Momopururu » September 29, 2015

Daily Archives: September 29, 2015

Hobi Pribadi

Bandung – Jakarta Tidak Memisahkan

Berhubung saya orangnya seneng banget ketemu dan berkenalan dengan orang baru, saya antusias banget sama tantangan networking ke blogger yang belum pernah saya kenal atau yang belum kenal dekat. Saya lalu memilih yang sama sekali belum pernah saya kenal, bahkan bertemu pun belum (yang saya ingat ya, hee). Akhirnya muncullah nama Noniq dan saya ajaklah ia untuk mengikuti tantangan tersebut.

Tapii, saya ngajak kok ya asal ngajak aja yaa, huhu. Padahal niat nih kalau mengajak networking begitu pengennya ya ketemu langsung. Tapi, begitu Noniq bilang ia berdomisili di Bandung, saya yang agak ketar-ketir. Haduh, gimana yak, saya kan di jakarta, huaa. Akhirnya ya cari-cari cara ajalah saya buat bisa ketemuan, entah di Bandung atau di Jakarta. Oiya, sebetulnya Noniq sempat ke Jakarta di salah satu weekend, tapi sayangnya saya sudah ada acara weekend itu, jadi gak sempet ketemuu, hiks. Diundur lah yaa ketemuannya.

Bertemu di Bandung

Akhirnya, saya deh yang punya kesempatan untuk ke Bandung. Minggu kemarin, tanggal 27 September 2015, saya berkesempatan untuk mengisi acara pelatihan infografis KEB di Bandung (sebagai asisten aja sih xp). Nah, saya gunakanlah kesempatan tersebut untuk mengajak ketemuan Noniq. Alhamdulillah banget tanggapannya positif dan ia bisa untuk nyaperin saya di tempat janjian. Nyamperin loh dia, bukannya janjian di tempat mana lagi gitu, huhu. Terharu deh

Oiya, saya sama sekali belum pernah ketemu ataupun berkenalan dengan Noniq ini loh. Atau mungkin udah pernah ya, tapinya kami aja yang sama sama gak engeh, hehe. Saat bertemu, kami sama-sama canggung sebetulnya, karena bingung apa yang ingin diobrolin, hahaha. Manggilnya aja mbak sama mbak xp. Untungnya waktu itu teman blogger yang lain masih ada dan bisa mencairkan suasana supaya ngobrol kami bisa lebih santai.

Ketemuan di Banduuung

Setelah ngobrol lebih santai, satu per satu teman yang lain pulang, tinggal kami berdua deh. Tapi, setelah yang lain pulang, kami udah lebih santai donk, udah manggil nama aja pulak. Soalnya udah tau kalau ternyata kami seumuran, hihihi.

Awalnya sih Noniq yang dengan canggung bertanya umur saya berapa, setelah saya jawab, dia bilang, “waah, seumuran!”. Saya yang langsung “horeee!” dan berpikir kami akan bisa lebih nyambung kalau begini, hehe. Continue reading

Published by:
%d bloggers like this: