Category Archives: Pribadi

Sebulan lagi berganti status

Pribadi

Yup, insyaAllah sebulan lagi saya akan menikah (sebulan kurang 1 hari sebenernya)
Tepat pada tanggal 26 Juni 2011 mendatang saya akan melangsungkan pernikahan saya dengan M. Ilman Akbar di Gedung Cawang Kencana, Jakarta πŸ™‚

Waktu cepat sekali berlalu. Saya sungguh tidak menyangka akan sangat berniat dan yakin untuk menikah dengannya. Padahal, kita memang sudah kenal sejak lama, namun baru (kira-kira) sepuluh bulan yang lalu kita memiliki perasaan satu sama lain. Oh, saya tidak akan bercerita lengkap ko, karena bisa dibaca sendiri di website undangan online kita: http://istiana.ilmanakbar.web.id *promosi dikit* :p

Eh, terus ini saya nulis blog buat apa ya?

Yang pertama sih untuk update blog aja, karena udah lama banget gak nulis dan cerita di sini, hehe.

Selanjutnya sebenarnya untuk mengungkapkan betapa excited dan bahagianya saya karena sebulan lagi status saya akan berubah, insyaAllah, menjadi ist[R]i dari M. Ilman Akbar, lelaki yang sabar, pengertian, sholeh, dll yang bisa juga dibaca di web undangan online kita *halah, promosi lagi*.

Ah, iya, saya juga khawatir, entah kenapa. Khawatir akan hari pernikahan dan segala tetek bengeknya. Tapi insyaAllah kekhawatiran ini akan hilang begitu hari-H berlangsung *ya iyalaaah :p*. Haha, maksudnya insyaAllah kita akan terus berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan segalanya. Baik urusan acara hari-H sampai persiapan kehidupan kita berdua nantinya.

Huah, sewaktu publish undangan online kita hari selasa kemarin juga saya sangat excited dan deg2an. Deg2an memikirkan respon dari kawan-kawan semua, hehe. Daan, Alhamdulillah banget, responnya positif banget, banyak banget yang mendoakan, banyak juga yang nge-like undangan online kita, dan banyak juga yang bilang kisah kita keren *iyakah?*. Banyak-banyak terima kasih kepada kalian-kalian yang telah mendoakan serta berniat untuk menghadiri acara pernikahan kita ya. Selalu doakan agar kita bisa terus bersabar menghadapi keruwetan sebelum pernikahan ini yaa :D.

Banyak banget sih yang bilang dalam mempersiapkan pernikahan pasti stress. Stress ngurusin segala tetek bengek pernikahan dari mulai gedung, catering, dekorasi, dll. Alhamdulillah selama ini kita *atau cuma saya aja ya :p* gak begitu (atau belum?) stress karena banyak banget yang mau bantuin. Yah, mudah-mudahan sih sebulan ini juga gak ada hambatan dan kendala apa-apa dan hari-H bisa berjalan lancar, Amiiin..

Haduh, bener-bener excited, masih gak nyangka akan berganti status dan diyakinkan untuk menikah secepat ini. Tapi bener-bener Alhamdulillah banget insyaAllah sudah dipertemukan dengan jodoh (Amiiin) secepat ini πŸ˜€

Published by:

Jatuh Cinta

Hobi Pribadi

Hum, jatuh cinta ya? Ya, saya sedang jatuh cinta lagi. Sejak memutuskan untuk melepaskan beberapa hal di tahun 2010 kemarin, memulai semuanya dari awal lagi dan me’refresh’ hidup saya, saya mulai dan berusaha untuk bisa jatuh cinta lagi. Menemukan tujuan hidup dan menentukan impian. Saat ini saya merasa sudah jatuh cinta dengan apa yang saya lakukan sekarang dan menjadi lebih bersemangat lagi untuk menjalani itu semua. Hum, apa yang sedang saya lakukan sekarang dan apa yang sedang saya kejar? Yup, di sini saya melist hal-hal yang membuat saya jatuh cinta lagi.

  1. Membaca. Hehe, yang ini penting kan biar tau lebih banyak tentang apapun. Apalagi sekarang-sekarang ini saya memang sangat suka baca wolipop atau kompas female. Haha, belajar jadi wanita ceritanya :p *loh, emang sekarang apa?*
  2. Berkontribusi di Univind. Yup, entah kenapa saya sangat menyukai bergabung di sini.Mengikuti perkembangan perusahaan baru dan ikut andil di dalamnya untuk mengembangkan perusahaan baru ini. Cukup seru menurut saya πŸ˜€
  3. Masak-memasak. Hum, yang ini bener-bener baru banget nyoba2in masak. Bener-bener masih bego.! Kenapa saya semangat banget buat bisa masak? Karena pengen banget bawa bekel tiap hari biar gak cari makan di luar kalo siang yang seringnya saya males jalan terus akhirnya nitip. Hasil menitip makanan sering tidak memuaskan sebenernya, pengennya sih jalan sendiri, tapi ya itu kadang-kadang maless banget keluar kandang karena cuaca di luar terkadang sangat panas :p. Lagipulaaa, ini berguna kan, sangat berguna untuk wanita (cieh). Kalau nanti udah nikah kan mesti dan harus kita juga yang masak. Pengen banget deh bisa masak masakan yang cepet, praktis, mudah, dan enak biar pagi-pagi masih sempet buat masak *masakan apa yaa?*.Hehe, ini foto hasil masakan saya waktu itu, kapannya lupa saya. Yak,masakan pertama sudah jadii,cah udang brokoli ala chef istiana... *lagi belajar masak :p
  4. Bahasa Jepang. Hoho, kalau yang ini sih sudah saya cintai sejak dulu. Pengen banget deh ke Jepang dan belajar langsung di sana. Pengen banget kuliah di jurusan ini. Entah kenapa saya sangat mencintai hal-hal yang berbau Jepang, dari anime (walaupun tau cuma sedikit :p), komik, bahasa, sampai makanan (eh, beberapa aja sih kalo makanan mah :D), juga budayanya. Pengen banget jago igo kaya irvan, pengen banget bisa tinggal di Jepang, pengen banget punya pengalaman kaya mardi, pengen banget bisa ngajar bahasa Jepang (jyahaha, belajar aja belum udah pengen ngajar aja :p). Haha, intinya saya sangat cinta Jepang..!! Hehe, yang sekarang ini saya bener-bener gak jago bahasa Jepang, pengen banget belajar lagi, pengen banget punya kesempatan belajar lagi. Mudah-mudahan gak lama lagi bisa punya kesempatan belajar bahasa Jepang lagi. Yaa, selama ini udah belajar sih, tapi bener-bener masih yang dasarnya banget. Gak maju-maju soalnya gak pernah saya latih dan gak pernah diupgrade *halah*
  5. Fotografi. Haha, kayanya ini hobi banyak orang ya. Tapi entah kenapa saya jatuh cinta pada fotografi. Yaaah, walaupun sekarang masih belum tau apa-apa dan masih banyak banget yang harus dipelajari, saya tetap jatuh cinta pada fotografi. Untuk bisa menangkap momen yang akan menjadi kenangan nantinya, untuk bisa menyampaikan suatu pesan melalui foto, juga untuk melukis dengan cahaya dan menghasilkan suatu karya. Masih jauh sih perjalanan saya, sangat jauh. Tapi, akan tetap jauh jika kita tidak pernah memulai langkah pertama bukan? Saya tidak tau sih, langkah pertama itu dimulai dari mana. Dari punya kamera yang jelas :p. Dan yang terpenting saya mau mulai belajar dan mulai mencari tau segala hal tentang fotografi. Hum, walaupun belum bisa punya DSLR, saya ingin mengasah kemampuan saya terlebih dulu dengan kamera yang saya punya sekarang -Sony Cybershot w350-. Man behind the gun huh? Yah, mudah-mudahan saya pun bisa begitu. Amiin ^^ Dewasa
  6. Seseorang *ups*. Banyak orang sih sebenernya, keluarga dan sahabat-sahabat saya tentu saya cintai. Daan, pastinya saya akan jatuh cinta kepada jodoh saya nanti :p. Siapa itu, hum, saya pun belum tau siapa jodoh saya itu. Mudah-mudahan tidak lama lagi dia datang menjemput saya deh biar saya bisa menggenapkan dien yang masih setengah ini ^^
  7. Pastinya Allah. Yup, saya sangat merasa jatuh cinta dengan Allah. Apakah sebelum-sebelumnya tidak? Tentu saja saya telah jatuh cinta dari sebelumnya, hanya saja bukti kecintaan saya kepada Allah belum cukup, sangat tidak cukup malah. Setelah saya memulai semuanya dari nol lagi, saya benar-benar merasakan betapa Allah telah mencintai saya namun saya telah menyia-nyiakan itu. Jadi, apa bukti saya mencintai Allah sekarang sudah cukup? Tentu saja masih jauh dari cukup, tapi saya sekarang tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang telah dan akan diberikan olehNya. Kesempatan-kesempatan dalam hal apapun itu, yang bisa meningkatkan manfaat dan kegunaan diri saya ini dalam hidup. Juga saya akan terus memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepadaNya agar semakin dicintai ^_^
Published by:

Bukan kesiapan hati, tapi keWAJIBan diri

Pribadi

Entah kapan, di twitter nemu akun yang paling bermanfaat buat para muslimah dan tanpa ragu saya follow deh. Terus liat-liat tumblr nya apalagi, ini salah satu isinya:

Anonymous asked: Aku menangis saat sadar bahwa jilbab ku masih sebatas identitas, masih belum menjadi hijab yang sebenarnya untukku,,aku masih belum pantas untuk menjadi contoh untuk mengajak saudari ku yang lain yang kusayangi untuk menghijab dirinya.. lalu bagaimana aku ini.. :'(

Saling menasehati dalam hal kebajikan itu penting. kalo nunggu diri kita sempurna ya ampe kapan ukhti? selama kita mau ISTIQAMA, & MUHASABAH, bukan menggurui, tapi mengajak.. Kalo mengoreksi/mengejek baru kita yang harus introspeksi dulu. Nah, maka ajak lah sodara kamu untuk berhijab. Layaknya solat, apa harus nunggu solat kita sempurna dulu baru nyuruh/ngingetin solat? Yang ada kita DOSA, apalagi yg bersifat WAJIB.. Padahal seorang MUSLIM yang baik tidak akan pernah merasa solatnya sempurna, maka dari itu tiap solat/segala macam jenis kewajiban harus kita sempurnakan secara kontinyu. Wallahu’alam..

Hehe, ini bener2 copas dari sini: http://gadisberjilbab.tumblr.com/post/3468515200/aku-menangis-saat-sadar-bahwa-jilbab-ku-masih-sebatas πŸ˜€

Like this quote soo much: “bukan kesiapan hati, tapi kewajiban diri”

Bahagia rasanya kalau semua muslim di dunia khususnya di Indonesia deh, bisa melaksanakan kewajibannya yang satu ini (berhijab). πŸ™‚

Published by:

Rencana Hidup & Impian

Pribadi

Yap, sejak tahun lalu saya baru punya rencana hidup dan sejak tahun lalu juga saya punya mimpi (mimpi yang baru lebih tepatnya) πŸ˜€

Lalu, bagaimana kabar rencana hidup saya itu? dan bagaimana kabar mimpi-mimpi yang telah saya pikirkan (dan lakukan walaupun baru sedikit) ini?

Begini, rencana hidup agak berubah sedikit karena pertengahan tahun lalu telah terjadi hal yang di luar dugaan (waah, apa yaa? kapan-kapan akan saya ceritakan :p). Salah satu rencana hidup tahun lalu yang sekarang telah tercapai itu masuk Univind dan ikut menjadi bagian perjalanan perusahaan ini. Rencana hidup yang lain tentu ada, namun akhirnya salah satu rencana hidup itu tidak terealisasikan di tahun lalu, yang mudah-mudahan beberapa tahun lagi akan terlaksana, Amiin.

Jadi, begitulah, rencana hidup saya tahun lalu telah berubah sekarang, tapi bukan perubahan yang tidak menyenangkan lho, justru perubahan ini dampaknya akan sangat besar bagi saya, mimpi saya, semangat saya, dan bagi hidup saya tentunya, juga orang yang terlibat di dalamnya. Semoga perubahan rencana ini terlaksana di tahun ini dan lancar semuanya, Amiin.

Lalu, kabar mimpi-mimpi saya? Hum, sampai saat ini saya baru melakukan sedikiiit sekali usaha untuk mencapai ini. Banyak alasan sih, karena modal lah, karena kemampuan lah, macam-macam. Namun, seharusnya alasan-alasan ini tidak menjadi halangan terhambatnya mimpi saya (yang sudah terlambat) ini.

Hum, dulu, dulu sekali, waktu jaman kecil saya juga punya mimpi. Mimpi saya itu sangat sederhana yang semuanya berhubungan dengan sekolah: masuk SD favorit, SMP favorit Jakarta Utara (SMP 30), SMA favorit Jakarta Utara juga (SMA 13), lalu masuk UI (walaupun belum tau jurusan yang dituju itu apa). Simple, gak neko-neko, gak ribet. :p. Lalu, setelah semua terlaksana, seharusnya saya menetapkan mimpi baru yang lebih tinggi lagi, tapi apa yang malah saya lakukan? Terjebak dengan salah satu hal yang menjadi pelajaran paling berharga selama hidup dan menjalani hidup tanpa arah, tanpa tujuan, tanpa mimpi, dan hanya mengikuti alur kehidupan saja. Jadilah saya baru punya mimpi lagi tahun lalu yang sekarang baru saja saya mulai pergerakan menuju impian saya itu.

Di tahun ini saya harus bisa berjalan lebih cepat lagi, bahkan kalau bisa berlari untuk mengejar impian-impian saya yang tertunda itu. Dan mudah-mudahan perubahan rencana hidup yang nantinya sangat mempengaruhi ini menambah semangat saya dalam menuju impian-impian itu. Amiin.

Published by:

Love Story

Pribadi

Hoho, ini bukan cerita cinta saya, hanya saja sangat ingin sekali bernyanyi love story versi Gabe Bondoc atau Taylor Swift..

Ini sepenggal lirik love story versi Taylor Swift:

Romeo save me, I’ve been feeling so alone

I keep waiting for you but you never come

Is this in my head? I don’t know what to think

He knelt to the ground and pulled out a ring

And said, marry me Juliet

You’ll never have to be alone

I love you and that’s all I really know

I talked to your dad, go pick out a white dress

It’s a love story baby just say yes

Cause we were both young when I first saw you

Haaah, rasanya pengen banget dilamar dengan cara begitu, dibuat kejutan (gak mesti berlutut juga sih, yang penting romantis, halah) *khayalantingkattinggi* xp

Published by:

What do you choose?

Pribadi

Hum..Baruuu aja nemu gambar bagus di twitter yang kayanya bener2 pas banget :p

Gambar apa itu? Sebenernya sih gambar ini buat analogi aja, pilih mana, yang terlindungi atau tidak? Yap, berhubungan banget sama identitas kita sebagai muslimah: hijab (jilbab). Dan postingan ini buat nge-share gambar analogi yang saya rasa pas banget menggambarkan perbandingan muslimah yang menjalankan kewajibannya dengan yang belum ^_^

Ini dia gambarnyaa:

hijab

Hihi, analoginya dari hal kecil: permen :p

Published by:
%d bloggers like this: