenangan: Kumpul Keluarga

Warna-warni Kemenangan: Kumpul Keluarga Orangtua

Tahun ini Tanpa Mudik

Ada satu lagi yang membuat tahun ini berbeda. Nenek suami yang di Semarang itu sudah diajak ke Jakarta sejak awal tahun ini, jadilah keluarga mertua memutuskan untuk tidak mudik. Kami udah berpikir aja gak akan bepergian sering-sering. Tapi ternyata walau tidak mudik, keluarga mertua tetap bepergian untuk silaturahmi ke keluarga yang ada di Jakarta. Kali ini “ngider” untuk bersilaturahmi ke sebagian besar keluarga papa mertua. Dan itu tidak sedikit. Eh, bukan di Jakarta saja deng, ada yang di Bandung malah. Makanya kami sempat menginap di salah satu hotel di Bandung sana. Biar lebih enak dan santai gitu silaturahminya 😀

Lalu, karena saat Lebaran kami belum sempat sungkeman dengan keluarga suami, jadilah sungkem-sungkeman plus foto keluarga juga di hotel ini, hihihi.

Warna-warni Kemenangan: Kumpul Keluarga Mertua

Warna-warni Kemenangan: Kumpul Keluarga Mertua

Begitu siap berangkat silaturahmi, saya dan adik ipar menemukan spot bagus satu lagi untuk berfoto dan mengekspresikan kegembiraan kita. Naia mau ikutan juga lho ternyata, haha. Dan akhirnya berfoto lah kami di spot itu. Ekspresi ini merupakan ekspresi warna-warni kemenangan yang menggambarkan kebahagiaan melaksanakan silaturahmi sekaligus liburan. Foto ini deh yang akhirnya saya masukkan di kontes foto warna-warni kemenangan Dulux itu 😉

Ekspresi Warna-warni Kemenangan

Ekspresi Warna-warni Kemenangan

Kontes Foto Warna-warni Kemenangan

Mau ikutan kontes fotonya jugaa? Yuk, buka deh warnawarnikemenangan.com. Di situ langsung ada form untuk mengupload foto dan memilih frame yang kita mau. Setelah menekan tombol next, baru deh jelaskan cerita di balik ekspresi kemenangan yang kita pilih itu. Setelah selesai mengisi data, tekan submit deh, that’s it! Kita juga bisa liat foto  yang udah disubmit di gallery untuk memastikan kita sudah terdaftar. Gampang kan? 😉

This slideshow requires JavaScript.

Oiya, berhubung saya sempat mau melakukan perubahan terhadap rumah (baca: mengecat tembok) dan mau menggunakan Dulux EasyClean, saya jadi cari-cari tau lebih banyak donk tentang Dulux. Ternyata ada promo warna-warni kemenangan loh, yaitu kita bisa mendapat voucher sebesar Rp. 100.000 dengan pembelian produk Dulux sebesar Rp. 1000.000. Lumayan lah buat sedikit menghemat 😀

voucher

Selain kontes foto dan promo tersebut, Dulux juga ngadain lomba blog lhooo.. Iyaa, postingan inih buat ikutan lomba itu, walaupun mepet bener sama deadline-nya, uhuhu. Buat yang mau ikutan juga, yuk buruan bikin postingan yuk, infonya ada di sini niih. Masih kekejar donk buat bikin postingan hari iniii, hehehe 😉

Buat tau info menarik lainnya dari Dulux, cek link-link ini yaaa 😉

Website: http://warnawarnikemenangan.com/
FB: https://www.facebook.com/LetsColourIndonesia
Twitter: http://twitter.com/letscolourid
Instagram: http://instagram.com/letscolourID
Youtube: http://www.youtube.com/user/LetsColourID

7 comments

  1. Nadia Khaerunnisa

    Setelah menikah kalo lebaran memang lebi wara-wiri ya karena punya keluarga baru hehe Tapi tetep menyenangakan dong ya apalagi sekarang Naia udah bisa ikut pose kalo difoto, bisa diajak kompakan ehehe

  2. eda

    aku gantiannya gini mba, lebaran taun ini sholat di rumah mertua, taun depannya sholat di rumah ibuku.. jadi sama adilnya 😀

Leave a Reply

%d bloggers like this: