Category Archives: Review

Tips Menjaga Kulit Sehat saat Hamil

Di kehamilan kedua ini saya gak mau banget mengulang kesalahan di kehamilan pertama. Soalnya kesalahan itu berbekas banget dan bikin jadi sedikit gak PD depan suami. Apalagi setelah saya baca-baca juga bekasnya gk akan bisa hilang, hanya bisa tersamarkan. Makanya begitu lahiran saya langsung cari tau gimana caranya menyamarkan bekasnya ini, ya setidaknya gak terlihat terlalu jelas banget kan yaa.

Kesalahan itu bernama strecthmark, wehehe. Dan saya gak nyalahin stretchmarknya sih, tapi nyalahin diri saya sendiri, huaa. Saya nyesel aja kenapa waktu itu gak kepikiran kalau apa yang saya lakukan bikin strecthmark gitu, baik di bagian perut maupun di bagian tubuh lainnya. Saat perut saya meregang karena bayinya tambah membesar, itu rasanya gateeeel banget. Dan yes, bukan cuma di perut, tapi di paha dan bokong juga gak kalah gatelnya. Ya reflek donk ya kalau gatel gitu digaruk, rasanya ya enak. Gatel emang obatnya digaruk kan? Dan ya gitu deh, menggaruk perut dan bagian yang gatel akhirnya jadi hobi karena gak tahan banget. Eh, gak taunyaaaa… belum lahiran aja stretchmarknya udah banyak T___T Continue reading

Published by:

Nusantara Sehat Membuat Indonesia Semakin Sehat

Infografis Review

Ada sebuah cerita di salah satu sudut Indonesia, daerah terpencil Kalimantan Timur, kecamatan Long Pahangai lebih tepatnya. Di sana mereka menemukan cara baru meminum pil KB, yaitu dengan menghancurkannya terlebih dahulu baru dibagi-bagikan untuk dikonsumsi bersama, lebih hemat dan berpikir akan sama saja efeknya menurut mereka. Namun, begitu ada yang “kebobolan” mereka lalu protes dan teriak kalau pil tersebut gak manjur, dan akhirnya menyalahkan pemerintah akan obat yang tidak ampuh tersebut. 🙁

Kita gak bisa menyalahkan siapa-siapa sih ya dalam hal ini. Karena mereka melakukan hal tersebut juga kan karena kurangnya pengetahuan akan kesehatan ya. Pemerintah juga susah sih untuk menjangkau penduduk-penduduk yang seperti itu. Tapi kan hal tersebut sangat mungkin terjadi bukan hanya di satu daerah saja, tapi pedalaman-pedalaman lainnya pun bisa melakukan hal yang sama. Pemerintah makin bingung deh gimana cara menjangkau mereka untuk meningkatkan pemahaman kesehatan serta meningkatkan awareness akan pencegahan penyakit pada mereka.

Gerakan Nusantara Sehat

Dalam kebingungan itu, Kementrian Kesehatan RI (Kemenkes) periode 2015-2019 mulai melakukan sebuah perubahan, mereka mulai merancang sebuah gerakan untuk menguatkan pelayanan kesehatan (Yankes) primer yang merata ke seluruh Indonesia, “Membangun dari Pinggiran” istilahnya. Mereka membuat gerakan Nusantara Sehat yang utamanya bertujuan untuk menjembatani gap pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. Ya biar penduduk-penduduk daerah terpencil seperti tadi bisa mendapat fasilitas dan layanan kesehatan yang sama dengan yang di daerah perkotaan. Atau setidaknya, mereka bisa mendapat pengetahuan kesehatan yang sama.

Program Nusantara Sehat ini disampaikan oleh Diah Saminarsih (@Adetje) dalam acara temu blogger #SahabatJKN selasa minggu  yang lalu tanggal 13 Oktober 2015 di Hotel Artotel Menteng, Jakarta Pusat. Beliau adalah perwakilan dari kementrian kesehatan untuk menjelaskan apa itu Nusantara sehat lebih rinci kepada kami para blogger #SahabatJKN. Hadir juga eyang Anjar (@anjarisme) selaku moderator dan kang Maman (@maman1965).

kang Maman, mbak Diah, dan eyang Anjar

kang Maman, mbak Diah, dan eyang Anjar

Continue reading

Published by:

Fun Blogging, Mengubah Blog Biasa Menjadi Luar Biasa

Review

Udah terlihat lebay belum judulnya? hahaha. Eh tapi judul ini bukan lebay dan emang menandakan kenyataan loh. Coba siapa yang habis ikutan Fun Blogging terus ngerasa gak dapet apa-apa? Gak ada kan? At least jadi engeh banget kalau ngeblog itu ternyata bisa lebih dari sekedar ngeblog. Emangnya yang lebih dari sekedar ngeblog itu yang gimana? Makanya baca dulu sampai habis yaa 😀

Hasil Fun Blogging

Awal kita ngeblog tuh gimana sih? Bingung kan ya ini blog diapain lagi, dan buat apaan deh. Begitu ikutan Fun Blogging, terus dapet pelajaran desain dan seputar Google Analytics sampai Google+ dari mbak Shinta, konten web yang cetar dari mbak Haya, sampai branding dari mbak Ani Berta, mata kita langsung terbuka kalau ngeblog bisa menghasilkan banyak loh! Continue reading

Published by:

FFCafe dan Inovasi Klik Tarik Tuang Frissian Flag

Pribadi Review

Saat dikasih tau ada FFCafe di FX Senayan situ, saya jadi penasaran, itu sebenernya apaan. Walaupun tau sih FFnya singkatan dari Frissian Flag, tapi ya penasaran aja, menu-menu minumannya sebanyak apah, secara susu kental manis ya kan. Kalau kopi sih udah banyak deh cafe-cafe-annya, ya gak? Tapi ini kan susu, yang selama ini paling saya pakai untuk campuran jus atau pemanis puding, atau campuran kue. Lha kalo di cafe, menunya apa yaa?

FFCafe

Alhamdulillahnya, tanggal 6 Oktober 2015 yang lalu, saya berkesempatan datang deh ke sana. Bersama emak blogger sih, hehe. Continue reading

Published by:

Life With XL: Akhirnya Bertemu Jodoh yang PAS

Lomba Blog Pribadi Review

Life with XL

Wihihi, kayak saya sama suami gitu bisa pas banget kita berjodoh. Sama operator seluler pun akhirnya saya nemu yang pas, ya XL ini.

Dulu sih, sebelum saya nikah sama suami, sampe udah nikah sekitar 2 tahunan malahan deh, saya yang gonta-ganti operator seluler, padahal suami setia banget sama XL. Dari jaman dahulu kala *hayah*, jaman SMP kayaknya, suami udah punya nomor XL. Psst, jaman kita SMP itu kira-kira tahun 2000an awal, udah hampir 15 tahun bersama XL tuh dia, wihihi. Habis, nomor XL suami emang nomor bagus sih, nomornya itu adalah tanggal lahirnya dia, jadi saya juga seneng banget saat tau nomornya itu ternyata begitu. Soalnya gak perlu repot-repot liat kalender lagi dan gak perlu diingatkan pihak ketiga (baca: Facebook xp) buat inget-inget hari ulang tahunnya, hahaha.  Continue reading

Published by:

Ngemil Enak Itu Julie’s Biscuit

Pribadi Review

Hihihi, Julie’s nama orang? Iya sih itu nama orang, tapi kali ini dia juga nama cemilan loh.

Jadi ya, saya sama suami itu sama-sama demen ngemil, malah kalau pagi-pagi nih kita berdua sama-sama di depan laptop, ya pasti didampingin sama cemilan. Cemilan Naia aja kita berdua yang abisin kok *orangtua macam apa kami ini xp*, apalagi kalau ada cemilan yang emang enak banget, ya gak pake lama deh kayaknya buat abis, haha. Terbukti sih, cuma butuh waktu seminggu kita udah ngabisin 2 *eh hampir 3 deng* bungkus Julie’s (yang besar loh ya, bukan yang kecil), 1 bungkus peanut butter sandwich, satu lagi butter crackers, 1 lagi yang Hershey’s. Sebetulnya yang Hershey’s saya sayang sayang, walaupun itu yang pertama dibuka. Habisnya enaaaakkkk, kalau habis ngerasa sayang aja gituh, haha *padahal bisa beli lagi -_-*. Heheh, yang Hershey’s ini emang dikit lagi juga abis sih.

Julies Biscuit

Et, pastinya kami ngemil bukan di jam-jam makan kok. Walaupun pagi saat kami berdua menghabiskan waktu buat laptopan didampingi cemilan itu, kami tetep sarapan donk. Tapi kalo Naia, berhubung dia bangun siang, kalau mau ngemil dia harus makan dulu, muahaha. Dan dia selaluuu deh buru-buru makan biar bisa makan cemilan Julie’s ini, dia juga doyan banget soalnya. Biskuitnya itu renyah, isinya juga enak gak bikin eneg.

A Day With Julie’s

Apalagi di kehamilan saya yang sekarang ini saya jadi pengennya makaan terus, hihihi. Tapi, daripada makan berat, saya malah pilih ngemil aja deh saat bukan jam makan. Makanya seneng banget saat bisa menghadiri “Media & Blogger Gathering: A Day with Julie’s”, soalnya dapet biskuitnya banyaak, hihihi. Buat persediaan bumil ngemil 😀

Acara tersebut sekaligus launching peanut butter sandwich, yang bertempat di XXI Club Djakarta Theatre pada 29 September 2015 lalu. Saya emang suka sih biskuit kacang gitu, tapi yang dibuat oleh Julie’s ternyata enyaaak banget, rendah kalori pulak. Gak heran sih kalau peanut butter sandwich ini yang akhirnya jadi biskuit Julie’s dengan penjualan terbanyak.

Sejak 1981

Dan, Julie’s biscuit dengan logo gadis dikuncir 2 ini bukan anak kemarin sore loh yang masih ingusan. Perfect Food Manufacturing, perusahaan pembuat Julie’s biscuit ini telah hadir sejak 1981 dan selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik. Prinsipnya itu “Apa yang kami tidak makan, kami tidak akan pernah membiarkan pelanggan untuk memakannya”. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Perfect Food Manufacturing itu sendiri. Istilahnya nih, mereka itu membuat Julie’s biscuit dengan sepenuh hati, “Baked With Love” gitu deh. Makanya mereka pun menjalankan program “Share the Love”, yakni program untuk bergerak cepat dan membantu panti-panti jompo, panti asuhan, bahkan daerah-daerah bencana.

Baked with love & Share the love

Bran Ambassador: Rianti Cartwright

Brand Ambassadornya aja, Rianti Cartwright, juga dipilih karena memiliki spirit yang sama, yakni “Bake with love & share the love”. Selain itu, Rianti juga memiliki personality yang baik dan bisa semakin mendukung kampanye “Share the love”nya itu. Lagipula, Riantinya sendiri juga ternyata suka banget sama rasanya Julie’s biscuit ini. Awalnya sih katanya dikenalkan oleh tetangganya yang ternyata Rianti suka! Akhirnya begitu ditawarin jadi brand ambassador, ya dengan senang hati deh Rianti menerima tawaran itu, hehe.

Julie's Biscuit Launching

Good Biscuit

Di Indonesia sendiri, Julie’s biscuit disebut sebagai “good biscuit” oleh distributornya, PT Dima Indonesia yang kemarin diwakilkan oleh Herman Sulina (Direktur pemasaran PT Dima Indonesia). Emangnya “good biscuit” itu yang kayak gimana? Good biscuit itu biskuit yang dibuat secara higienis, disertivikasi oleh BPPOM RI, serta menggunakan bahan alami seperti gandum asli. Makanya rendah kalori dan gak bikin gemuk yah, hihihi.

Jadi, apa kalian udah ngerasain Julie’s biscuit juga? Pokoknya, ngemil enak itu Julie’s biscuit! Dan rasa favorit saya adalah rasa peanut butter sandwich, hehe. Julie’s Hershey’s favorit yang kedua. Kalau kalian, Julie’s biscuit yang mana nih yang jadi favorit untuk ngemil enak? 😀

Published by:
%d bloggers like this: