Category Archives: Kid’s Activity

10 Barang Bermanfaat dari Kardus Bekas

Hobi Kid's Activity

Berhubung Naia setiap bulan beli susu yang kardusan, setelah susunya habis kita jadi punya limbah lumayan banyak kardus bekas deh. Saya sih membuangnya di plastik khusus barang2 yang bisa didaur ulang biar bisa langsung dikasih ke pemulung. Tapi, banyak kardus gitu kok ya bikin saya pengen bikin sesuatu yah dari kardus2 itu. Entah mainan Naia atau sesuatu yang berguna lah.

Akhirnya niat membuat sesuatu itu gak cuma niat tapi sedikit sedikit dilaksanakan, hihi. Sampai sekarang barang-barang ini lah yang berhasil saya bikin dari memanfaatkan kardus bekas tadi. Oiya, gak cuma kardus besar sih, karton bekas susu atau biskuit juga saya manfaatkan kalau sedang iseng, hehe ๐Ÿ˜€

Here goes the list:

1. Mainan Warna

6 Warna

6 Warna

Yang ini pernah saya ceritakan di siniย sih. Saya pakai karton bekas bungkus pasta instan (baca: spageti La Fonte xp). Naia jadi bisa belajar mengenal lebih jauh tentang warna dari sini. Saat saya bikin inipun sebetulnya dia sudah lumayan mengenal warna sih, dia sudah hafal warna hitam dan merah. Tapi, berkat ini, dia jadi hafal semua warna yang saya bikin itu deh. Sekarang malah berlanjut ke warna-warna yang bukan warna primer seperti pink, ungu, dan coklat. Dia malah sekarang sudah bisa membedakan dan menyebutkan mana hijau tua mana hijau muda, hihi. Alhamdulillah ya nak, mainan kamu gak mahal ๐Ÿ˜›

Barang apa lagi yang bisa dibikin dari kardus?

Published by:

[Parenting] Kebiasaan Buruk 15: Gengsi untuk Menyapa

Kid's Activity Parenting

Waktu remaja pernah gak sih berselisih faham sama orang tua? Terus kalau sudah begitu, hubungan kalian gimana?

Saya sih Alhamdulillah gak pernah dulu, tapi lumayan sering ngeliat yang kayak gini, kakak saya kayanya pernah deh. Nah, keadaan begitu harusnya sih gak boleh lama-lama ya. Ya tau sendiri kan kalo sebel-sebelan sama orang itu jadi gimana? Hubungannya akan renggang. Gak heran kalau lihat banyak yang sudah dewasa pun agak gimana-gimana gitu sama orangtuanya. ๐Ÿ™

Ternyata sebagai orang tua, kita jangan gengsi untuk menyapa duluan. Malah, kita bisa jadi contoh buat mereka kelak kalau bisa jadi orang yang mau memperbaiki hubungan serta gak segan untuk minta maaf kalau salah.

Eh, tapi gak harus nunggu remaja kok, simak deh cerita saya sama Naia ini

Published by:

Quick Escape to Kawah Putih, Bandung

Hobi Keluarga Kid's Activity

Saat hari pertama menikah dulu, kami (saya dan suami) langsung menuju Bandung untukย ceritanya sihย berbulan madu. Saat itu semua rencana kami tinggallah rencana. Karena apa? Kecapekan berdiri terus di pelaminan sepanjang acara pernikahan plus perjalanan ke Bandung (perjalanan ke hotel lebih tepatnya) yang menghabiskan waktu hampir 4 jam x(. Akhirnya yah kami pasrah saja dan menjadikan itu pelajaran. *Lain kalii, kalo bulan madu gak usah langsung juga kale, nunggu seminggu dulu juga boleh, biar badannya lebih fit dan sehat gituu! hihihi. Tapi kan namanya bulan madu gak ada lain kali yaa xp

Tapi kali ini, setelah tertunda hampir 3,5 tahun,ย suami saya tetiba mengajak untuk melakukan apa yang belum bisa kami lakukan dulu. Mengunjungi tempat wisata di Bandung. At leastย satu atau dua tempat wisata juga sudah cukup laah. Dia sebetulnya ingin refreshing dari aktivitas pekerjaan sebelum memulai pekerjaan baru di kantor barunya hari senin nanti.ย ๐Ÿ˜€

Beberapa minggu lalu akhirnya suami mulai memesan hotel yang sama seperti bulan madu itu, yaitu Galeri Ciumbuleuit serta merencanakan perjalanan ke kawah putih dan situ patenggang. Alhamdulillah di hari Rabu-Kamis kemarin akhirnya terlaksana walaupun akhirnya tetap gagal juga sih ke situ patenggang karena sudah terlalu sore, huhu. Tapi, akhirnya tergantikan dengan petik Strawberry, ihihi.

Ah iya, sebetulnya saya mau cerita lengkap perjalanan kemarin secara singkat. Silakan disimak yaa ๐Ÿ˜€

Published by:

Naia & Geng Motornya

Hobi Kid's Activity

Naia punya geng motor? Punya doonk.. Beserta teman sebayanya yang ada di rumah, dia membentuk sebuah geng motor, hihihi.

Geng Motor Naia

Geng Motor Naia

Geng ini sering touring, paling jauh sampai atas tanjakan deket rumah, hahaha. Saya juga gak tau sih kapan pastinya pembentukan geng motor ini. Yang pasti, setiap dia keluar, pasti deh bawa motor kesayangannya terus manggil2 temennya, Amar & Aska. Kalaupun dia gak keluar, ya mereka deh yang nyamperin ke rumah. xp

Nyamperin Temennya

Nyamperin Temennya

Aktivitas paling sering adalah balapan. Bukan balapan liar doonk.. karena diawasi oleh kami para orangtua, hihihi. Itu juga balapannya bolak balik kontrakan saya – rumahnya Amar, udah. Jaraknya gak sampe 10 meter kook, jadi insyaAllah masih amaaan ๐Ÿ˜€

Eeh, pernah juga lho mereka memodifikasi motor sendiri. Modifikasinya simple banget kok, cuma nempel2in stiker aja. Tapiii, motor yang jadi korban modifikasi ituh motornya Naia, hadeuh -_- Eniwei, yang penting kalian bahagia lah, haha.

Modifikasi

Modifikasi

 

Published by:

Fotografer Cilik

Keluarga Kid's Activity

Heheh, setelah lama tidak menulis di blog ini rasanya agak kaku euy *yaelah, baru juga sebulan xp*. Dan sekarang sebetulnya cuma mau ngelist beberapa kebisaan baru Naia aja. Udah lumayan lama siih, sayanya aja yang baru ngupdate di blog. Biasalah yaa semua orangtua emang mau membanggakan anaknya, hehehe.

Wokeh, langsung aja aah ๐Ÿ˜‰

  1. Bisa menggunting mengikuti garis lurus. Awal-awal Naia belajar gunting sudah dari beberapa bulan yang lalu. Saat itu dia memang tertarik sama gunting, dan berhubung saya juga punya gunting kecil yasudah saya bolehkan saja lah. Pastinya dalam pengawasan lho yaa. Bahaya euy, gunting gitu tanpa pengawasan, hehe. Di awal dia bisa menggunting ini, dia menggunting sisi pinggir2nya saja, itu juga pendek, satu kali jepit saja. Tapi, lama kelamaan, minggu kemarin dia bisa menggunting kertas A4 di bagian tengah secara horizontal. Wah, saya lalu kepikiran ide untuk membuat garis di sepanjang kertas itu untuk digunting olehnya. Ternyataaah, dia bisa menggunting mengikuti garis tersebut. Wah, Alhamdulillah yah, baru 2y4m sudah bisa menggunting, hihihi. Iyah, baru garis lurus saja yang dia bisa, kalau melengkung atau melingkar masih belum bisa. Ayo nak terus belajar, semangat!

    Menggunting gariis

    Menggunting gariis

  2. Bisa menciptakan lagu. Wahaha, ini sih random banget. Dia ngoceh2 random bernada gitu lalu pas ditanya itu lagu siapa, dengan bangganya dia jawab “Naia” xp. Dan, itu jadi lagu ciptaannya sekarang. Liriknya hanya “ane o ane e ane…” titik2nya terserah diisi dengan lirik apa aja.
  3. Bisa jadi pengarah gaya. Sekarang2 kalau dia mau difoto suka saya beri arahan gaya. Nah, hal itu langsung diikuti plek 100%. Jadi kalau saya atau kita rame2 deh foto bareng2 dia, dia jadi suka mengarahkan gaya untuk kita, hahaha. Contohnya sih waktu mudik kemarin. Saat kita mau foto bertiga, dia yang mengarahkan agar tangan kita diletakkan di kaki.

    Pengarah gaya: Naia

    Pengarah gaya: Naia

  4. Melopat dari tempat tinggi. Ke kasur sih, tapi tetap saja, ujung atas sofa ke kasur busa di bawah itu tidak bisa dibilang rendah, cukup tinggi malah. Dan Naia bisa melompatinya, wuiih.
  5. Bisa jadi fotografer cilik/ menggunakan kamera, bahkan bisa selfie xp. Yang inih sudah cukup lama sih, tapi saat mudik kemarin hasilnya lumayan bagus. Masih diarahkan mana yang harus difoto dan kapan harus mencet triggernya, tapi dia sudah selalu gak tahan buat dia yang memotret *padahal dia yang mau difoto -_-*. Ah ya, terakhir2 dia malah bisa selfie, hahaha. Tau kali ya emaknya mau moto dia tapi gatel juga mau mencet sendiri, akhirnya ngikutin gaya saya atau tantenya dalam ber-selfie ria biar dia juga kena foto. Kamera diarahkan ke mukanya sambil tangannya tetap di tombol, hahaha. Ada loh hasilnya, tapi tampak depan banget ah, jadi gak mau saya upload, mukenye dia semua soalnyah ๐Ÿ˜€

Hum, apa lagi ya. Rasanya banyak, tapi kok lupa semua yak. Yasudah, lain waktu dilanjut lagi kebisaan Naia lainnya ๐Ÿ˜€

Published by:

Rekreasi ke Taman Mini Indonesia Indah

Hobi Keluarga Kid's Activity

Hari Kamis awal bulan, kira-kira tanggal 5 Juni 2014 kemarin saya berinisiatif ngajak Naia pergi ke TMII. Yaah, daripada Naia bosen ya kan main di rumah mulu. Sebenernya tadinya antara mau ke rumah teman, ke taman kota, atau ke TMII. Akhirnya pilihannya jatuh ke TMII deh. And yap, suami gak ikut karena kerja. It’s mother and daughter’s tiime, yeaa. XP

Seperti biasa, saya kalo pergi-pergi berdua sama Naia ya naik angkot. Angkot yang saya tumpangi adalah S15 A dengan rute Pasar Minggu – TMII. Tapi, masuk Taman Mini-nya bukan dari pintu Utama, melainkan pintu 2. Sama aja lah yaa, yang penting masuk TMII. Sepanjang perjalanan di angkot ini Naia tidur dengan pulas. Alhamdulillah, sesampainya di pintu 2 TMII dia bangun. Dan semoga dia segar saat kita berkeliling nanti.

Tiket masuk untuk 1 orang hanya 10.000 rupiah, gak mahal ya? Hihi, lagi-lagi rekreasi yang murmer. Oh iya, saya bayar angkot juga cuma 4.000 rupiah lho.

Jujur saja, saya belum punya rencana bakal ngapain aja di TMII ini saat berangkat tadi, pun saat sudah sampai di sana. Yaa, saya mengunjungi apa yang saya bisa temui saja deh. Tanpa peta dan tanpa rencana sepertinya lebih asik. Anjungan pertama yang terdekat dari pintu 2 ini adalah anjungan daerah Jambi. Berhubung Naia juga harus minum susu dan di anjungan biasanya ada tempat untuk beristirahat, saya masuk deh. Saat berada di anjungan itu saya melihat kereta gantung dan langsung berpikir selanjutnya naik itu saja untuk memperlihatkan TMII dari atas ke Naia. Semoga Naia gak takut yaa.

Continue reading

Published by:
%d bloggers like this: