Momopururu » Blog Archives

Author Archives: istianasutanti

About istianasutanti

Ilman Akbar's wife & Naia's mother. Web developer, blogger, enterpreneur wanna be, great wife and a great mom wanna be. Always want to learn something and be a better person everyday.

13th May, such a great day

Hobi

Hohoh, sudah lama tak mengisi blog ini,jadi agak terlantar.. maafkan saya 🙁

bucket02

13 may, awalnya sama sekali tak mengira akan sangat menyenangkan.ohoho. Emang sudah ada janji akan ke snowbay pake tiket murah yang dari buavita itu, sudah pernah dibatalkan jadi tanggal 13 sudah pasti jadi, tapi dikonfirmasi malam + pagi masih pada gak jelas ngumpul dimana jam berapa ama siapa aja. walhasil akhirnya ikutan kuncung aja deh pagi2 ke kota tua (yang dari awal udah pasti gak mau ikut karena saya pikir ke snowbay akan dari pagi) dan berniat hanya sampai jam 10.

Pagi2 sms mia terus katanya kumpul di air mancur underpass stas kota jam 7.30. Tanpa pikir panjang lagi langsung saja mandi+berangkat. Sampai sana ternyata saya orang pertama,,ohoho,,semangat sekali saya :p. Setelah semua kumpul langsung saja beranjak ke kota tua (saya belum tau kota tua itu dimananya padahal sering sekali lewat situ 🙁 ). Setelah puas berfoto-foto + melihat-lihat kota tua, semua segera beranjak lagi untuk menikmati traktiran Dani + Yudha (Terima kasih banyaak Dani+Yudha 🙂 ). Padahal beranjak dari kota tua itu sudah jam 10, tapi saya belum berpisah padahal sudah dibilang jam 12 janjian di tmii (huhuh, sudah masa bodoh dan berniat akan telat :p). Begitu sampai ke tempat traktiran (BK GI), ternyata ada seorang teman yang berniat telat juga (jadi ada temennya :p)

Selesai traktiran jam 12 lewat (jadi merasa bersalah dengan teman yang sudah ada di tmii). Sampai tmii jam setengah 2, sukurlah mereka gak marah :p. Ternyata mereka malah sedang menikmati berjalan-jalan di tmii (ini karena mereka sudah bingung mau kemana lagi kayanya, jadi melihat-lihat anjungan :p) dan masih ada 3 teman lagi yang harus ditunggu,hoho.. Begitu ketemu saya, kita langsung ke snowbay saja untuk makan selagi menunggu yang lain datang (snowbay penuhhh sekali, berpikir ini tidak akan bisa dinikmati jadinya). Gak lama sampai snowbay tiba-tiba hujan derass, semua (gak semua sih, tapi sebagian besar) yang ada di dalam berniat pulang sepertinya, karena lobi snowbay jadi benar-benar penuh dengan orang yang akan keluar dan masuk. Begitu hujan reda dan tinggal 1 orang teman lagi yang belum datang, akhirnya langsung masuk saja (tidak lama kita masuk, dy juga sampai :p). Walaupun tadi sudah banyak yang pulang, ternyata banyak juga yang baru masuk (padahal sudah sore,jam 3 🙁 ). Waktu pertama kali kesana, hampir semua sudah jadi, hanya cool running n hot spa yang belum bisa digunakan, jadi sudah merasakan hampir semua (termasuk hurricane + flush bowl).

Pas sudah di dalam, bingung mau kemana, awalnya mau merasakan hurricane lagi, tapi ternyata lagi ditutup, tapi begitu dibuka, antriannya panjang bangett,, jadi males 🙁 dan karena saya sudah pernah merasakan jadi saya merasa tidak rugi juga kalau tidak bisa merasakan lagi,hehe. Akhirnya merasakan yang belum pernah aja deh (cool running + hot spa). Setelah merasakan 2 wahana itu, akhirnya hanya bermain-main di typhoon river saja bersama yang lain (cukup menyenangkan juga ko).  Begitu maghrib, ombak di kolam yang besar dinyalakan, kita semua segera masuk situ. Lumayan lama dan asik maenan ombak disitu. Tapi berhubung saya tidak bisa berenang akhirnya saya tidak merasakan yang paling dalam, hanya beberapa meter saja dari titik terdalam (setidaknya titik ini masih bisa dirasakan dengan kaki :p). Setelah 15 menit, akhirnya ombak dimatikan, tapi kita tetap di kolam itu dan lumayan bisa belajar berenang sedikit :p. Lelah belajar berenang, kita menuju perahu2an kecil (padahal perahu ini sudah dirapikan, tapi kita ambil lagi :p), 1 perahu cukup untuk 1 orang. Ternyata perahu2 ini memang disewakan dan kita ditegur oleh penjaga untuk segera merapikan kembali,,ahaha. Dan tidak disangka ternyata hurricane dibuka kembali (tadinya sempat ditutup lagi dan saya pikir sudah tidak akan dibuka lagi) dan kali ini sudah sepiiii (karena sudah malam juga :p). Saya bersemangat sekali untuk merasakan ini lagi, hoho. Lebih seru karena saya bisa merasakan ini berkali-kali (tapi sepertinya kemarin cuma 3 kali). Padahal saya masih ingin lagi, tapi yang lain sudah tidak bernafsu (tidak bisa kalau cuma sendiri, setidaknya butuh 2 orang atau 4 orang). Dan berhubung sudah jam 8 malam pula, akhirnya kita langsung pulang saja.

Eh, tapi mampir dulu ke tempat makaaan,,lapar setelah puas bermain,haha. Tapi sayangnya gema mengajak ke tempat makan seafood (saya kan tidak suka seafood :(, tapi masih mau makan udang + cumi2 ). Jadi yang saya makan cuma cumi-cumi saja deh 🙁 sedangkan yang lain begitu lahap menyantap ikan bakar + sop (apa ya namanya, saya lupa :p). Tapiiii afterall, kemarin itu hari yang sangat menyenangkaaan.. full of fun..

Thanx all for giving me such a great day.. ^_^

~tambahin gambar ah, biar tau hurricane dkk.

– Typhoon river:       – Kolam ombak (gak tau nama benernya apa :p):

typhoon02 snowbay02

– cool running:

2009_06_17_10_20_48_coolrunning2

– flush bowl:

flush02

– Hurricane.. (this is my favorite):

hurricane01 hurricane01-1

All the pictures are taken from http://www.snowbay.co.id :p (but the cool running is not)

Published by:

Pintu Syurga Mana saja untuk Muslimah

Uncategorized

Dari Abdurrahman bin Auf berkata, Rasulullah saw bersabda,

إِذَا صَلَّتِ المَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَصَنَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ بَعْلَهَا دَخَلَتْ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الجَنَّةِ شَاءَتْ .

“Jika seorang wanita menjaga shalat lima waktu, berpuasa pada bulannya, menjaga kehormatannya dan menaati suaminya, niscaya dia masuk surga dari pintu mana saja yang dia inginkan.”(HR. Ahmad nomor 1661, hadits hasan lighairihi).

Mauuuu :p

Published by:

Akhir-akhir ini :p

Pribadi

Sebenernya banyak cerita sih, yah berhubung udah lama gak ngupdate blog lagi,,ihihi. Tapi sepertinya akan menceritakan yang terakhir terjadi aja, tentang persahabatan dan pengendalian emosi :p (Lagi sotoy nih kayanya,,haha)

Hum, Sahabat?? Bukankah sahabat itu teman berbagi suka-duka, teman penghibur hati yang sedang bimbang, sedih, dan ketika merasa terbuang? (lebay :p), sekaligus teman yang bersedia berbagi kebahagiaannya? Apakah salah jika seorang sahabat mengingatkan kesalahan sahabatnya sendiri?

Sekarang ini sedang menunggu sahabat yang sedang marah untuk meredam emosinya dan mulai berpikir kenapa kita semua melakukan itu. Saya pribadi tidak ingin dy menjauh dari kita, hanya ingin dy tidak dibenci oleh semuanya. Mungkin dy sendiri tidak mengetahui kalau selama ini semua yang dy kira baik-baik saja ternyata enggak, banyak yang dipendam oleh sahabat lainnya. Hiks, saya tidak ingin dy dibencii makanya kita melakukan hal itu, maafkan saya kalau cara kita kurang baik. Tapi menurut saya pribadi sih, itu cara yang baik karena dy pun sering melakukan itu kalau yang lain memiliki kesalahan :p. Yaa, sekarang cuma bisa berdoa semoga persahabatan itu tetap seperti adanya dan membuat masing-masing dari kita menjadi diri yang lebih baik lagi 🙂

~tadinya mau cerita panjang, tapi kayanya ko merasa tidak harus dijabarkan disini yaa :p

Oh iya, sekarang ini saatnya fokus, hihi..Berniat menyerah pada salah satu hal yang sedang diikuti sekarang, mudah-mudahan dengan itu bisa jadi lebih fokus. Harus bisa…!!!!!!!!!! (sepuluh pentung :p) ohoho

Yak, sekarang jadinya ikutan Indonesia Berprestasi aja :p

Published by:

Say what you do

Pribadi

“Hai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kemurkaan di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat”

(Ash-Shaff:2-3)

:p

~saya pun masih belajar untuk tidak seperti itu (mengatakan apa yang tidak diperbuat)

Published by:

Rahasia kehidupan?

Uncategorized

Hum,,sekali-sekali cerita panjang,,hehe

Kayanya ini cerita juga udah sering didenger juga sih..

Seorang pria setengah baya mendatangi seorang guru ngaji, “Ustad, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.” Sang Ustad pun tersenyum, “Oh, kamu sakit.” “Tidak Ustad, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Ustad meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan.”

Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah-tangga,bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita.

“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.” demikian ujar sang Ustad.

“Tidak Ustad, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” pria itu menolak tawaran sang Ustad.

“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”

“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”

“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.”

Giliran dia menjadi bingung. Setiap Ustad yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.

Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut “obat” oleh Ustad edan itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah.

Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran masakan Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget! Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu.” Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!

Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali, “Mas, apa yang terjadi hari ini? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku, mas.”

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya?”

Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.

Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Mas, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu stres karena perilaku kami semua.”

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?
” Ya Allah, apakah maut akan datang kepadaku. Tundalah kematian itu ya Allah. Aku takut sekali jika aku harus meninggalkan dunia ini ”.

Ia pun buru-buru mendatangi sang Ustad yang telah memberi racun kepadanya. Sesampainya dirumah ustad tersebut, pria itu langsung mengatakan bahwa ia akan membatalkan kematiannya. Karena ia takut sekali jika ia harus kembali kehilangan semua hal yang telah membuat dia menjadi hidup kembali.

Melihat wajah pria itu, rupanya sang Ustad langsung mengetahui apa yang telah terjadi, sang ustad pun berkata “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan.”

Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Ustad, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Ah, indahnya dunia ini……

Published by:

why can’t i divide this thought

Pribadi

Huhuh,,salah sendiri tidak bisa membagi pikiran.

Hanya bisa terfokus dengan satu kegiatan…

Tapi ayo terus semangat..Tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin..

Yosh..

Published by:
%d bloggers like this: