Keliling Indonesia Makin Mudah Dengan Transportasi yang Makin Andal

29 Replies

Lomba Blog Traveling

Saya tuh kepengeeenn banget deh keliling Indonesia dan menikmati keindahan alam yang tersebar sangaatt banyak di Indonesia ini. Well, sebenernya pengen keliling dunia sih ya cita-cita yang belum kesampaian, tapi ya mulai dari negara sendiri dulu kaan. Alhamdulillah sih udah sedikit demi sedikit direalisasikan, tinggal nunggu waktu (dan modal xp) juga untuk akhirnya saya bisa bilang saya sudah mengelilingi Indonesia.

Sampai saat ini sih memang masih lebih banyak mengunjungi sekitar pulau Jawa saja, paling jauh baru ke Belitung. Tapi saya gak putus harapan donk ya, apalagi keluarga kecil kami makin besar seperti sekarang. Anak udah 3, insyaAllah akan jadi makin seru untuk keliling Indonesia.

Karena ya, setiap kali mengunjungi tempat wisata, bukan hanya ajang liburan dan melepas penat untuk kami (saya dan suami), tapi juga jadi ajang pembelajaran untuk anak-anak, bahkan untuk saya sendiri juga sih. Anak-anak jadi tau Indonesia itu kaya sekali. Ya kaya akan budaya, kaya akan flora & fauna, juga kaya akan pemandangan indahnya. Pokoknya anak-anak jadi tau kalau di Indonesia ada macam-macam candi lho, ada macam-macam burung juga lho, dan ada beragam agama pula.

Wisata Edukasi untuk Anak

Terlebih lagi kalau mengunjungi tempat wisata yang di dalamnya terdapat banyak kisah kerajaan atau legenda Indonesia jaman dahulu. Anak, bahkan saya juga jadi baru tau, oh ternyata cerita Garuda Whisnu Kencana itu seperti ini, oh ternyata sejarah terbentuknya candi Prambanan tuh kayak gini, dan banyak oh oh lainnya.

Wisata kekinianpun juga tidak luput dari bahan belajar anak-anak lho. Waktu ke Malang, saya senang sekali saat mengunjungi Jatim Park, baik 1, 2 dan 3. Karena Jatim Park itu sarat akan pelajaran bermakna untuk anak-anak. Ada Museum Tubuh atau Museum Bagong yang sungguh lengkap menunjukkan bagian-bagian yang ada dalam tubuh kita. Juga ada Eco Green Park dan Batu Secret Zoo yang menyajikan kekayaan fauna yang sangat lengkap.

Baca juga: Wisata Malang 5 Hari 4 Malam Bersama Anak-anak: Itinerary & Budget

Dengan mengajak anak-anak traveling dan mengelilingi Indonesia, kami juga ingin mengisi memori mereka dengan kenangan-kenangan indah dan tak terlupakan. Kenangan mengejar lumba-lumba di laut dan habitat aslinya, kenangan menonton pertunjukan tari kecak di GWK, juga kenangan-kenangan lainnya.

Tidak hanya kenangan manis tentu yang didapat dari traveling dengan anak-anak. Akan ada rasa bosan bagi anak-anak, akan ada rasa tidak nyaman di tempat baru, juga ada rasa tegang saat mengejar jadwal pesawat ataupun kereta yang akan kami tumpangi. Tapi justru kenangan yang beragam inilah yang menambah keseruan traveling keluarga kami.

Karena kami sungguh ingin ingatan anak-anak diisi oleh memori-memori itu. Memori akan keseruan kami bersama melewati itu semua. Memori yang akan tinggal selamanya dalam benak mereka dan jadi kenangan indah saat mereka dewasa nanti.

“Take only memories, leave only footprints.”

– Chief Seattle

Maka dari itu, saya dan suami juga jadi makin semangat untuk mengajak anak-anak kami berkeliling Indonesia. Untuk mengunjungi lebih banyak tempat-tempat bersejarah lainnya, untuk melihat lebih banyak kebudayaan-kebudayaan Indonesia lainnya, juga untuk meciptakan kenangan indah lainnya.

Selain itu, tentu donk ya kita juga senang melihat pariwisata Indonesia jadi makin dan terus berkembang sehingga bisa makin dilirik juga oleh turis mancanegara.

Transportasi yang Andal Mendukung Majunya Pariwisata Indonesia

Tapi perkembangan pariwisata Indonesia tidak akan maju kalau tidak disupport oleh transportasi yang baik. Saya sih ngeliat dan ngerasain sendiri ya kalau transportasi di Indonesia ini jadi makin baik. Pada ngerasain juga gak sih?

Beberapa bulan lalu saja, saya sekeluarga melakukan road trip ke Yogjakarta dan sekitarnya untuk berkeliling mengunjungi candi-candi yang ada di sana, termasuk candi Borobudur.

Baca juga: Road Trip Jawa Tengah – Wisata Candi

Pada kesempatan itu, kami jadi mencoba jalur tol trans Jawa yang baru diresmikan akhir tahun lalu. Memang sih tolnya masih sepi, tapi perjalanan kami jadi singkat dan tidak terlalu melelahkan. Sehingga kami bisa menyimpan tenaga untuk tujuan utama kami, yaitu perjalanan wisata berkeliling candi.

Selain itu, dengan adanya ruas tol yang membentang di sepanjang pulau Jawa ini, juga jadi membuka lahan perekonomian baru. Karena di beberapa rest area yang sudah jadi, kami juga melihat banyaknya tempat makan yang menyediakan makanan untuk pengunjung yang ingin beristirahat sejenak seperti kami.

Oiya, sebenarnya, road trip kami beberapa bulan lalu itu adalah kunjungan kedua kami ke candi Borobudur. Kunjungan kami sebelumnya adalah pada tahun 2017 dan kami memilih moda transportasi lain, yaitu pesawat.

Pada saat saya mendarat di Yogjakarta kala itu, saya perhatikan ada gedung baru yang menarik dan bagus di komplek bandar udara Adi Sutjipto. Ternyata gedung tersebut merupakan perluasan bandar udara lama. Pemerintah ingin menciptakan bandar udara yang modern dan pelayanan yang semakin baik. Dengan begitu, diharapkan bukan hanya turis lokal seperti kami saja yang terpuaskan, tapi juga bisa meningkatkan standarnya untuk memuaskan turis internasional. Hal itu kan jadi bikin turis lokal maupun internasional makin enak dan nyaman yaa untuk mengunjungi candi Borobudur atau tempat wisata lainnya yang berlokasi di Yogjakarta.

Capaian Pembangunan Prasarana Transportasi

Borobudur ternyata memang menjadi salah satu dari 10 tujuan pariwisata yang akan menjadi “Bali” baru selain Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Bromo Tengger Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai. Karenanya, akses transportasinya juga dipermudah untuk tujuan-tujuan wisata Indonesia.

Akses transportasi berupa bandar udara baru, peremajaan pelabuhan, pembangunan tol laut, perbaikan stasiun-stasiun, sampai peningkatan pelayanan perkeretaapian makin dipikirkan oleh Kementrian Perhubungan kita lho. Terbukti dari pencapaian yang telah dibuat selama 5 tahun terakhir ini.

sumber: dephub.go.id

Oke, infografisnya menyebut pencapaian 4 tahun, karena memang infografis tersebut dibuat di tahun 2018. Bandar udara sendiri, di tahun 2019 ini meningkat lagi jadi 15 Bandar udara baru untuk mendukung pariwisata Indonesia.

Selain transportasi udara dan darat yang semakin baik, Kementrian Perhubungan juga tidak lupa meningkatkan sarana dan prasarana transportasinya dalam bidang kelautan. Selain untuk memudahkan akses tempat wisata, juga sebagai pemerataan perekonomian.

Kemenhub tentu gak melupakan sektor yang cukup penting juga donk ya, yaitu Kereta Api. Sekarang, kereta api sudah jauuuhh lebih baik lho. Sepanjang pengalaman saya naik kereta api, terakhir di bulan Mei lalu, pelayanannya semakin membuat kita nyaman. Selain karena lebih tepat waktu, kereta yang lebih bersih, fasilitasnya lebih lengkap (termasuk toilet yang juga bersih dan minim bau), pelayanannya juga lebih cepat tanggap.

View this post on Instagram

#latepost Sekarang naik kereta udah enak yaa 👌🏻 . Keretanya udah baguuuss, bukan kereta lama gitu. Toiletnya bersih, tempat sholat juga nyaman. Oiya, tempat sholat biasanya ada di gerbong restorasi ya, biasanya ada di antara gerbong 4 & 5. Jadi kalau mau sholat di kereta gk perlu sambil duduk. Tinggal ambil wudhu, terus cuss deh ke gerbong restorasi. . Dari sebelum keretanya sebagus ini, udah suka numpang sholat juga di gerbong restorasi itu. Tapi dlu gk senyaman ini. Dulu kayak tempat sholatnya buat staff aja gitu, sekarang kayaknya emang untuk penumpang. Karena sajadahnya wangi + disediakan mukena juga. 😍 . Oiya, kondekturnya juga responsif. Saat perjalanan Semarang-Jakarta, AC nya agak panas gitu, lalu diSMS deh sama suami. Lalu secepat itu dia ke gerbong kami terus menyesuaikan kembali ACnya jadi lebih dingin lagi. Ternyata mertua juga SMS sih, jadi makin cepet deh 😅 . Anw, sekarang sebenernya pas yaa, kalau naik kereta bisa hadap2an gini ber4. Kalau nambah 1 gimana ya? Hahaha. Nambahnya 2 aja apa ya @ilmanakbar.life 🤭😜 — #kereta #keretaEksekutif #naikKereta #ayoNaikKereta

A post shared by Istiana Sutanti (@momopururu) on

Perkembangan Pariwisata Meningkatkan Perekonomian Indonesia

Transportasi yang lebih andal seperti sekarang menjadi salah satu faktor suksesnya industri pariwisata Indonesia meningkatkan daya saingnya di World Economic Forum (WEF) sebanyak 2 tingkat dalam kategori Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) pada tahun 2019 ini.

Begitu industri pariwisata meningkat, juga pasti berdampak donk yaa pada perekonomian Indonesia. Karena dalam setiap tempat wisata, pasti akan menumbuhkan transaksi perekonomian warga sekitarnya. Seperti penginapan yang jadi makin banyak dibutuhkan, transportasi lokal yang juga makin dicari dan diandalkan, serta para pedagang souvenir dan makanan yang juga semakin banyak.

Hal ini menjadikan perekonomian Indonesia optimis untuk masuk dalam 10 besar dunia loh.

“Ekonomi Indonesia diprediksi masuk 10 besar di dunia pada 2025 bila dilihat dari peningkatan pariwisata yang terjadi sekarang ini,” ujar Kepala Seksi Pariwisata Perdagangan dan Telekomunikasi Direktorat Deregulasi Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Supriyadi dalam siaran pers yang diterima KompasTravel, Minggu (5/5/2019)

Makin seneng ya kaan kalau negara kita makin bagus di mata dunia.

Yuk, keliling Indonesia!

Anw, kalau sarana dan prasarana trasnportasi nyaman dan mudah semuanya gini kan jadi enak dan gak pakai pikir ratusan kali yaa untuk bisa berkeliling Indonesia.

Mau ke danau Toba? Tenaang, bandara Sibisa sudah semakin nyaman. Dengan kenyamanan bandara begini, nantinya bukan gak mungkin lah yaa bisa mendatangkan lebih banyak turis internasional.

Mau road trip keliling Jawa atau Sumatera? Sudah ada tol yang langsung menghubungkan 1 wilayah dengan wilayah Jawa atau Sumatera lainnya dan makin mempersingkat waktu perjalanan. Daerah pariwisata makin mudah ditempuh dan dijangkau.

Membaiknya sarana dan prasarana transportasi ini juga diimbangi dengan kemudahan mengakses sarana lintas angkutan, karena sudah banyak yang terintegrasi. Lihat saja Yogyakarta, bandara Yogyakarta International Airport (YIA) sudah terintegrasi dengan berbagai angkutan umum seperti bus dan kereta api yang akan mengantar kita menuju pusat kota Yogyakarta.

Juga kereta bandara yang mengantar ke bandar udara Soekarno Hatta, sudah mulai beroperasi dari Manggarai dan beberapa stasiun lain. Sehingga para penumpang tidak perlu repot lagi berpindah ke stasiun BNI city dan tinggal menunggu di stasiun Manggarai jika ingin transit dari KRL ke kereta bandara.

Aah, senang yaa kalau kesempatan keliling Indonesia makin terbuka lebar dan makin mudah karena ditunjang oleh sarana dan prasarana transportasi yang semakin baik. Untuk melihat perkembangan transportasi ini bisa dilihat di facebook, twitter, atau IG resmi Kementrian Perhubungan ya.

Semogaa ke depannya kemudahan transportasi ini bisa diimbangi dengan perawatan yang baik juga yaa, sehingga semua yang telah ditingkatkan sampai sekarang tetap terjaga dalam hal kenyamanan dan kebersihan.

Semoga juga tiket pesawat untuk ke seluruh daerah Indonesia lebih murah daripada tiket pesawat ke luar negeri, hihi.

Jadiii, yuk, keliling Indonesia!

29 comments

  1. Isma Maulida

    Seru ya traveling nyaman bersama keluarga, betul banget nih mba perlu diiringi dengan pemeliharaan dan juga sosialisasi ke masyarakat agar fungsi dan ketahanan dari transportasi Tersebut tetap terjaga kualitasnya.

  2. Nisya Rifiani

    Saat ini sih aku juga pengen keliling indonesia, ke luar negeri masih takut dan belum ada pandangan ke mana… Aku belum pernahke beliting, pasti asyik yaa… alhamdulillah paling jauh ke sorong…

  3. Nurul Sufitri

    Nah, makanya masyarakat mesti mencoba untuk ga melulu naik kendaraan pribadi ke mana2. Cobain kereta, bus dll kan makin nyaman aja moda transprtasi zaman now. Bersih, aman, pelayanan makin baik dan harganya juga termasuk terjangkau dan masuk akal gt. Yuk, ramai2 memajukan transportasi kita! 🙂

  4. hani

    Aku suka kereta api pelayanannya makin baik. Terus banyak dibangun bandara baru. Semakin maju deh sektor perhubungan di Indonesia.
    Samma…aku juga ingin keliling Indonesia.

  5. Matius Teguh Nugroho

    Selama 4 tahun pemerintahan Jokowi-Kalla kemarin, pembangunan infrastruktur memang masif dilakukan dan aku puas banget! Cuma mungkin kalo menurutku belum ke tahap “keliling Indonesia jadi mudah”, karena konektivitas Jakarta dengan daerah lainnya belum terlalu signifikan. Namun bisa kita katakan, “keliling Indonesia sekarang jadi nyaman” karena bandara-bandara dan pelabuhan-pelabuhan direnovasi menjadi modern. Yang sudah signifikan mungkin konektivitas regional dan konektivitas di dalam ibukota. Pokoknya kita sama-sama berharap agar ke depannya pembangunan infrastruktur ini dilanjutkan sehingga Indonesia bisa mengejar ketertinggalan dengan negara tetangga. Dan, sudah tugas kita sebagai warga negara untuk menjaga infrastruktur yang ada.

    1. istianasutanti Post author

      Terima kasih insightnya mas. Tapi dengan banyaknya tol laut dan infrastruktur baru yang dibangun sedikit banyak, selain nyaman, emang jadi lebih mudah juga kan. Setidaknya saya kepikirannya ya jadi mudah aja gitu ya

      Yap, tugas kita menjaga infrastruktur yang sudah ada sekarang dan jangan sampai rusak 🙂

  6. Monda Siregar

    semakin asyik jalan2 kalau transportasi lancar dan murah ya mbak…
    alhamdulillah Sumatra mulai menyusul Jawa, semoga segera nanti pulau2 lainnya juga ya..
    pulkam ke Sumatera sekarang lebih cepat karena ada kapal eksekutif yang memangkas jam perjalanan

  7. dgoreinnamah

    Harus diakui memang transportasi di Indonesia semakin membaik dan sudah tidak lagi terlalu jawasentris. Terima kasih untuk pemerintah yang mau berbenah dan terus memperbaiki yang kurang 🙂

  8. septiakhoirunnisa

    Yups setuju Mbaa, yuk keliling Indonesia. Makin senenga karena sarana transportasi makin nyaman. Mulai dari halte, stasiun, bandara bahkan pelabuhan pun sudah makin baik fasilitasnya jadi bikin nyaman pengunjung.

  9. nurulgie

    Saya bangga dan ikut senang merasakan progress transportasi saat ini. Kebetulan saya suka naik kereta, fasilitasnya sudah nyaman dan banyak banget rutenya.

  10. Hani S.

    Tulisan ini sukses membuatku semakin semangat nabung demi terwujudnya jalan2 sekeluarga nih. Karena memang Indonesia ini kaya sekali dengan keanekaragamannya ya. Apalagi saat tahu Transportasinya juga makin oke, makin gak khawatir juga kalau bawa-bawa Batita kayak Adiknya Alfath nih. Bangga Indonesia, lafff.

  11. Rach Alida Bahaweres

    Aaiih aku jadi pengen keliling Indonesia juga bawa keluarga. Sementara ini maish mengunjugi beberapa kawasan dan senang banget selalu ada perubahan dari waktu ke waktu ke arah baik.

  12. Memez

    Alhamdulillah ya… sekarang mau jalan-jalan kemana pun makin mudah, nyaman dan terjangkau dengan berbagai macam pilihan transportasi. Dan khususnya jalan tol, memang membuat perjalanan makin singkat dan lebih nyaman yaa….

  13. Bunda Lia

    Satu hal yg aku seneng sama transportasi di Indonesia sekarang ini karena pelayanannya sudah sangat manusiawi dan bersih. Jadi nyaman mau kemana aja. Semoga nanti kami bisa keliling wisata Indonesia

  14. Nurul Sufitri

    Wah, beneran nih Jogja merupakan salah satu “Bali Baru” Indonesia? Emang deh pengalamanku tuh ya berkunjung ke Kota Gudeg ga bakalan pernah bosan. Kulinernya enak, destinasi wisatanya keren2 apalagi semua serba tradisional masih melekat erat. Enak nih naik pesawat atau moda transportasi apa aja ke sana kini semakin mudah ya. Pemerintah dan masyarakat saling mendukung 🙂

  15. untari travel notes

    emang harus diakui sekarang transportasi sudah sangat membaik. Ibuku sampai seneng banget waktu ketemu pak jonan di kereta. tapi tentu bukan hanya pak jonan yang membuat perubahan wajah transportasi indonesia

Leave a Reply

%d bloggers like this: