Review Tempat Wisata

5 Alasan The Ranch Puncak Jadi Tempat Yang Wajib Kamu Kunjungi

Yuhuu, aku pertama kali tau di Puncak bakal ada The Ranch tuh waktu pertama kali menginap di hotel yang berada persis di sebelah The Ranch Puncak, yaitu Grand Diara Hotel.

Nah, pada waktu itu The Ranch ini masih tahap pembuatan, jadi memang belum bisa dikunjungi. Saat itu pun aku bingung sih, kok namanya sama kayak De Ranch yang ada di Bandung itu yaa.

Apakah yang di Puncak ini memang memiliki konsep yang sama kayak yang di Bandung?

Apalagi logo dan pelafalannya memang sama kan, De Ranch dan The Ranch, tulisannya saja yang berbeda, homofon lah ya istilahnya.

The Ranch Puncak
The Ranch Puncak

Begitu kami punya kesempatan berkunjung ke The Ranch Puncak, kami memastikan satu hal, yaitu yang punya The Ranch ini dan De Ranch yang ada di Bandung ternyata memanglah orang yang sama! Hahaha.

Rasa penasaran akhirnya terpuaskan yaa.

Anw, ternyata seseru itu tempatnya untuk anak-anak lho. Eh, bukan cuma untuk anak-anak deng, bahkan yang dewasa pun bisa merasakan keseruan dan keindahan tempat wisata ini.

Sini deh aku bisikin kasih tau 5 alasan tempat ini wajib dikunjungi oleh kalian, terutama kalau kalian mau mengajak anak-anak liburan sekolah.

1. Lokasi The Ranch Puncak yang Strategis dan Harga Tiket yang Murah

The Ranch Puncak dari Grand Diara

Sestrategis apa sih? Lokasinya tuh di pinggir jalan raya Puncak banget, persis sebelahnya hotel Grand Diara, setelah Cimory Dairyland dan sebelum Taman Safari.

Jadi, kalau kalian mau ke sini, gak perlu susah mencari tempatnya sih, karena sangat terlihat dari jalan raya. Letaknya berada di sebelah kanan jalan raya Puncak kalau dari arah Jakarta (dari bawah).

Alamat lengkapnya ada di Jl. Raya Puncak Gadog No.KM, RW.5, Kopo, Kec. Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16750, Indonesia.

Lokasi yang strategis ini jadi salah satu nilai plus banget kan. Soalnya bisa menjangkau para pengunjung yang tadinya tidak berniat, tapi jadi mampir karena letaknya di pinggir jalan dan sangat terlihat.

Harga tiketnya murah, memang berapa?

Nih ya, per orang hanya dikenai harga tiket sebesar 25.000 saja. Kami berlima cukup membayar 125.000 untuk masuk ke dalam The Ranch Puncak.

Itu pun sudah termasuk susu atau potongan harga makanan. Jadi setiap pembelian tiket, kita akan diberi 2 potong kupon. Tapi, tidak bisa kita pakai dua-duanya ya, kita diberi 2 potongan seperti itu agar bisa dipilih, mau ditukar dengan susu atau mau ditukar dengan potongan harga makan.

Untuk melakukan beragam aktivitas pun harganya masih sangat ramah di kantong. Per aktivitas dikenai biaya mulai dari 15.000 sampai 45.000.

Harga-harga Aktivitas The Ranch Puncak

2. Tempatnya Luas

Ini yang tidak disangka-sangka sih. Walaupun di pinggir jalan dan terlihat tidak begitu besar, ternyata dalamnya cukup luas dan banyak sekali tempat berbeda namun setema (peternakan) yang tersedia.

Ada kandang kuda, ada kandang sapi, taman putri malu, tempat panahan, danau, “bengkel” sepeda, dan banyak lagi macamnya.

Penempatan setiap bagian-bagiannya pun menurut aku cukup rapi dan teratur, sehingga selain bisa mengakomodir banyak aktivitas, juga bisa mempertahankan sisi estetika tempatnya.

Karena itu, tempat ini juga bisa dibilang tempat yang cukup instagrammable.

3. Fasilitas The Ranch Puncak Lengkap

Coba sebut, ada fasilitas apa yang biasanya tersedia di tempat wisata? Adanya tempat terbuka hijau yang memadai, toilet yang terjaga kebersihannya, banyaknya tempat sampah, adanya mushola atau tempat ibadah, serta adanya tempat makan yang bisa memenuhi kebutuhan perut para pengunjung setelah berkeliling.

Nah, semua itu bisa kita temukan di The Ranch Puncak.

Tempat Terbuka Hijau

Seperti yang aku bilang di poin sebelumnya, The Ranch tempatnya sangat luas. Maka tidak perlu kita ragukan lagi seberapa memadainya tempat terbuka hijau yang ada di The Ranch ini ya.

Berhubung temanya juga koboi dan peternakan, ya sudah tentu kita akan banyak menemui adanya rumput hijau yang luas di tanah lapang.

Taman Putri Malu The Ranch Puncak

Yang paling terlihat, ruang terbuka hijau di sini terdapat di sisi “Taman Putri Malu”. Begitu melihat taman ini rasanya perasaan jadi tenang dan tubuh jadi segar sekali. Hormon oksitosin bisa keluar terus lah kayanya ya, hehe.

Toilet

Toilet ini harus terjaga kebersihannya donk ya. Supaya pengunjung tetap nyaman menggunakan toilet.

Di The Ranch ini selain terjaga kebersihannya, juga tersebar di beberapa tempat. Ya itu, berhubung tempatnya seluas itu, tentu sajaa toilet tidak hanya berada di salah satu spot.

Spot yang menarik adalah toilet yang dekat dengan area panahan. Di sini toiletnya terlihat seperti rumah-rumah kayu yang berwarna-warni. Walaupun terlihat ada pintu kayu, tapi pintu toilet yang sesungguhnya justru ada di belakang rumah-rumah ini.

Toilet The Ranch Puncak
Toilet di The Ranch Puncak

Sebetulnya agak-agak gelap sih bagian pintu toilet yang berbentuk rumah kayu ini, ahaha.

Tempat Sampah

Selain toilet yang tersebar, tentu tempat sampah juga jangan kalah banyak. Kita bisa menemui tempat sampah yang banyak tersebar sambil berkeliling.

Jadi tidak ada alasan bagi para pengunjung untuk membuang sampah di sembarang tempat ya.

Tempat yang sudah bagus seperti ini selain harus dijaga kebersihan dan keindahannya oleh pemilik serta karyawan, ya tentu harus dijaga oleh kita juga sebagai pengunjung ya. Salah satu bentuk kita menjaga tempat wisata ya dengan membuang sampah di tempat sampah yang telah disediakan.

Mushola

Mushola The Ranch Puncak

Musholanya juga tidak hanya tersedia satu saja, melainkan dua lho! Ada yang di dalam area The Ranch, ada pula yang di luar area dan menyatu dari restoran di lantai atas.

Jadi, kalau kita berkunjung di The Ranch hanya untuk makan di restorannya, kita tetap bisa menggunakan fasilitas mushola ini untuk sholat dan menunaikan ibadah.

Bahkan di mushola ini ya ada toiletnya lagi yang juga terjaga kebersihannya. Enak dan nyaman lah pokoknya.

Tempat Makan

Tempat makan yang disediakan bukan lagi menjadi tempat makan biasa yang ada di tempat wisata, kita bahkan bisa wisata kuliner saja tanpa masuk ke dalam area The Ranchnya.

Aku bahas lebih banyak lagi di poin 5 sih yaa 🙂

Playground

Setelah keluar dari The Ranch, kami bersantai sejenak di area makan. Tanpa disangka, ternyata di ujung sebelah kiri terdapat playground untuk anak-anak.

Playground di The Ranch Puncak

Rupanya playground ini disediakan kalau pengunjung yang datang ke sini hanya bertujuan untuk makan ya, tanpa masuk dan melakukan aktivitas di dalam area The Ranchnya.

Jadi makin menambah pilihan kegiatan yang bisa dilakukan ya ini ya, ahaha.

Pusat Oleh-oleh

Iya, tersedia juga pusat oleh-oleh bagi yang ingin membawa buah tangan saat pulang. Pusat oleh-oleh di sini sebagian besar menjual makanan dan camilan yang diolah dari susu.

Ada pie susu, ada kue sus unyil, serta beberapa cemilan berat lainnya. Sisanya camilan berupa stik keju, sumpia, sale pisang, dan camilan khas puncak atau Bandung lainnya. Lumayan enak-enak pula lho camilannya.

Pusat Oleh-oleh The Ranch Puncak

Berhubung kami akan menempuh perjalanan pulang, jadinya aku belanja sedikit di tempat oleh-oleh untuk membeli camilan yang bisa dimakan sepanjang perjalanan pulang nantinya. Benar saja, anak-anak memang butuh ngemil setelah capek berkeliling The Ranch.

Setelah puas ngemil, tinggal tidur deh mereka sampai rumah, ahaha.

4. Aktivitas Beragam

Ini dia yang jadi salah satu alasan utama harus mengunjungi The Ranch Puncak. Aktivitasnya tuh beragam banget.

Dengan tempat yang besar dan banyak bagian yang bisa dieksplor ini, memungkinkan sekali donk untuk menyediakan aktivitas yang beragam, baik untuk anak-anak maupun untuk dewasa.

Bahkan bukan hanya beragam, tapi memang sebanyak itu. Mungkin bisa mencapai 20 aktivitas deh yang bisa kita lakukan di The Ranch Puncak ini. Nih aku list sebagian aktivitas yang bisa dilakukan yaa.

Menunggang Kuda (Kuda Besar Maupun Kuda Poni)

Anak-anak Menunggang Kuda di The Ranch Puncak

Yes, aktivitas yang pertama kali terbayang saat mengunjungi The Ranch adalah menunggang kuda. Soalnya, baik The Ranch Puncak maupun De Ranch yang di Bandung memanglah mengusung tema “Koboi”, jadi yaa pastinya berkuda jadi salah satu aktivitas utama donk yaa 🙂

Ketiga anak akupun begitu. Begitu masuk The Ranch, yang pertama kali dicari oleh mereka ya ini, di mana mereka bisa menunggang kuda! ahaha. Terutama yang paling kecil.

Berhubung dia memang belum pernah menunggang kuda, sementara pernah melihat kakaknya menunggang kuda, dia jadi paling penasaran dan mau merasakan sendiri bagaimana sih rasanya menunggang kuda?

Naik Kuda di The Ranch Puncak

Bahkan yang kedua sempat menangis dan merengek untuk menunggang kuda. Dia merengek karena cuaca cukup tidak menentu.

Jadi hari sebelumnya kami memang menginap di Grand Diara, hotel yang berada persis di sebelah The Ranch ini kan. Nah, saat waktu yang direncanakan (yaitu di waktu siang keesokan harinya), kami memang mau mengajak anak-anak untuk ke The Ranch.

Baca juga: Hotel-hotel Puncak Yang Ramah Anak

Jadi yang kedua sudah semangat dan sudah membayangkan untuk naik kuda di sana. Begitu jam 11 siang, cuaca mulai sangat mendung dan seketika itu hujan sangat lebat. Rasanya hampir tidak mungkin kami ke The Ranch dalam cuaca yang seperti itu kan?

Apalagi untuk bisa menikmati beragam aktivitasnya yang memang sebagian besar dilakukan di ruang terbuka.

Karena itulah, Nawa (anak kedua) jadi sangat kecewa dan sedih. Makanya sempat merengek-rengek untuk tetap mau naik kuda. Tapi setelah kami beri pengertian, ya Alhamdulillah anaknya tenang deh.

Akhirnya kami memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu di hotel setelah check out.

Menunggu Hujan di Grand Diara
Menunggu Hujan sebelum ke The Ranch

Ternyata, setelah makan dan bersantai sebentar di hotel, hujan perlahan mereda dan pada akhirnya berhenti. Baru deh kami memutuskan untuk tetap lanjut ke The Ranch. Anak-anak jadi senang dan ya itu, jadi tidak sabar untuk menunggang kuda! ahaha.

Okelah, jadi aktivitas pertama yang harus dilakukan adalah menunggang kuda. Begitu masuk area The Ranch Puncak, kami langsung mencari di mana menunggang kuda ini dilakukan.

Baca juga: Sekeluarga Dibuat Puas Oleh Sari Ater Hotel & Resort

Masuk agak dalam sedikit, kami lalu menemukan ada terminal kuda poni. Rupanya di sini untuk menunggang kuda poni, yang hanya bisa dilakukan oleh anak-anak.

Nara Naik Kuda di The Ranch Puncak

Untuk bisa menunggang kuda yang lebih besar, kita harus jalan lebih dalam lagi dan menaiki beberapa tangga untuk menuju tempat tiket yang berada di atas. (Yap, tempatnya memang ada yang di atas seperti ini ya).

Istal Kuda The Ranch Puncak

Namun begitu, kudanya tetap di bawah kok. Jadi kita naik ke atas ini supaya memudahkan untuk naik ke atas kudanya. Terutama untuk anak-anak, mereka jadi mudah menaiki kuda yang memang tinggi.

Naik Kuda di The Ranch Puncak

Naik Kereta Drum Kaleng

Setelah puas naik kuda, kami berkeliling lagi. Baru berkeliling sebentar, Nara melihat terdapat kereta dari kaleng drum yang tampak menarik dan berwarna-warni. Langsung minta naik itu deh dia, ihihi.

Yo wis, akhirnya naik kereta drum itu donk semuanya.

Kereta Drum The Ranch Puncak

Dengan harga 20.000 per orang, naik kereta ini akan dikendarai oleh petugas The Ranch Puncak dan berkeliling area sekitar danau dan jalanan sepeda. Kupikir hanya 1x keliling saja, ternyata setelah kami tunggu dan selesai 1 putaran, petugasnya tidak berhenti dan melanjutkan perjalanan.

Rupanya dengan harga segitu, anak-anak diajak berkeliling sebanyak 2x dan melalui rute yang berbeda dari putaran pertama. Wah, jadi puas banget mereka diajak berkeliling begini pakai kereta drum, haha.

Kereta Drum The Ranch Puncak

Berkeliling The Ranch Naik Berbagai Macam Sepeda

Kubilang berbagai macam sepeda karena memang ada beberapa macam sepeda yang bisa digunakan dan dinaiki oleh orang dewasa.

Mulai dari sepeda tandem, sepeda renteng, juga sepeda gandeng. Mirip-mirip ya namanya, tapi memang bentuknya berbeda 😀

Oh iya, ada 1 jenis kendaraan lagi sebetulnya, tapi yang ini namanya bendigo. Mirip delman tapi tidak menggunakan tenaga kuda (walaupun dipasang patung kuda di bagian depan sih, ahaha), melainkan tenaga manusia. Yaa sama kayak sepeda yang dikayuh juga laah.

Main Sepeda Balita

Yap, kita juga bisa menyewa sepeda untuk dimainkan oleh anak-anak, terutama balita. Akan ada area khusus untuk memainkan sepeda balita dan tidak boleh keluar dari area tersebut.

Sepedanya balance bike gitu ya yang memang biasa dimainkan oleh balita.

Panahan

Setelah tadi puas naik kereta drum, anak-anak sebetulnya menuju danau untuk naik bebek-bebekan. Tapi anak yang pertama maunya memilih untuk panahan saja. Jadi sambil yang lain naik bebek-bebekan, aku menemani Naia main panahan deh.

Area Panahan The Ranch Puncak

Dengan harga 35.000 rupiah, kita akan diberi 7 buah anak panah dan akan diajari sedikit bagaimana cara memanah yang baik.

Setelah semua anak panah habis, kita diberi kesempatan sebentar untuk berfoto bersama target yang telah dikenai anak panah tadi.

Panahan The Ranch Puncak

Naik Bebek2an di Danau Sambil Memberi Makan Ikan

Nah, yang tadi aku bilang nih, sambil Naia bermain panahan, yang lain naik bebek-bebekan. Yaa gak berbentuk bebek sih, tapi apapun bentuknya kami tetap menyebutnya bebek-bebekan, ahaha.

Harga tiket bebek-bebekan ini sebesar 45.000 untuk bisa kita pakai selama 15 menit. Kemarin kata penjaganya sedang sepi, jadi kami dapet waktu tambahan deh, ahaha. Alhamdulillah yaa.

Anw, bebek-bebekan di The Ranch Puncak ini dijalankan pakai kekuatan kita dengan cara menggowes pakai tangan kayuhan yang berada di sisi kanan kiri bebek-bebekan ini. Lumayan ya bun, 15 menit udah cukup membuat tangan pegal, ihihi.

Bebek2an di Danau The Ranch Puncak

Sambil naik bebek-bebekan, kita juga bisa sambil memberi makan ikan. Soalnya di danau ini memang banyak sekali ikannya. Ini jadi salah satu daya tarik tersendiri untuk anak-anak.

Awalnya sih aku pikir gak perlu. Tapi ternyata lumayan asik juga sambil berkeliling danau sambil memberi makan ikan.

Berhubung panahan tadi juga cuma sebentar, Naia akhirnya ikut bermain bebek-bebekan ini juga. Jadi bisa berbagi tugas deh. Papanya dan Naia mengayuh bebek-bebekannya, Nawa dan Nara asik memberi makan ikannya 😀

Memberi Makan Ikan The Ranch Puncak

Menyusui Sapi

Menyusui sapi ini juga terletak tidak jauh dari danau dan area panahan ya. Kita bisa membeli susu untuk sapinya seharga 20.000 rupiah. Letaknya di Kandang Sapi, bangunan yang cukup iconic di The Ranch.

Menyusui Sapi di The Ranch Puncak

Kandang Sapi ini terletak di bagian kiri dari Taman Putri Malu. Karena bangunannya yang lucu dan berwarna merah, kandang sapi ini langsung terlihat dari kejauhan.

Kandang Sapi The Ranch Puncak

Jadilah kalau kita mengikuti alur masuknya, melewati terminal kuda poni, lalu lanjut ke Taman Putri Malu, kita akan segera menemukan si kandang sapi ini.

Sapi yang berada di The Ranch tidak terlalu banyak. Setidaknya yang ada di kandang sapi ini ya, aku gak tau kalau ternyata ada di tempat lain, hee. Di kandang sapi sendiri, sapi yang terlihat hanya 2 ekor.

Sapi di The Ranch Puncak

Memberi Makan Binatang

Binatang yang bisa kita beri makan cukup banyak ya. Mulai dari kambing, kelinci, ikan, sampai unggas.

Khusus untuk unggas, tempat unggasnya ini juga cukup unik dan instagrammable.

Area Unggas The Ranch Puncak

Jadi sekalian memberi makan unggas, sekaligus kita bisa foto-foto yaa di tempat ini, ahaha.

Main Balon Air

Ini juga cukup terlihat dan menarik perhatian anak-anak deh. Letaknya berada di sebelah kanan Taman Putri Malu (dari pintu masuk). Untuk bermain balon air, kita dikenai biaya sebesar 30.000 rupiah saja.

Balon Air The Ranch Puncak

Tapi berhubung kemarin anak-anak sudah cukup puas dengang berbagai aktivitas yang dilakukan, mereka tidak meminta untuk main balon air lagi. Alhamdulillah yaa. 😀

Main Trampolin

Trampolin di sini bukan sekedar trampolin biasa ya, tapi yang besar dan menggunakan alat pengaman. Seperti yang ada di beberapa mall sih ya kayanya.

Area trampolin terletak di sebelah balon air, jadi kalau mau main, bisa sekalian deh main balon air dan main trampolin 🙂

5. Bukan Hanya Tempat untuk Liburan, tapi juga Kulineran

Potongan harga makanan yang aku bilang bisa kita dapatkan dari tiket masuk The Ranch Puncak bisa digunakan di restoran yang tersedia di sana.

Restorannya ini restoran Jepang lho yang berada satu tingkat di atas pada bangunan yang ada di depan. Sebetulnya kita pun bisa makan di dua tempat berbeda.

Satu di lantai bawah yang memang disediakan oleh The Ranch, yang satu lagi di lantai atas berupa restoran Jepang.

Restoran Jepang The Ranch Puncak

Makanan yang tersedia cukup beragam, seperti capcay, iga bakar, nasi bakar komplit, dan banyak lagi lainnya.

Sayangnya kami sudah makan siang terlebih dahulu sebelum ke The Ranch, jadi kami tidak sempat merasakan rasa makanan yang ada di sana.

Kami jadinya memilih untuk menukar tiket masuk tadi dengan segelas susu (jadinya dapet 5 gelas sih ya, hehehe). Susunya ini ada rasa Strawberry dan Cokelat.

Penukaran Susu The Ranch Puncak

Nah, kalau rasa susunya, aku sih suka. Tidak terlalu manis dan terasa kesegaran susunya.

Susu The Ranch Puncak

Overall kami (aku sih lebih tepatnya) puas banget akhirnya bisa berkunjung ke The Ranch Puncak. Akhirnya rasa penasaran aku terpuaskan dan anak-anak juga senang bisa bermain beragam aktivitas.

Mau balik lagi? Aku sih mau aja kapan-kapan mengajak anak-anak ke sini lagi. Udah tempatnya mudah dijangkau, harga tiketnya tidak terlalu mahal, udaranya juga sejuk. Bisa jadi tempat wisata favorit sih ini mah ya. 🙂

istianasutanti

Ilman Akbar's wife & 3N's mother. (Naia, Nawa, Nara)

I am a full time mother and part time blogger. Love to do traveling with ny family and share it on this blog. Hope you guys enjoying my content and love it if you being inspired with my experience and share your experience with me.

Always want to learn something and be a better person everyday.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.